🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menjelaskan alasan kuat di balik keputusan penting atau asal-usul peristiwa.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
相撲
私立
足る
総理大臣
元々
意義
先祖
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~上は
Selama..., karena sudah..., berhubung...
Contoh Kalimat (Examples)
Yakusoku shita ue wa, donna konnan ga attemo mamoranakereba naranai.
Karena sudah berjanji, apa pun kesulitannya harus ditepati.
Nihon ni ryuugaku suru ue wa, zettai ni nihongo o masutaa shite kaeru tsumori da.
Selama saya kuliah di Jepang, saya berniat untuk benar-benar menguasai bahasa Jepang sebelum pulang.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menunjukkan tekad kuat, kewajiban, atau keputusan mutlak yang harus dilakukan karena suatu kondisi atau keputusan telah diambil sebelumnya.
- Memiliki arti yang serupa dengan
~以上はdan~からには. - Bagian kalimat akhir sering diikuti oleh ungkapan tekad (
~つもりだ), keharusan (~なければならない), atau anjuran/perintah. - Merupakan ungkapan formal yang sering digunakan dalam bahasa tulis atau pidato.
| Bentuk | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| KK (Kamus) + 上は | 留学する上は (Selama akan kuliah di luar negeri) |
| KK (Bentuk Ta) + 上は | 留学した上は (Karena sudah kuliah di luar negeri) |
~何しろ
Bagaimanapun juga... / masalahnya adalah... / karena...
Contoh Kalimat (Examples)
Nanishiro hajimete no kaigai ryokou na node, totemo kinchou shite imasu.
Bagaimanapun juga ini adalah perjalanan luar negeri pertama saya, jadi saya sangat gugup.
Saikin isogashikute, nanishiro neru jikan mo arisen.
Akhir-akhir ini sibuk sekali, masalahnya waktu tidur pun tidak ada.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Kata keterangan ini digunakan untuk menekankan alasan utama atau keadaan ekstrem yang melatarbelakangi suatu situasi.
- Berfungsi menarik perhatian lawan bicara pada alasan kuat yang membuat situasi tersebut tidak dapat dihindari.
- Sering diikuti oleh partikel penyebab seperti 「~から」, 「~ので」, atau 「~のだ」.
| Kata | Fokus | Penggunaan |
|---|---|---|
| 何しろ | Menekankan keadaan ekstrem/alasan | Lisan dan tulisan kasual |
| なぜなら | Menyatakan alasan logis secara formal | Tulisan ilmiah / formal |
~もの
Karena / Habisnya (alasan/dalih)
Contoh Kalimat (Examples)
"Doushite tabenai no?" "Datte, oishikunai nda mon."
"Kenapa tidak dimakan?" "Habisnya, tidak enak sih."
Hitori de iku no wa kowai nda mono.
Habisnya, pergi sendirian itu menakutkan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk menyatakan alasan pribadi, sering kali berupa alasan manja, pembelaan diri, atau dalih.
- Sangat sering digunakan oleh wanita dan anak-anak dalam percakapan kasual.
- Bentuk "もん" (mon) adalah variasi yang lebih kasual dan santai daripada "もの" (mono).
- Sering diawali dengan kata "だって" (datte) yang berarti "habisnya" atau "tapi".
| Bentuk | Tingkat Kesopanan | Contoh |
|---|---|---|
| もの (mono) | Kasual (Feminin/Umum) | 知らなかったもの |
| もん (mon) | Sangat Kasual (Manja/Anak-anak) | 知らなかったもん |
だけあって
Sesuai dengan..., Pantas saja...
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa ichiryuu no shefu dake atte, tsukuru ryouri ga dore mo oishii.
Sesuai dengan statusnya sebagai koki kelas satu, semua masakan yang ia buat rasanya lezat.
Kono baggu wa takai dake atte, kawa no shitsu ga totemo yoi.
Pantas saja tas ini mahal, kualitas kulitnya sangat bagus.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu hal wajar terjadi atau memiliki kualitas tinggi karena latar belakang, status, atau alasan kuat di baliknya.
- Menyatakan pujian atau penilaian positif berdasarkan fakta objektif.
- Bagian awal kalimat menyatakan alasan (kelebihan/status), bagian akhir menyatakan hasil yang wajar.
- Tidak digunakan untuk menyatakan hal negatif atau kegagalan.
| Kelas Kata | Bentuk Sambung | Contoh |
|---|---|---|
| Kata Kerja | Bentuk Biasa + だけあって | 練習した + だけあって |
| Kata Sifat-i | Bentuk Biasa + だけあって | 高い + だけあって |
| Kata Sifat-na | KS-na + な + だけあって | 有名な + だけあって |
| Kata Benda | KB + だけあって | プロ + だけあって |
ことから
Karena... / Berdasarkan fakta bahwa...
Contoh Kalimat (Examples)
Fujisan ga mieru koto kara, kono machi wa Fujimichou to yobarete iru.
Karena Gunung Fuji dapat terlihat dari sini, kota ini disebut Kota Fujimi.
