๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, Anda akan sering berinteraksi yang melibatkan pertukaran barang atau informasi. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
Dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, Anda akan sering berinteraksi yang melibatkan pertukaran barang atau informasi. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
โข Menyatakan alat atau sarana yang digunakan untuk melakukan suatu aktivitas (misalnya: makan dengan sumpit, menulis dengan pulpen).
โข Bertanya cara mengucapkan sebuah kata dalam bahasa asing.
โข Menjelaskan siapa memberi apa kepada siapa, dan siapa menerima dari siapa.
โข Memahami perbedaan penyebutan anggota keluarga sendiri vs keluarga orang lain.
โข Menyatakan apakah suatu tindakan sudah selesai dilakukan atau belum (Sudah/Belum).
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Di Bab 5, partikel ใง (de) berarti "Naik kendaraan". Di sini, partikel ใง diperluas maknanya menjadi "Menggunakan/Dengan (alat, sarana, atau bahasa)".
Contoh Kalimat (Examples)
Hashi de gohan wo tabemasu.
Makan nasi menggunakan sumpit.
Pola ini sangat praktis jika Anda ingin tahu arti sebuah kata atau cara mengucapkannya dalam bahasa asing.
Contoh Kalimat (Examples)
"Terima kasih" wa nihongo de nan desu ka.
"Terima kasih" bahasa Jepangnya apa?
Partikel ใซ (ni) di sini berfungsi menandakan target atau penerima aksi. (Pengecualian: Agemasu tidak boleh digunakan jika Anda adalah penerimanya).
Contoh Kalimat (Examples)
san ni hana wo agemashita.
Saya telah memberikan bunga kepada Yamada.
Menyatakan dari siapa Anda menerima barang/jasa. Anda bisa menggunakan partikel ใซ (ni) atau ใใ (kara) untuk menandakan si pemberi asal. Keduanya berarti "dari".
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi wa chichi ni okane wo moraimashita.
Saya menerima uang dari ayah saya.
"Mou" artinya sudah, dan harus selalu diikuti oleh kata kerja bentuk lampau (mashita). Jika belum, jawabannya sangat ringkas yaitu "Mada desu".
Contoh Kalimat (Examples)
Mou hirugohan wo tabemashita ka.
Apakah sudah makan siang?
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Budaya Uchi-Soto (Dalam-Luar)
Saat berbicara dengan orang lain tentang keluarga Anda sendiri, gunakan panggilan merendah (Chichi/Ayahku, Haha/Ibuku). Anda dilarang keras menyebut ayah Anda sendiri "Otousan" di depan orang luar, karena kata "Otousan/Okaasan" adalah gelar kehormatan khusus untuk keluarga lawan bicara.
Etiket Bertamu
Saat Anda diundang ke rumah orang Jepang, ucapkan Gomen kudasai (Permisi) saat di pintu. Ketika dipersilakan masuk dan Anda melangkah ke bagian dalam rumah (setelah melepas sepatu), ucapkan Ojama shimasu (Maaf saya mengganggu) atau Shitsurei shimasu (Permisi).
Yamada: Permisi. Miraa: Selamat datang. Silakan masuk. Yamada: Permisi, maaf mengganggu. Miraa: Terima kasih banyak (atas kedatangan Anda). Ini apa? Yamada: Ini kemeja. Miraa: Oh begitu. Tuan Yamada, apakah Anda sudah makan siang? Yamada: Belum, belum makan. Miraa: Kalau begitu, maukah makan bersama? Yamada: Wah, boleh juga. Ide bagus!