Menginisialisasi NihongoRoute
Meskipun demikian / walaupun dikatakan bahwa...
Klausa pertama menyatakan sebuah fakta objektif yang diakui kebenarannya oleh pembicara, sedangkan klausa kedua menyajikan kenyataan konkret atau tindakan yang bertolak belakang dengan ekspektasi logis dari klausa pertama.
Aturan Penggunaan:
Siswa sering bingung membedakan 'とはいうものの' dengan 'のに' (noni) atau 'けれども' (keredomo). Perbedaan utamanya terletak pada subjektivitas: 'のに' mengandung luapan emosi pribadi yang kuat seperti kekecewaan, kejengkelan, atau penyesalan. Sebaliknya, 'とはいうものの' digunakan untuk memberikan penilaian objektif dan logis terhadap suatu situasi nyata tanpa melibatkan emosi personal pembicara. Selain itu, pola ini tidak digunakan untuk kalimat perintah, ajakan, atau permohonan di klausa kedua.
流言飛語に惑わされるべからず、とはいうものの、言うは易く行うは難し、と思わない?
Mana mungkin / tidak akan pernah (menunjukkan penyangkalan atau tekad kuat untuk tidak melakukan sesuatu)
Padahal (digunakan untuk menyatakan penyesalan atau keluhan atas sesuatu yang tidak terjadi).
Sudah seharusnya atau tidak seharusnya melakukan sesuatu berdasarkan moral umum.
terasa ada sesuatu yang, memiliki unsur (menunjukkan perasaan atau kesan mendalam)
Sesuatu itu sendiri (digunakan untuk menekankan kata benda tersebut sebagai wujud asli atau perwakilan mutlak).
Dengan asumsi bahwa / Menganggap bahwa
Bukan berarti..., tidak selalu... (menyatakan penolakan terhadap kesimpulan umum).
Karena... / Habisnya... (alasan subjektif/manja/membela diri)
Karena, pasalnya (menyatakan alasan/alibi personal)
Benar-benar, memang, atau secara wajar dapat dikatakan sebagai (digunakan untuk menyatakan penilaian moral, kritik, atau keyakinan kuat pembicara).
Tanpa memedulikan / tidak gentar terhadap (hambatan, kesulitan, atau bahaya).
Kalau saja bisa... (digunakan untuk hal yang mustahil atau sangat sulit diwujudkan)
Karena sih, abisnya (dipakai di akhir kalimat untuk alasan kasual/manja)
Meskipun / walaupun (menyatakan pertentangan antara fakta dan ekspektasi).
Sudah sewajarnya / Memang begitulah (kebenaran umum) atau Dulu sering (mengingat masa lalu)
Sejak... (dan sejak saat itu keadaan terus berlanjut atau berubah)