🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat merencanakan langkah bersyarat dan menilai kemungkinan terjadi sesuatu.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
有無
競馬
確率
損得
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~あとは
Setelah itu tinggal... saja
Contoh Kalimat (Examples)
Junbi wa subete owatta. Ato wa shuppatsu suru dake da.
Persiapan semua sudah selesai. Setelah ini tinggal berangkat saja.
Shorui wa kaita kara, ato wa teishutsu suru dake da.
Karena dokumen sudah ditulis, sekarang tinggal menyerahkannya saja.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menunjukkan bahwa hampir semua persiapan atau tindakan telah selesai, dan hanya tersisa satu hal terakhir yang perlu dilakukan.
- Menekankan bahwa langkah utama sudah selesai.
- Biasanya diikuti oleh kata "dake" (だけ) atau "nomi" (のみ) di akhir kalimat.
- Bersifat kasual hingga standar.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Kata Kerja (Bentuk Ta) + あとは | 書いたあとは | Setelah menulis, tinggal... |
| Kata Benda + のあとは | テストのあとは | Setelah ujian, tinggal... |
~まい
Tidak akan... (tekad negatif) / Sepertinya tidak... (dugaan negatif)
Contoh Kalimat (Examples)
Nido to ano you na shippai wa kurikaesumai to kokoro ni kimeta.
Saya memutuskan dalam hati untuk tidak akan mengulangi kegagalan seperti itu lagi.
Kare wa sakuya osoku made okite ita kara, kyou no kaigi ni wa kuruma i.
Karena dia begadang hingga larut malam kemarin, sepertinya dia tidak akan datang ke rapat hari ini.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan tekad kuat diri sendiri untuk tidak melakukan sesuatu, atau dugaan kuat bahwa orang lain tidak akan melakukan sesuatu.
- Merupakan bentuk sastra atau tulis yang kaku (formal).
- Jika subjeknya orang ketiga, biasanya digunakan untuk dugaan kuat pembicara.
- Untuk kata kerja golongan 2 (Ichidan) dan golongan 3 (Irregular), terdapat variasi pembentukan.
| Golongan Kata Kerja | Cara Menyambung | Contoh |
|---|---|---|
| Golongan 1 (Godan) | KK Kamus + まい | 行くまい |
| Golongan 2 (Ichidan) | KK Kamus / Batang Masu + まい | 食べるまい / 食べまい |
| Golongan 3 (Irregular) | する -> するまい / すまい | するまい / すまい |
| くる -> くるまい / こまい | くるまい / こまい |
~得る / 得ない
Bisa / Mungkin terjadi (得る) atau Tidak bisa / Tidak mungkin terjadi (得ない)
Contoh Kalimat (Examples)
Kono keikaku wa shippai suru kanousei mo juubun ni ariuru.
Rencana ini sangat mungkin saja gagal.
Sonna baka na koto wa zettai ni arienai.
Hal bodoh seperti itu sama sekali tidak mungkin terjadi.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan kemungkinan terjadinya sesuatu berdasarkan keadaan atau logika objektif.
- Bentuk positif memiliki dua cara baca: uru atau eru. Namun, saat dikonjugasikan ke bentuk negatif atau lampau, hanya menggunakan akar kata e (seperti enai, eta).
- Hanya digunakan untuk menyatakan kemungkinan objektif secara umum, bukan kemampuan personal seseorang (seperti kemampuan berbahasa atau keahlian).
- Sering digunakan dalam bahasa tulisan atau situasi formal.
| Bentuk | Pola Perubahan | Contoh |
|---|---|---|
| Positif (Kamus) | KK (tanpa masu) + 得る | あり得る (ariuru / arieru) |
| Negatif | KK (tanpa masu) + 得ない | あり得ない (arienai) |
| Lampau | KK (tanpa masu) + 得た | あり得た (arieta) |
~てからでないと / からでなければ
Kecuali jika sudah... / Jika belum... maka tidak...
Contoh Kalimat (Examples)
Tetsuzuki o sumasete kara de nai to, kono shisetsu wa riyou dekimasen.
Kecuali jika sudah menyelesaikan prosedur, fasilitas ini tidak dapat digunakan.
Jissai ni mite kara de nakereba, kau ka dou ka kimeraremasen.
Jika belum melihatnya secara langsung, saya tidak bisa memutuskan apakah akan membeli atau tidak.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan tidak dapat terlaksana sebelum tindakan lain diselesaikan terlebih dahulu.
- Bagian kalimat kedua selalu menggunakan bentuk negatif, pasif negatif, atau menyatakan kesulitan/ketidakmungkinan.
- Bentuk "からでなければ" memiliki nuansa pengandaian yang lebih kuat dibandingkan "からでないと".
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| ~てからでないと | 食べてからでないと | Kecuali jika sudah makan |
| ~からでなければ | 食べてからでなければ | Jika belum makan |
ようでは
Jika (keadaannya)... (maka hasilnya akan buruk)
Contoh Kalimat (Examples)
Konna kantan na kanji mo kakenai you de wa, kanji no tesuto ni goukaku dekimasen yo.
