๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Tingkatkan kemampuan bahasa Jepang N2 kamu dengan menguasai titik awal kondisi dan konfirmasi kelayakan tindakan. Pelajari 10 kanji, 42 kosakata, dan 7 tata bahasa baru secara mudah dan praktis di sini.
Setelah sukses mengontrol emosi dan memahami proses yang sedang berjalan di Bab 28, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh. Di Bab 29 ini, kamu akan belajar menentukan titik awal suatu kejadian serta memastikan kelayakan suatu tindakan secara logis agar komunikasimu terdengar lebih profesional.
โข Kamu mampu menyatakan titik awal suatu peristiwa atau perubahan waktu dengan tata bahasa N2 yang tepat.
โข Kamu mampu menilai dan mengonfirmasi kelayakan suatu tindakan secara logis dalam situasi formal maupun kerja.
โข Kamu mampu menguasai 10 kanji esensial dan 42 kosakata menengah atas baru untuk memperkaya komunikasimu.
โข Kamu mampu menggunakan 7 pola tata bahasa baru untuk menyatakan batas kondisi dan keselarasan logis.
Digunakan untuk menyatakan bahwa meskipun suatu situasi tidak ideal atau buruk, kita harus bersyukur karena keadaannya tidak lebih buruk dari itu. Artinya 'masih mendingan' atau 'masih untung'.
Contoh Kalimat (Examples)
Taifuude dansui shita ga, denki wa kienatta dake mashi da.
Meskipun air mati karena topan, masih mendingan karena listrik tidak padam.
Kyuuryou ga hetta keredo, kubi ni naranatta dake mashi da.
Gaji saya berkurang, tapi masih mendingan daripada dipecat.
Menyatakan bahwa sejak suatu kejadian atau titik waktu tertentu di masa lalu terjadi, situasi setelahnya terus berubah secara konstan atau mengalami perubahan besar yang berkelanjutan.
Contoh Kalimat (Examples)
Daigakuin ni haitte kara to iu mono, mainichi kenkyuu ni owarete isogashii.
Sejak masuk pascasarjana, setiap hari saya sangat sibuk dikejar riset.
Kare to nakanaori shite kara to iu mono, mainichi ga tanoshikute shikata ga nai.
Sejak berbaikan dengannya, hari-hari terasa sangat menyenangkan dan tidak terbendung.
Menunjukkan keadaan di mana seseorang tidak boleh atau tidak bisa terus-terusan berada dalam kondisi tertentu karena tuntutan situasi atau waktu yang mendesak. Harus segera melakukan tindakan lain.
Contoh Kalimat (Examples)
Shiken ga chikai node, asonde wa irarenai.
Karena ujian sudah dekat, saya tidak bisa terus-terusan bermain.
Senro de jiko ga atta ga, tada matte wa irarenai node aruite toshin he mukatta.
Ada kecelakaan di rel kereta api, tapi karena tidak bisa tinggal diam menunggu saja, saya berjalan kaki menuju pusat kota.
Digunakan untuk mendefinisikan suatu istilah atau menjelaskan makna di balik suatu kata. Sering diakhiri dengan bentuk ใใจใ (koto da) atau ใฎๆๅณใ (no imi da).
Contoh Kalimat (Examples)
Toshin to iu no wa, toshi no chuushinbu no koto de aru.
Yang dimaksud dengan 'toshin' (pusat kota) adalah bagian tengah kota.
Seisou to iu no wa, tada chirakatta gomi o suteru koto dake de wa nai.
Yang dimaksud dengan 'seisou' (pembersihan) bukanlah sekadar membuang sampah yang berserakan.
Digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan dilakukan atau berjalan tepat sama seperti instruksi, rencana, kenyataan, atau bayangan yang disebutkan sebelumnya.
Contoh Kalimat (Examples)
Zukan ni kaite aru toori ni, sono konchuu no seibun o shirabemashita.
Saya memeriksa kandungan serangga itu tepat seperti yang tertulis di buku panduan bergambar.
Watashi no yosou doori ni, futatsu no guruupu no aida de tairitsu ga okite shimatta.
Sesuai dengan dugaan saya, perselisihan telah terjadi di antara kedua kelompok tersebut.
Digunakan ketika akan memulai suatu acara penting, tindakan formal, atau tahap kehidupan baru. Bermakna 'pada saat menyambut' atau 'dalam rangka mempersiapkan'. Gaya bahasanya cenderung formal.
Contoh Kalimat (Examples)
Daigakuin o sotsugyou suru ni atatte, osewa ni natta chijin ni kansha no tegami o kaita.
Saat menyambut kelulusan pascasarjana, saya menulis surat terima kasih kepada kenalan yang telah membantu saya.
Zeikan no kensa o ukeru ni atari, hitsuyou na shorui o junbi shite kudasai.
Dalam rangka menjalani pemeriksaan bea cukai, silakan persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.
1) Menunjukkan tingkat, usia, atau waktu ekstrem di mana sesuatu akhirnya terwujud ('baru pada usia...'). 2) Menunjukkan dua karakteristik yang dimiliki sekaligus oleh satu entitas ('sekaligus juga').
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa yonjussai ni shite hajimete jibun no chounan o sazukatta.
Baru pada usia 40 tahunlah dia dikaruniai putra sulung pertamanya.
Kono choukok u wa utsukushiku, ni shite jitsuyousei mo kanesonaete iru.
Patung ukiran ini indah, sekaligus memiliki nilai fungsi praktis.
Keigo dan Batasan Sosial di Dunia Kerja Jepang
Penggunaan tata bahasa formal seperti 'ni atatte' dan 'ni atari' menunjukkan tingkat kesopanan yang tinggi saat menyambut momen penting. Dalam budaya korporat Jepang, penentuan batas peran kerja (ๅบๅใ) sangat dihargai agar tidak tumpang tindih. Penggunaan frasa bernuansa 'mendingan' (dake mashi da) umumnya dihindari saat berbicara dengan atasan karena terdengar kurang bersyukur dan kurang sopan.
Kenji: Sejak masuk ke pascasarjana, setiap hari selalu sibuk dengan riset yang tiada henti. Sakura: Kelihatannya berat ya. Tapi, masih mendingan karena kamu bisa melakukan penelitian yang kamu sukai. Apakah kegiatan klub (circle) juga kamu mulai lagi? Kenji: Tidak, mana mungkin saya bisa main-main terus sekarang. Tapi, saya senang bisa berbaikan dengan teman yang dulu sempat berselisih. Sakura: Baguslah kalau begitu! Dalam rangka melangkah ke tahap baru kehidupan, hubungan antarmanusia memang sangatlah penting.