๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Kuasai cara mengungkapkan batasan psikologis dan teknik parafrase tingkat N2 untuk komunikasi formal. Pelajari puluhan kosakata dan kanji baru di bab ini secara offline.
Setelah kamu berhasil menguasai cara menentukan titik awal dan mengonfirmasi kelayakan di Bab 29, sekarang saatnya melangkah lebih jauh. Di Bab 30 ini, kamu akan belajar mengungkapkan batasan psikologis serta cara memparafrasekan kalimat agar komunikasi formalmu terdengar lebih alami. Yuk, asah kemampuan bahasamu ke tingkat yang lebih tinggi!
โข Kamu dapat mengungkapkan komitmen atau konsekuensi logis menggunakan tata bahasa ใใใซใฏ dalam situasi formal.
โข Kamu dapat menyatakan kesulitan psikologis untuk melakukan sesuatu dengan pola ใฅใใ secara tepat.
โข Kamu dapat mengekspresikan keterbatasan waktu atau kondisi mendesak menggunakan struktur ใฆใฏใใใใชใ.
โข Kamu dapat menggunakan 42 kosakata target dan 10 kanji baru tingkat N2 untuk memparafrasekan kalimat secara luwes.
Digunakan untuk menyatakan tekad kuat, kewajiban, atau konsekuensi logis. Pola ini berarti 'karena sudah memutuskan atau berada dalam situasi tertentu, maka wajib melakukan tindakan berikutnya'. Biasanya diikuti kalimat yang mengandung tekad (ใคใใใ ), saran (ในใใ ), atau perintah.
Contoh Kalimat (Examples)
Yakusoku shita karaniha, mamoranakereba naranai.
Karena sudah berjanji, maka harus ditepati.
Kenshuu ni sanka suru karaniha, hitotoori shiryou o yonde oku beki da.
Karena ikut pelatihan, sudah seharusnya membaca dokumennya sekilas terlebih dahulu.
Menunjukkan bahwa suatu tindakan sulit dilakukan secara fisik atau psikologis (ada hambatan mental/perasaan sungkan). Nuansanya lebih subjektif dibanding ๏ฝใซใใ.
Contoh Kalimat (Examples)
Meshita no hito ni wa, shiji ga sukoshi iizurai.
Agak sulit (sungkan) untuk memberikan instruksi kepada bawahan.
Kare o uramu you na koto wa, mento mukatte wa iizurai.
Hal seperti membencinya itu sulit untuk dikatakan langsung di depan mukanya.
Menyatakan situasi di mana pembicara merasa tidak boleh atau tidak sanggup terus-menerus melakukan suatu tindakan karena keterbatasan waktu atau kondisi yang mendesak.
Contoh Kalimat (Examples)
Shimekiri ga sematte iru node, nonbiri kuuraa no kiita heya de yasunde wa irarenai.
Karena tenggat waktu sudah dekat, saya tidak bisa terus-terusan santai beristirahat di ruangan ber-AC.
Ashita wa hayai kishou jikan na do de, yofukashi shite wa irarenai.
Besok waktu bangun tidurnya cepat, jadi saya tidak bisa terus-terusan begadang.
Menyatakan bahwa keadaan saat ini sama sekali tidak memungkinkan untuk melakukan sesuatu karena ada masalah lain yang jauh lebih mendesak atau kondisinya sangat berlawanan.
Contoh Kalimat (Examples)
Densha ga man'in de, hon o yomu dokoro de wa nai.
Kereta sangat penuh sesak, boro-boro bisa membaca buku.
Shako no yukikaki ga taihen de, asobu dokoro de wa nai.
Membersihkan salju di garasi sangat merepotkan, bukan saatnya untuk bermain.
Digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan secara halus. Mengakui kebenaran klausa pertama, namun kenyataan atau tindakan berikutnya ternyata tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan.
Contoh Kalimat (Examples)
Atarashii douro ga kaitsuu shita to wa iu mono no, yusou no jikan wa amari kawaranai.
Meskipun dikatakan bahwa jalan baru telah dibuka, waktu pengangkutan barang tidak terlalu berubah.
Shiryou no sakusei wa owatta to wa iu mono no, komakai chousetsu ga mada hitsuyou da.
Meskipun pembuatan dokumen sudah selesai, penyesuaian detail masih diperlukan.
Menyatakan bahwa apa pun pilihan atau keadaannya, kesimpulan atau tindakan selanjutnya tetap tidak berubah. Pola 'ใซใใ' lebih formal dibandingkan 'ใซใใ'.
Contoh Kalimat (Examples)
Yuusou suru ni shiro, tewatashi suru ni shiro, meishi o wasurete wa ikenai.
Baik dikirim lewat pos maupun diserahkan langsung, jangan sampai lupa kartu nama.
Ontai no chiiki ni sumu ni seyo, fuyu no yudan wa kinmotsu da.
Sekalipun tinggal di wilayah beriklim sedang, kelengahan di musim dingin dilarang keras.
Menyatakan bahwa suatu peristiwa atau kejadian menjadi pemicu, alasan utama, atau awal mula terjadinya suatu perubahan besar atau tindakan baru.
Contoh Kalimat (Examples)
Kaisha de no kenshuu o kikkake ni shite, ooku no hito to meishi o koukan shita.
Dengan menjadikan pelatihan di perusahaan sebagai pemicu, saya bertukar kartu nama dengan banyak orang.
Gasshoubu de koorasu no daimei ni tsuite hanashiatta koto o kikkake ni shite, ongaku no michi he susunda.
Berawal dari mendiskusikan judul paduan suara di klub paduan suara, ia melangkah ke jalur musik.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Etiket Meishi (Kartu Nama) dalam Bisnis Jepang
Di Jepang, bertukar kartu nama (ๅๅบ - meishi) adalah ritual penting. Jangan sekali-kali menyelipkan kartu nama ke dalam saku celana atau menulis di atasnya dengan tinta (ๅขจ - sumi) atau pulpen biasa di hadapan pemberi. Hal ini dianggap tidak sopan dan menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap identitas orang tersebut.
Istilah Homofon: ๅๅบ vs ๅ่ฉ
Perhatikan pelafalan kata 'meishi'. Bergantung pada kanjinya, ia bisa merujuk pada Kartu Nama (ๅๅบ) atau Kata Benda (ๅ่ฉ) dalam tata bahasa Jepang.
Tanaka: Yamada-san, bagaimana pembuatan dokumen pelatihannya? Baik dikirim lewat pos besok maupun diserahkan langsung, kita perlu bergegas, ya. Yamada: Ya, meskipun secara umum saya sudah memeriksa hasil akhirnya, penyesuaian detail mengenai jumlah lembar dan konten masih diperlukan. Karena hari ini juga ada prosedur pembayaran biaya yang harus ditransfer, situasinya tidak memungkinkan bagi saya untuk bersantai.