๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Pelajari cara mengungkapkan keberlanjutan dan perubahan situasi dalam bahasa Jepang. Kuasai pola N3 seperti ~tottan, ~ppanashi, dan ~te irai untuk percakapan yang lebih alami.
Setelah kemarin kamu makin jago mengungkapkan ketertarikan dan membuat keputusan di Bab 18, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh! Di Bab 19 ini, kamu akan belajar bagaimana mengungkapkan keberlanjutan suatu situasi atau perubahan kondisi dalam bahasa Jepang, membuat percakapanmu makin hidup dan natural.
โข Kamu mampu menggunakan pola ~tottan untuk menyatakan transisi situasi yang terjadi secara instan.
โข Kamu bisa menjelaskan suatu kondisi yang dibiarkan terus-menerus tanpa penyelesaian menggunakan ~ppanashi.
โข Kamu dapat mengungkapkan bahwa suatu situasi telah berlanjut sejak titik waktu tertentu dengan pola ~te irai.
โข Kamu bisa mendeskripsikan bagaimana sebuah kondisi terus berlangsung atau berubah secara bertahap dalam percakapan.
โข Kamu memahami dan bisa menggunakan ekspresi untuk menyatakan kewajiban secara santai.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa segera setelah tindakan A terjadi, langsung terjadi tindakan B yang tidak diduga-duga sebelumnya. Biasanya tidak diikuti oleh kalimat perintah, ajakan, atau niat pribadi si pembicara.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa watashi no kao o mita totan ni, damatte shimatta.
Begitu melihat wajah saya, dia langsung terdiam.
Chiizu o tabeta totan ni, onaka ga itaku narimashita.
Begitu makan keju, perut langsung terasa sakit.
Menunjukkan situasi di mana suatu tindakan/kondisi dibiarkan begitu saja tanpa dirapikan kembali ke kondisi semula, atau suatu tindakan berlangsung terus-menerus sehingga menimbulkan kesan kelalaian atau kekesalan.
Contoh Kalimat (Examples)
Taipuraitaa o tsukaippanashi ni shinaide, katazukete kudasai.
Jangan biarkan mesin tik habis dipakai tergeletak begitu saja, tolong rapikan.
Tachippanashi de ashi ga itaku narimashita.
Karena berdiri terus-menerus, kaki saya menjadi sakit.
Menyatakan bahwa sejak suatu kejadian di masa lalu terjadi, kondisi tersebut terus berlanjut tanpa perubahan hingga sekarang.
Contoh Kalimat (Examples)
Nihon ni kite irai, mainichi nihongo o benkyou shite imasu.
Sejak datang ke Jepang, saya belajar bahasa Jepang setiap hari.
Ano jiko ga okite irai, chikyuu no taiki no henka ni kanshin o motsu you ni natta.
Sejak kecelakaan itu terjadi, saya mulai menaruh perhatian pada perubahan atmosfer bumi.
Merupakan bentuk kasual/lisan dari 'nakereba naranai/ikenai' (harus). Sering kali bagian 'ikenai' atau 'naranai' dihilangkan dalam percakapan akrab sehari-hari.
Contoh Kalimat (Examples)
Ashita wa taiiku no taikai ga aru kara, hayaku nenakucha ikenai.
Karena besok ada kompetisi olahraga, saya harus tidur cepat.
Chichioya no tachiba toshite, kodomo no kyouiku o kouryo shinakya naranai.
Sebagai posisi seorang ayah, saya harus mempertimbangkan pendidikan anak.
Digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu melakukan suatu hal menggantikan peran orang atau benda lain yang biasanya melakukannya.
Contoh Kalimat (Examples)
Nyuuin shita tantousha ni kawatte, watashi ga kono purojekuto o susumemasu.
Menggantikan penanggung jawab yang masuk rumah sakit, saya yang akan menjalankan proyek ini.
Kyou shusseki suru taishi ni kawatte, hosakan ga supiichi o shimasu.
Hari ini menggantikan duta besar yang hadir, asisten yang akan berpidato.
Menunjukkan bahwa seiring dengan kemajuan atau perubahan pada hal A, maka terjadi pula perubahan yang berangsur-angsur pada hal B secara proporsional.
Contoh Kalimat (Examples)
Fune ga minato o hanareru ni shitagatte, chiheisen ga mienaku natte kita.
Seiring kapal menjauhi pelabuhan, garis horison mulai tidak terlihat.
Kion ga sagaru ni shitagatte, taion no kanri ga muzukashiku naru.
Seiring dengan turunnya suhu udara, pengelolaan suhu tubuh menjadi lebih sulit.
Berikut adalah kanji target untuk Bab 19. Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji khusus kami.
Target Kanji: ๅฝน, ๅพ, ๅฟ, ๅฟ, ๅฟต, ๆง, ๆฒ, ๆ
, ๆ, ๆ, ๆ
ฃ, ๆ.
Konsep Tanggung Jawab (ๆ ๅฝ - Tantou) di Jepang
Di dunia kerja Jepang, konsep 'Tantou' sangat kuat. Setiap tugas sekecil apa pun memiliki penanggung jawab khusus. Ketika seseorang berhalangan, orang lain akan maju menggantikan (ใซใใใฃใฆ - ni kawatte) dengan koordinasi yang sangat ketat untuk memastikan tidak ada alur kerja yang terputus.
Kenji: Kelas olahraga kemarin, begitu aku mulai berlari kakiku langsung kram lho. Sakura: Kamu tidak apa-apa? Akhir-akhir ini kurang olahraga kan? Kamu juga main game terus-terusan sih. Kenji: Tapi, sejak masuk universitas, aku sama sekali tidak ada waktu untuk olahraga dan rasanya membosankan. Sakura: Alasan saja ya. Untuk menjaga kesehatan, kamu harus mempertimbangkan pengelolaan suhu tubuh juga lho. Kenji: Benar juga ya. Karena turnamen kali ini aku yang tampil menggantikan penanggung jawab yang cedera, aku harus berjuang keras.