๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Pelajari pola tata bahasa N2 untuk menyatakan perubahan dan hasil akhir secara alami. Tingkatkan kemampuan komunikasimu dengan menguasai 42 kosakata baru dan 11 kanji target sekarang!
Setelah sukses menguasai langkah awal dan keputusan penting di Bab 1, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh. Di bab ini, kamu akan mempelajari cara menyatakan perubahan situasi, hasil akhir, serta trik menolak secara halus dalam dunia kerja menggunakan tata bahasa N2.
โข Kamu mampu menjelaskan proses perubahan dan hasil akhir dari suatu peristiwa dengan tata bahasa N2 yang tepat.
โข Kamu mampu menyampaikan penolakan secara halus dan profesional dalam situasi bisnis.
โข Kamu mampu memahami dan mengekspresikan perbandingan kontras dalam percakapan formal.
โข Kamu mampu menguasai 42 kosakata penting dan menulis 11 kanji target untuk persiapan ujian JLPT N2.
Digunakan untuk menyatakan bahwa situasi yang dibicarakan tidak selalu seperti yang diduga orang pada umumnya. Biasanya diikuti oleh bentuk penyangkalan seperti ๏ฝใใใงใฏใชใ (bukan berarti) atau ๏ฝใจใฏ้ใใชใ (belum tentu).
Contoh Kalimat (Examples)
Kokuritsu daigaku wo sotsugyou sureba shourai ga antai ka to iu to, sou tomo kagiranai.
Apakah jika lulus dari universitas nasional masa depan langsung aman? Belum tentu demikian.
Kanojo no koto ga kirai ka to ieba, sou de wa nai ga, sukoshi nigate da.
Jika dikatakan saya membencinya, tidak juga, tetapi saya agak canggung dengannya.
Pola kalimat ini mengekspresikan penolakan secara halus atau menyatakan ketidakmampuan secara profesional/psikologis untuk melakukan sesuatu. Sering digunakan pada situasi bisnis formal agar tidak terkesan kasar.
Contoh Kalimat (Examples)
Kojin jouhou ni kansuru goshitsumon ni wa, okotae sikanemasu.
Kami mohon maaf tidak dapat menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan informasi pribadi.
Sono goteian ni wa sansei sikanemasu.
Saya sulit untuk menyetujui usulan tersebut.
Digunakan untuk menekankan alasan yang sangat kuat. Pola ini mempertegas bahwa 'justru karena alasan itulah' suatu hasil terjadi, bukan karena alasan lainnya.
Contoh Kalimat (Examples)
Kouhai wo taisetsu ni omou kara koso, kibishiku shidou suru no da.
Justru karena saya peduli dan menghargai junior, saya mendidik mereka dengan keras.
Kiso kiban ga shikkari shite iru kara koso, kono kouzou wa kuzurenai.
Justru karena fondasi dasarnya kokoh, struktur ini tidak akan runtuh.
Digunakan ketika seseorang telah melalui proses panjang, berulang-ulang, atau banyak pertimbangan, namun pada akhirnya membuahkan hasil yang tidak memuaskan, mengecewakan, atau sia-sia.
Contoh Kalimat (Examples)
Nando mo kufuu wo kasaneta ageku ni, keikaku wa chuushi ni natte shimatta.
Setelah berkali-kali mencoba memutar otak mencari akal, akhirnya rencana tersebut malah dibatalkan.
Choujikan no hanashiai no ageku, ketsuron ga denakatta.
Setelah berdiskusi dalam waktu yang sangat lama, akhirnya tidak menghasilkan keputusan apa pun.
Digunakan ketika pembicara merasa bingung atau ragu dalam memilih kata yang paling tepat untuk menggambarkan suatu keadaan, sehingga menyebutkan dua kata sifat atau kata benda alternatif sekaligus.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare no taido wa, kyoushuku shite iru to iu ka, jishin ga nai to iu ka, hakkiri shinai.
Sikap dia itu, entah dibilang merasa sungkan atau dibilang tidak percaya diri, kurang jelas.
Kono dentou kougeihin wa, utsukushii to iu ka, kimyou to iu ka, dokutoku na katachi wo shite iru.
Barang kerajinan tangan tradisional ini, entah dibilang indah atau dibilang aneh, memiliki bentuk yang unik.
Digunakan untuk menyatakan opini, perkiraan, atau analisis objektif berdasarkan fakta atau tanda-tanda yang terlihat di lapangan. Pola ini sering digunakan dalam berita koran atau laporan analisis formal.
Contoh Kalimat (Examples)
Kishouchou wa, konkai no kousen wa shizen genshou ni yoru mono to mite iru.
Badan Meteorologi memperkirakan bahwa berkas cahaya kali ini disebabkan oleh fenomena alam.
Keisatsu wa, genba no kehai kara hannin wa mada chikaku ni iru to mite iru.
Polisi menilai dari gelagat di TKP bahwa pelaku masih berada di sekitar lokasi.
Digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan. Menyatakan bahwa kenyataan yang terjadi di klausa kedua berbeda dari apa yang secara logis diharapkan terjadi dari klausa pertama.
Contoh Kalimat (Examples)
Gekkyuu wa agattaใใฎใฎ, getsumatsu ni naru to okane ga tarinaku naru.
Meskipun gaji bulanan naik, namun setiap akhir bulan uang selalu saja kurang.
Koutsuu kikan no kengaku wo moushikondaใใฎใฎ, toujitsu wa ame de ikenakatta.
Meskipun sudah mendaftar untuk studi observasi sarana transportasi, namun hari H tidak bisa pergi karena hujan.
Target kanji bab ini: ๅฑค (Lapisan), ๅฒธ (Pantai), ๅทป (Gulungan), ๅธ (Harapan), ๅธฝ (Topi), ๅปถ (Tunda/Panjang), ๅพ (Hukum), ๆ (Cinta), ๆฃ (Penyakit), ็ (Bola/Permata), ๆฉ (Khawatir). Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Etiket Menggunakan Transportasi Umum (ๅ ฌๅ ฑไบค้ๆฉ้ข)
Di Jepang, ketertiban di sarana transportasi umum (ไบค้ๆฉ้ข) sangat dijaga demi kenyamanan bersama. Mengeluarkan suara bising atau berbicara lewat telepon di dalam kereta dianggap melanggar norma sosial (ๅ ฌๅ ฑใฎใใใผ). Penggunaan telepon genggam biasanya dibatasi hanya untuk mengirim pesan singkat, dan perangkat wajib diatur ke dalam mode senyap (manner mode).
Kouhai: Senpai, saya ingin berkonsultasi mengenai struktur proyek bulan ini, apakah Anda ada waktu? Senpai: Ah, boleh. Ada apa? Apakah ada bagian dari dokumen yang telah kamu kreasikan? Kouhai: Ya, meskipun saya sudah memperbaiki dasar dokumennya, ada bagian yang saya sulit putuskan apakah sudah baik atau belum. Maaf mengganggu di waktu sibuk Anda, tetapi bisakah Anda melihatnya? Senpai: Begitu ya. Setelah berpikir keras berkali-kali, akhirnya kamu sampai pada hasil ini ya. Ini dibuat dengan sangat baik!