Nihongo no shiken ni goukaku shita koto kara, jishin ga tsukimashita.
Berkat kelulusan dalam ujian bahasa Jepang, saya menjadi percaya diri.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan alasan, latar belakang, atau asal-usul penamaan sesuatu berdasarkan suatu fakta objektif.
- Menyatakan alasan objektif, bukan alasan subjektif atau keinginan pembicara.
- Sering digunakan untuk menjelaskan asal-usul nama tempat atau nama benda.
- Kalimat setelah "ことから" biasanya berupa fakta atau penilaian objektif.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK + ことから | 見えることから | Karena terlihat |
| KB + であることから | 有名であることから | Karena terkenal |
~て当然だ
Sudah sepantasnya... / Wajar jika...
Contoh Kalimat (Examples)
Mainichi renshuu shita no dakara, kare ga yuushou shite touzen da.
Karena berlatih setiap hari, sudah sepantasnya dia menjadi juara.
Sonna hidoi koto o ittara, kanojo ga okotte touzen da.
Jika mengatakan hal seburuk itu, wajar saja dia marah.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian atau tindakan sangat wajar, pantas, atau sudah semestinya terjadi berdasarkan akal sehat.
- Memiliki makna yang mirip dengan
~て当たり前だ(te atarimae da). - Menunjukkan penilaian subjektif pembicara yang menganggap hal tersebut tidak perlu didebat lagi.
- Bentuk formalnya adalah
~て当然です.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK (て) + 当然だ | 合格して当然だ。 | Wajar jika lulus. |
| KS-i (くて) + 当然だ | 辛くて当然だ。 | Wajar jika berat/pahit. |
~も当然だ
Wajar saja jika... / Sudah sepantasnya...
Contoh Kalimat (Examples)
Are dake renshuu shita no dakara, kare ga yuushou suru no mo touzen da.
Karena dia sudah berlatih sebanyak itu, wajar saja jika dia menjadi juara.
Mainichi osoku made hatarakeba, taichou o kuzusu no mo touzen da.
Jika bekerja sampai larut malam setiap hari, wajar saja jika kondisi tubuhnya menurun.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu akibat atau keadaan adalah hal yang wajar dan masuk akal terjadi karena adanya sebab yang jelas.
- Menunjukkan penilaian subjektif pembicara terhadap kewajaran suatu hal.
- Sering didahului oleh klausa sebab-akibat (seperti ~kara, ~node, ~ba).
- Bentuk "touzen da" bisa diubah menjadi "touzen no koto da" atau "touzen no kekka da".
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Kata Kerja | 怒るのも当然だ | Wajar saja jika marah |
| Kata Sifat-i | 悔しいのも当然だ | Wajar saja jika merasa kesal |
にほかならない
Tidak lain adalah... / Pastilah karena...
Contoh Kalimat (Examples)
Konkai no seikou wa, kare no doryoku no kekka ni hokanaranai.
Kesuksesan kali ini tidak lain adalah hasil dari usahanya.
Kare ga okotta no wa, kimi no koto o shinpai shite iru kara ni hokanaranai.
Dia marah tidak lain adalah karena dia mengkhawatirkanmu.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menegaskan satu-satunya alasan atau penyebab dari suatu hal.
- Merupakan ungkapan formal yang sering digunakan dalam tulisan atau pidato.
- Bentuk
~からにほかならないdigunakan untuk menegaskan alasan (sebab).
| Bentuk | Kegunaan |
|---|---|
| にほかならない | Menegaskan kata benda identitas |
| からにほかならない | Menegaskan klausa alasan |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 1)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Tata Bahasa: Kelayakan & Alasan Ekstrem
1. [~て当然だ] fokus pada kelayakan aksi pelaku karena alasan moral/logis. 2. [~も当然だ] fokus pada kesimpulan logis dari situasi luar secara objektif. 3. [~何しろ] digunakan untuk menonjolkan alasan ekstrem yang tidak biasa guna memperkuat argumen.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Suzuki: Karena kita sudah mendengar pendapat dari lapangan, kita perlu meninjau rencana pelatihan ini secara mendasar. Hayashi: Ya. Awalnya tujuannya adalah efisiensi, dan ini bukan sesuatu yang harus dipertahankan hanya karena tradisi. Signifikansi pelaksanaannya sedang dipertanyakan. Suzuki: Bagaimanapun juga, mereka menuntut rasionalitas setingkat manajemen universitas swasta. Hayashi: Seperti yang diharapkan dari para pemimpin yang sangat mengenal lapangan, pendapat mereka sangat meyakinkan. Mereka adalah orang-orang yang layak dipercaya. Suzuki: Ya, tidak perlu mempertahankan kebiasaan lama seperti dalam dunia sumo. Berbeda dengan urusan negara yang diputuskan Perdana Menteri, kita bisa mengubahnya sendiri. Hayashi: Tanpa terpaku pada cara nenek moyang, karena kita telah memahami masalah saat ini, langkah pertama reformasi ini telah dimulai.