๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Di bab ini, Anda akan mempelajari Te-Form (Bentuk-Te), yaitu kunci untuk merangkai kalimat kompleks dalam bahasa Jepang. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
Di bab ini, Anda akan mempelajari Te-Form (Bentuk-Te), yaitu kunci untuk merangkai kalimat kompleks dalam bahasa Jepang. Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
โข Membedakan 3 golongan kata kerja bahasa Jepang (Grup 1, 2, dan 3).
โข Mengubah kata kerja bentuk sopan (-masu) menjadi Te-Form.
โข Memberikan instruksi atau meminta tolong kepada orang lain (Tolong tulis, Tolong tunggu).
โข Menawarkan bantuan kepada orang lain secara sopan (Bagaimana kalau saya bantu?).
โข Menyatakan aktivitas yang sedang berlangsung saat ini (Present Continuous).
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Kata kerja bahasa Jepang dibagi menjadi 3 golongan utama berdasarkan cara konjugasinya: Golongan 1 (Godan-doushi) dengan akhiran baris U, Golongan 2 (Ichidan-doushi) dengan akhiran -iru/-eru, dan Golongan 3 (Fukiriku-doushi) yang tidak beraturan yaitu Kuru (datang) dan Suru (melakukan).
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi wa mainichi Nihongo wo benkyou shimasu.
Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.
Toshokan de hon wo yomimasu.
Membaca buku di perpustakaan.
Bentuk-Te digunakan untuk menyambung kalimat, menyatakan aksi yang sedang berlangsung (~te imasu), atau membuat permohonan. Aturan perubahannya disesuaikan dengan golongan kata kerja masing-masing.
Contoh Kalimat (Examples)
Chotto matte kudasai.
Tolong tunggu sebentar.
Koko ni namae wo kaite kudasai.
Tolong tulis nama di sini.
Digunakan untuk menginstruksikan atau meminta seseorang melakukan sesuatu dengan sopan.
Contoh Kalimat (Examples)
Koko ni juusho to namae wo **kaite kudasai**.
Tolong tulis alamat dan nama di sini.
Menyatakan aktivitas yang sedang berlangsung tepat pada saat ini.
Contoh Kalimat (Examples)
Miraa-san wa ima, denwa wo **kakete imasu**.
Tuan Miller sekarang sedang menelepon.
Berbeda dengan ~mashou (Mari/Ayo) di Bab 6, jika ditambahkan 'ka', artinya menjadi tawaran bantuan dari pembicara ("Bagaimana kalau saya...").
Contoh Kalimat (Examples)
Mado wo **akemashou ka**.
Bagaimana kalau jendelanya saya bukakan?
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Konteks ~te Kudasai
Walaupun diterjemahkan "Tolong", ungkapan ~te kudasai pada dasarnya adalah "kalimat perintah yang diperhalus". Anda TIDAK BOLEH menggunakan pola ini untuk menyuruh atasan atau klien. Kepada atasan, orang Jepang menggunakan bentuk yang lebih merendah seperti ~te itadakemasen ka (Bisakah Anda bersedia...).
Menyela Pembicaraan
Jika Anda ingin meminta izin bertanya atau menyela seseorang, gunakan "Sumimasen ga..." (Maaf, tetapi...). Ini adalah cushion word (kata bantalan) agar instruksi Anda tidak terdengar memaksa.
Satou: Budi, barang bawaanmu banyak sekali ya. Mau kubantu bawakan? Budi: Maaf merepotkan, tolong ya. Satou: Diletakkan di mana? Budi: Tolong letakkan di atas meja sebelah sana. Satou: Wah, berat sekali ya. Di dalamnya ada apa saja? Budi: Buku dan kamus. Satou: Oh begitu. Eh, teleponnya sedang berdering lho. Budi: Maaf, tolong tunggu sebentar ya.