๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Kemampuan merangkai kalimat adalah penanda bahwa Anda sudah masuk ke tahap percakapan yang lebih luwes (natural). Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
Kemampuan merangkai kalimat adalah penanda bahwa Anda sudah masuk ke tahap percakapan yang lebih luwes (natural). Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
โข Menceritakan kronologi aktivitas secara berurutan (Misal: Bangun tidur, mandi, lalu makan).
โข Menyatakan urutan waktu yang pasti (Setelah melakukan A, saya akan melakukan B).
โข Mendeskripsikan atribut spesifik seseorang (Budi itu rambutnya pendek, matanya besar).
โข Menggabungkan dua kata sifat atau lebih (Kamera ini murah dan bagus).
โข Menjelaskan rute transportasi umum (Naik dari stasiun A, transit di B, turun di C).
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih aktivitas yang dilakukan secara berurutan berdasarkan waktu kejadian kalimat.
Contoh Kalimat (Examples)
Asa okite, shawaa wo abite, gakkou he ikimasu.
Pagi hari bangun tidur, mandi shower, lalu pergi ke sekolah.
Koube ni ite, eiga wo mite, ocha wo nomimashita.
Pergi ke Kobe, menonton film, lalu minum teh.
Pola ~te kara berarti "Setelah melakukan...". Ini menekankan bahwa aksi kedua TIDAK AKAN dilakukan jika aksi pertama belum selesai.
Contoh Kalimat (Examples)
Shigoto ga **owatte kara**, oyogi ni ikimasu.
Setelah pekerjaan selesai, saya pergi berenang.
Pola ini digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik fisik atau penampilan tubuh seseorang. Topik utama ditandai dengan partikel ใฏ (wa), sedangkan atribut tubuh spesifik dihubungkan menggunakan partikel ใ (ga) diikuti kata sifat.
Contoh Kalimat (Examples)
Maria-san wa kami ga nagai desu.
Maria memiliki rambut yang panjang.
Yamada-san wa se ga takai desu.
Tuan Yamada bertubuh tinggi.
Untuk menggabungkan dua kata sifat-I (Misal: Murah dan Enak), huruf 'i' terakhir pada kata sifat pertama dibuang, diganti dengan ใใฆ (kute).
Contoh Kalimat (Examples)
Kono kamera wa **yasukute, ii desu**.
Kamera ini murah dan bagus.
Untuk menggabungkan kata sifat-Na atau kata benda (Misal: Tenang dan Cantik), buang huruf 'na', ganti dengan ใง (de).
Contoh Kalimat (Examples)
Koube wa **shizuka de, kirei na** machi desu.
Kobe adalah kota yang tenang dan cantik.
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Budaya Mandi (Ofuro to Shawaa)
Di Jepang, Shawaa wo abimasu berarti hanya mandi cepat menggunakan pancuran. Sedangkan budaya berendam air panas disebut Ofuro ni hairimasu. Etiket mutlak berendam di Jepang: Anda wajib mencuci tubuh dan membilas sabun sampai bersih di area luar bathtub, barulah Anda boleh masuk berendam ke dalam air panas.
Menanyakan Rute (Douyatte)
Saat Anda tersesat dan harus berpindah-pindah kereta, gunakan kata tanya Douyatte (Bagaimana cara). Orang Jepang akan merespons menggunakan urutan Te-Form.
Budi: Tuan Tanaka, dari Stasiun Kyoto ke Kinkakuji, bagaimana cara perginya? Tanaka: Pertama-tama, naik bus nomor 12 dari Stasiun Kyoto, lalu turun di halte Kinkakuji-mae. Budi: Setelah itu, apa yang harus dilakukan? Tanaka: Setelah turun dari bus, Anda berjalan kaki sekitar 3 menit. Teman saya sedang menunggu di Kinkakuji lho. Budi: Oh begitu. Teman Anda yang sebelah mana? Tanaka: Orang yang rambutnya pendek dan tubuhnya tinggi. Budi: Apakah laki-laki? Tanaka: Bukan, dia perempuan yang muda dan cantik.