๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Bab 3 N3 ini akan membantumu menguasai ungkapan kemungkinan, batasan, dan sebab-akibat. Pelajari tata bahasa, kosakata, dan kanji baru untuk komunikasi Jepang yang lebih kaya!
Setelah kamu mahir mengekspresikan perasaan di Bab 2, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh! Di Bab 3 ini, 'Kemungkinan dan Batasan', kamu akan dibekali kemampuan untuk menjelaskan apa yang bisa atau tidak bisa terjadi, serta mengungkapkan sebab-akibat dengan lebih nuanced. Bersiaplah untuk membuka pintu komunikasi yang lebih mendalam dalam bahasa Jepang!
โข Kamu bisa menjelaskan sebab-akibat suatu kejadian dengan nuansa positif atau negatif.
โข Kamu mampu mengungkapkan tindakan yang belum selesai atau baru saja dimulai.
โข Kamu dapat menyatakan kemungkinan dan batasan suatu hal dalam berbagai situasi.
โข Kamu bisa mengidentifikasi target spesifik untuk suatu produk atau layanan.
Dua pola ini digunakan untuk menyatakan sebab akibat. 'ใใใใง' digunakan saat hasilnya positif (bersyukur/berterima kasih). Sebaliknya, 'ใใใง' digunakan saat hasilnya negatif (menyalahkan/menyesal). Jangan sampai tertukar dalam penggunaannya karena nuansanya sangat bertolak belakang.
Contoh Kalimat (Examples)
Sensei ga kuwashiku oshiete kureta okage de, shiken ni goukaku shimashita.
Berkat guru mengajarkan dengan rinci, saya lulus ujian.
Densha no konzatsu no sei de, kaigi ni okarete shimaimashita.
Gara-gara kepadatan kereta, saya terlambat rapat.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan baru saja dimulai atau sedang berada di tengah-tengah proses dan belum selesai sepenuhnya. Contoh klasiknya adalah makanan yang baru dimakan setengah jalan.
Contoh Kalimat (Examples)
Teeburu no ue ni tabekake no pan ga oite arimasu.
Di atas meja diletakkan roti yang baru dimakan sebagian.
Kare wa nanika iikaketa ga, kekkyoku yamete shimatta.
Dia hampir mengatakan sesuatu, tapi pada akhirnya dia mengurungkannya.
Digunakan untuk menyatakan pengganti dari benda/tindakan lain, atau sebagai kompensasi/pertukaran (barter) atas suatu jasa atau hal tertentu.
Contoh Kalimat (Examples)
Gogaku o oshiete morau kawari ni, ryouri o tsukutte agemasu.
Sebagai ganti diajari bahasa, saya akan memasakkan makanan untukmu.
Konkai, shachou no kawari ni watashi ga kaigi ni shusseki shimasu.
Kali ini, sebagai pengganti presiden direktur, saya yang akan menghadiri rapat.
Digunakan untuk menyatakan ketidaksukaan, kekesalan, atau sindiran. Artinya mirip 'meskipun' (ใฎใซ), tetapi mengandung unsur meremehkan atau menyalahkan orang lain. Subjek kalimat ini tidak boleh diri sendiri.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa nani mo shiranai kuse ni, kuwashii furi o shiteiru.
Padahal dia tidak tahu apa-apa, tapi lagaknya sok tahu secara detail.
Otouto no kuse ni, watashi ni erasou na taido o toru na.
Padahal cuma adik, jangan bersikap sok berkuasa padaku.
Pola ini melekat pada kata sifat untuk menyatakan kondisi emosi atau sifat luar yang tampak dari seseorang. Seringkali membentuk kata sifat-na baru seperti 'ๅฏใใ' (tampak kesepian) atau 'ไธๅฎใ' (tampak cemas).
Contoh Kalimat (Examples)
Kanojo wa kanashige na kao o shite, sono koukei o mitsumete ita.
Dia menatap pemandangan itu dengan wajah yang tampak sedih.
Kare wa jishin arige ni, jibun no kenkai o katatta.
Dia mengutarakan opininya dengan tampak penuh percaya diri.
Digunakan untuk memberikan penekanan yang sangat kuat pada kata yang mendahuluinya. Sering diterjemahkan sebagai 'justru', 'memang', atau 'hanya'.
Contoh Kalimat (Examples)
Koto shi koso, nihongo nouryoku shiken N3 ni goukaku shite miseru.
Justru tahun inilah, saya akan membuktikan bisa lulus ujian JLPT N3.
Hibi no kibashii kunren ga aru kara koso, shouri ga erareru no da.
Justru karena adanya latihan keras setiap hari, kemenangan bisa diraih.
Menunjukkan bahwa sesuatu (barang, buku, acara) dibuat atau didesain secara khusus untuk target kelompok tertentu.
Contoh Kalimat (Examples)
Kono hon wa, shoshinsha no guruupu muke ni kakarete imasu.
Buku ini ditulis khusus untuk kelompok pemula.
Kore wa kaigai no guntai muke ni kaihatsu sareta musenki desu.
Ini adalah alat komunikasi radio yang dikembangkan khusus untuk militer luar negeri.
Kanji target bab ini meliputi: ๅฝ, ๅฝข, ๅฝผ, ๅพ, ๅพก, ๅฟ , ๆ, ๆ, ๆ, ๆฅ, ้, ้ฃ, ๆณ. Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Kesalahpahaman dalam Penerimaan Keigo
Di Jepang, penggunaan bentuk hormat (ๅพก - go/o) sangat penting untuk menghindari salah paham (่ชค่งฃ - gokai) dengan lawan bicara. Mengetahui batasan penggunaan kata seperti kata ganti ia (ๅฝผ - kare) atau bentuk sopan lainnya menentukan seberapa dekat (่ฆชใใ - shitashii) hubungan sosial Anda di masyarakat Jepang.
Kenji: Kamu sudah dengar pengumuman pertunangannya kali ini? Padahal dia masih muda tapi hebat ya. Aki: Iya. Berkat menahan latihan yang keras setiap hari, dia sampai di tujuan impiannya. Kenji: Bisa menyeimbangkan dengan aktivitas grup musik klasik, bagi kita sepertinya tidak mungkin. Aki: Pada akhirnya, ini adalah perbedaan opini dan usaha masing-masing orang. Kudengar dia juga sempat hampir menyerah.