๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Di Bab 20 ini, kamu akan menguasai cara menyatakan konsesi dan prasyarat dalam bahasa Jepang N3. Pelajari tata bahasa ka no you ni, koso, dan kagiri untuk percakapan yang lebih natural dan kompleks!
Setelah di Bab 19 kamu berhasil menguasai cara menyampaikan keberlangsungan situasi, kini saatnya kamu melangkah lebih jauh! Di Bab 20 ini, kamu akan belajar cara mengungkapkan konsesi dan prasyarat yang akan membuat kalimatmu terdengar jauh lebih alami dan canggih.
โข Kamu bisa menyampaikan suatu kondisi yang seolah-olah terjadi, seperti "seolah-olah hujan" dengan pola ka no you ni.
โข Kamu bisa memberikan penekanan khusus pada suatu poin atau alasan penting menggunakan partikel koso.
โข Kamu bisa membuat kalimat konsesi yang logis (misalnya, "meskipun sulit, aku akan mencoba").
โข Kamu bisa menentukan prasyarat atau batasan suatu kondisi, seperti "selama kamu belajar, kamu akan bisa" menggunakan kagiri.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau tindakan yang terlihat seakan-akan atau seolah-olah terjadi, padahal kenyataan sebenarnya tidak demikian. Ini memberikan efek dramatis atau penggambaran ilustratif yang kuat terhadap perilaku subjek.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa sono nazo o saisho kara shitte ita ka no you ni hanasu.
Dia berbicara seakan-akan sudah tahu misteri itu dari awal.
Kaigi no chuushi ga kimatta ga, kare wa nani mo nakatta ka no you ni choushi o kaezuni shigoto o tsuzuketa.
Pembatalan rapat sudah diputuskan, tetapi dia tetap melanjutkan pekerjaan seolah-olah tidak terjadi apa-apa tanpa mengubah sikapnya.
Partikel penegas untuk menyatakan bahwa hal/barang/alasan tersebutlah yang paling utama, bukan yang lain. Dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi 'justru' atau 'sangat'.
Contoh Kalimat (Examples)
Konkai no deeto koso, chanto junbi shite seikou sasetai.
Justru kencan kali ini, aku ingin bersiap dengan baik dan menyukseskannya.
Chuuko no shouhin dakara koso, joutai no chekku o tekisetsu ni okonau hitsuyou ga aru.
Justru karena ini barang bekas, kita perlu melakukan pemeriksaan kondisi secara tepat.
Menunjukkan kapasitas, status, peran, kedudukan, atau kategori dari subjek yang melakukan tindakan. Diterjemahkan sebagai 'sebagai' dalam bahasa Indonesia.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa borantia to shite, tosho no seiri no tetsudai o shite iru.
Sebagai sukarelawan, dia membantu merapikan buku-buku perpustakaan.
Kono toshi wa, dentou o mamoru kankou toshi to shite hatten shite kita.
Kota ini telah berkembang sebagai kota wisata yang menjaga tradisi.
Digunakan untuk menyatakan pengandaian konsesif. Artinya, sekalipun atau meskipun asumsi atau situasi tersebut benar terjadi, kesimpulan atau tindakan utama di kalimat belakang tetap tidak berubah atau harus tetap dilakukan.
Contoh Kalimat (Examples)
Chouki no tozan ni shitemo, jizen no keikaku o shikkari tatenakereba naranai.
Sekalipun melakukan pendakian gunung jangka panjang, rencana matang harus dibuat sebelumnya.
Nabe ryouri ga tokui da ni shitemo, hikagen o machigaereba shippai suru.
Meskipun dia jago membuat masakan hotpot, jika salah mengatur api tetap saja akan gagal.
Menyatakan pertentangan nyata (fakta). Pola ini berarti 'meskipun kenyataannya A, namun sayangnya berlawanan dengan perkiraan yaitu B'. Nada kalimat cenderung menunjukkan penyesalan atau ketidakpuasan ringan.
Contoh Kalimat (Examples)
Ketsuron ni wa nattoku shita monono, kanjouteki ni wa doushitemo ukeireใใใชใ.
Meskipun saya menerima kesimpulannya, secara emosional saya tetap tidak bisa menerimanya.
Denshi shoseki o katta monono, yahari kami no hon no hou ga yomiyasui.
Meskipun sudah membeli buku elektronik, tetap saja buku kertas lebih mudah dibaca.
Menunjukkan batas prasyarat mutlak. Selama kondisi di bagian depan tetap terpenuhi atau berlangsung, maka kondisi di bagian belakang akan terus berlangsung pula.
Contoh Kalimat (Examples)
Ryoutou no kihon houshin ga douitsu de aru kagiri, kyouryoku wa muzukashikunai.
Selama arah dasar kedua partai itu identik, kerja sama tidaklah sulit.
Kawa no nagare ga tennen no mama de aru kagiri, sakana-tachi wa anzen ni ikirareru.
Selama aliran sungai tetap alami, ikan-ikan dapat hidup dengan aman.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Nuansa Konsesi 'ใใฎใฎ' (monono) vs 'ใใใฉใ' (keredomo)
Tata bahasa 'ใใฎใฎ' paling sering digunakan dalam tulisan formal atau pidato tertulis untuk menyatakan pertentangan yang bernuansa 'meskipun memang benar kenyataannya demikian, tetapi ada kenyataan lain yang bertolak belakang'. Sementara 'ใใใฉใ' atau 'ใ' lebih santai dan umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Konsep ็ดๅพ (Nattoku) dalam Budaya Kerja Jepang
Di Jepang, mencapai 'nattoku' (pemahaman mendalam dan persetujuan sukarela) dari semua anggota tim sangat krusial sebelum menjalankan proyek baru. Ini berbeda dengan sekadar mematuhi perintah atasan secara buta, melainkan proses penyelarasan visi bersama.
Kenji: Pemandian air panas alami di kota ini punya aliran yang unik dan menarik, ya. Budi: Iya. Sejak zaman SMP saya suka mendaki gunung dan sering ke sini. Selama alamnya terlindungi, pemandian air panas ini pasti akan tetap ada. Kenji: Setuju sekali. Ada gunanya juga menyetir mobil bekas kemari. Budi: Sekalipun digunakan untuk kencan, tempat ini sangat direkomendasikan sebagai kelas atas!