๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Mengetahui aturan dan larangan di lingkungan yang baru adalah hal yang sangat krusial di Jepang. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
Mengetahui aturan dan larangan di lingkungan yang baru adalah hal yang sangat krusial di Jepang. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
โข Meminta izin untuk melakukan sesuatu (Bolehkah saya...).
โข Memberikan izin atau menolak permintaan izin secara sopan.
โข Memperingatkan seseorang tentang larangan keras di suatu tempat (Tidak boleh masuk, tidak boleh merokok).
โข Menyatakan status menetap (Menikah, tinggal di mana, bekerja di perusahaan apa).
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Pola ini digunakan untuk memberikan izin ("Boleh melakukan..."). Jika ditambahkan ka di belakangnya, fungsinya berubah menjadi meminta izin ("Bolehkah saya...").
Contoh Kalimat (Examples)
Koko de shashin wo **totte mo ii desu**.
Boleh mengambil foto di sini.
Menyatakan aturan ketat atau larangan keras ("TIDAK BOLEH melakukan...").
Contoh Kalimat (Examples)
Koko de tabako wo **sutte wa ikemasen**.
Tidak boleh merokok di sini.
Pola [Kata Kerja-Te] ใใพใ (~te imasu) digunakan untuk mengekspresikan aksi yang sedang dilakukan pada saat ini (sedang berlangsung), atau menyatakan kondisi/status yang bertahan dari masa lalu hingga kini, seperti tempat tinggal (sunde imasu), status pernikahan (kekkon shite imasu), atau pekerjaan (hataraite imasu).
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi wa Toukyou ni sunde imasu.
Saya tinggal di Tokyo.
Miraa-san wa daigaku de oshiete imasu.
Tuan Miller mengajar di universitas.
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Larangan Merokok (Kin'en)
Jepang sangat ketat mengatur area merokok. Meskipun di luar ruangan (seperti di pinggir jalan), Anda dilarang merokok sambil berjalan. Merokok hanya diperbolehkan di dekat asbak khusus (biasanya ada di depan minimarket atau Smoking Area yang disediakan pemerintah).
Melepas Sepatu
Saat Anda melihat bagian lantai rumah atau ruangan sedikit lebih tinggi (genkan), itu adalah batas di mana Anda wajib melepas sepatu. Jangan pernah melangkah ke area kayu atau tatami dengan sepatu luar ("Kutsu wo haite wa ikemasen").
Budi: Permisi, apakah boleh mengambil foto di dalam museum seni ini? Kakari-in: Tidak, tidak boleh mengambil foto. Budi: Oh begitu. Kalau begitu, bolehkah saya minum air di sini? Karena tenggorokan saya kering. Kakari-in: Maaf, di area ini tidak boleh makan dan minum. Tolong minum di lobi. Budi: Saya mengerti. Terima kasih banyak.