Menginisialisasi NihongoRoute
Memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu (berdasarkan keinginan/keputusan sendiri).
Terdapat tiga variasi waktu/kondisi untuk pola ini:
Perbedaan Nuansa (~ koto ni suru vs ~ koto ni naru):
Hindari menggunakan pola ini jika keputusan tersebut lahir dari hasil kesepakatan rapat kerja, aturan instansi, atau keputusan orang lain. Jangan katakan 'Kaisha o yameru koto ni shimashita' jika Anda dipecat (seharusnya menggunakan '~ koto ni narimashita'). Gunakan '~ koto ni suru' murni hanya untuk keputusan yang kendalinya ada pada diri Anda sendiri.
Bisa / Dapat melakukan...
Artinya... / kabarnya... (menjelaskan arti atau menyampaikan informasi)
Jika tidak melakukan sesuatu, maka hal lain tidak akan terwujud (syarat mutlak).
Kalau tidak... (maka tidak akan...)
Tentu saja/sudah sewajarnya bagi (untuk menekankan karakteristik atau kebiasaan seseorang).
Yang membuat (perasaan) adalah... (menyatakan perasaan pembicara terhadap suatu kenyataan).
Bukan hal yang perlu dirisaukan / tidak seistimewa itu / tidak sampai perlu...
Hal yang... (menyatakan perasaan/penilaian subjektif pembicara)
Tidak perlu / tidak usah
Memberikan saran atau nasihat (sebaiknya / harus).
Bisa-bisanya... / Padahal ada banyak hal lain, tapi malah...
Tidak perlu / tidak usah
Bukan hanya... tetapi juga...
Pantas saja / tidak heran (sepadan dengan usaha/status)
Pernah melakukan sesuatu (menyatakan pengalaman masa lalu).
tidak hanya... (tapi juga...)
Hanya perlu..., jalan satu-satunya adalah... (tinggal melakukan tindakan tersebut jika tidak ada pilihan lain)
Karena (sifat khas/kebiasaan seseorang), biasanya diikuti perkiraan atau penilaian.
Diputuskan bahwa / Berarti / Akhirnya... (keputusan dari luar atau konsekuensi logis).
Tanpa melakukan... (bentuk tulisan formal).
Karena (menyatakan alasan untuk memohon permakluman, bernada formal)
Memutuskan untuk / Membiasakan diri untuk (keputusan sendiri)
Karena... / Berdasarkan fakta bahwa... (menyatakan asal-usul atau alasan penamaan/keputusan)
Hanya sekadar... (menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan tidak memiliki maksud lain atau bukan masalah besar)
Sungguh tak diduga / keterlaluan (menunjukkan rasa terkejut atau sesal atas tindakan buruk yang terjadi)
Itu berarti... / Dengan kata lain... (digunakan untuk menarik kesimpulan dari pernyataan sebelumnya).
Sudah diputuskan bahwa... / Peraturannya adalah... / Sudah dijadwalkan untuk...