Jika menulis kanji yang semudah ini saja tidak bisa, kamu tidak akan lulus ujian kanji lho.
Chiisana shippai de akirameru you de wa, nanigoto mo nashitogeraremasen.
Jika menyerah hanya karena kegagalan kecil, kamu tidak akan bisa mencapai apa pun.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menunjukkan situasi bersyarat yang tidak diinginkan. Jika keadaan tersebut terus berlanjut, maka hasil akhirnya pasti akan buruk.
- Biasanya digunakan untuk memberikan kritik, peringatan, atau penyesalan terhadap perilaku seseorang.
- Kalimat setelah "ようでは" selalu berupa hasil yang negatif atau tidak diinginkan.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK + ようでは | 諦めるようでは | Jika menyerah |
| KS-i + ようでは | 忙しいようでは | Jika sibuk (seperti itu) |
~えるうる
Mungkin saja / ada kemungkinan untuk
Contoh Kalimat (Examples)
Kagaku ga hattatsu shitemo, kono you na jiko wa okoriuru.
Meskipun sains telah maju, kecelakaan seperti ini mungkin saja terjadi.
Kare ga sono himitsu o shitte iru koto mo arieru.
Ada kemungkinan juga dia mengetahui rahasia tersebut.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan adanya kemungkinan secara objektif atau teoretis bahwa suatu hal dapat terjadi.
- Bentuk kamus dapat dibaca "eru" atau "uru".
- Hanya digunakan untuk kemungkinan situasi, bukan untuk menyatakan kemampuan fisik atau keterampilan seseorang.
- Konjugasi negatif atau lampau wajib menggunakan basis "e" (tidak boleh menggunakan basis "u").
| Bentuk | Konjugasi | Contoh |
|---|---|---|
| Kamus (Positif) | 得る (える/うる) | あり得る / ありうる |
| Negatif | 得ない (えない) | あり得ない (tidak mungkin) |
| Lampau | 得た (えた) | あり得た |
ても差し支えない
Tidak apa-apa jika..., boleh saja... (ungkapan formal untuk memberikan izin atau menyatakan tidak ada masalah)
Contoh Kalimat (Examples)
Netsu ga sagatta nara, ofuro ni haitte mo sashitsukaemasen.
Jika demamnya sudah turun, tidak apa-apa jika Anda ingin mandi.
Shorui no teishutsu wa, ashita de mo sashitsukaenai deshou ka.
Apakah tidak apa-apa jika penyerahan dokumennya besok?
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan tidak akan menimbulkan masalah atau hambatan.
- Merupakan ungkapan formal (keigo/sopan) yang sering digunakan dalam dunia bisnis atau medis.
- Secara harfiah berarti "tidak ada halangan/rintangan".
- Lebih sopan dan tidak terkesan menggurui dibandingkan dengan
〜てもいい.
| Bentuk | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| Kata Kerja (Bentuk て) | 入っても差し支えない |
| Kata Benda + で | 明日でも差し支えない |
〜ても差し支えありませんか).🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 2)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Penggunaan ~得る/得ない dan ~まい
Dalam komunikasi bisnis Jepang, mengevaluasi risiko secara logis sangat penting. Ekspresi '~得る(うる/える)' digunakan untuk menunjukkan potensi logis atau objektif bahwa sesuatu mungkin terjadi (misal: 成功し得る - mungkin sukses). Bentuk negatifnya wajib dilafalkan '~得ない(えない)'. Sementara itu, '~まい' digunakan untuk menyatakan dugaan negatif yang kuat ('sepertinya tidak akan') atau tekad kuat untuk tidak melakukan sesuatu, memberikan nuansa formal dan tegas dalam negosiasi.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Suzuki: Kepala Departemen Kobayashi, draf pelatihan ini layak dijalankan terlepas dari ada atau tidaknya anggaran. Kobayashi: Namun, untuk mengadopsi rencana yang efektif, kita harus menilai dengan cermat bagaimana menggunakan anggaran yang disimpan. Di bawah situasi saat ini, kemungkinan gagal juga tampaknya tinggi. Hayashi: Kita tidak bisa melanjutkannya sebelum mendapatkan persetujuan dari dewan direksi, tetapi jika kita ragu-ragu di sini, kita tidak akan bisa menang dalam persaingan yang sengit. Kobayashi: Memang benar, tapi kita tidak bisa menentukan masa depan perusahaan hanya berdasarkan untung rugi seperti judi pacuan kuda. Suzuki: Ada risiko, tetapi rencana inilah satu-satunya cara yang mungkin dapat mendobrak situasi saat ini. Jika kita tidak bergerak di sini, kita tidak akan bisa mengharapkan pertumbuhan. Hayashi: Setelah itu, kami hanya membutuhkan keputusan dari Kepala Departemen Kobayashi. Kami mohon pertimbangannya.