Bab 22: Klausa Relatif (Menerangkan Kata Benda)
Mempelajari cara menggunakan kalimat utuh untuk menerangkan kata benda. Ini memungkinkan kita membuat kalimat yang lebih kompleks seperti 'Orang yang memakai baju merah' atau 'Kue yang dibuat oleh ibu'.
๐ Target Vocab
็ใ
Memakai (baju/atasan)
ๅฑฅใ
Memakai (celana/sepatu/bawahan)
่ขซใ
Memakai (topi)
ๆใใ
Memakai (kacamata)
็ใพใใ
Lahir
ko-to
ใณใผใ
mantel
ใปใผใฟใผ
Sweter
suutsu
ในใผใ
setelan jas
๐ฏ Pattern Match
Noun yang (Kalimat/Aktivitas).
Noun yang (Kalimat) adalah ...
Saya suka Noun yang (Kalimat).
Database Query: Reibun
Ini adalah foto yang saya ambil.
Siapakah orang yang sedang memakai kacamata di sana itu?
Saya menghilangkan buku yang saya beli kemarin.
Masakan yang dibuat ibu enak.
Saya ada janji untuk bertemu teman besok.
๐ฃ๏ธ Comms Log
"ใฉใใช ใขใใผใใงใใ (Apartemen yang seperti apa?)"
Yamada: Wang-san, bagaimana apartemen barunya?
Wang: Begitulah. Dekat stasiun dan sangat praktis.
Yamada: Kamarnya bagaimana? Kamar yang saya tinggali tidak terlalu luas.
Wang: Kamar saya bersih lho. Tapi sedikit gelap.
๐ Syntax Rule
# 1. Apa itu Klausa Relatif?
Dalam bahasa Jepang, kalimat yang menerangkan kata benda selalu diletakkan di DEPAN kata benda tersebut. Gunakan bentuk biasa (plain form). Tidak ada kata 'yang' (seperti 'yang' dalam bahasa Indonesia) di tengahnya.
# 2. Partikel ใ (ga) dalam Klausa
Jika subjek di dalam kalimat penerang berbeda dengan subjek utama, gunakan partikel 'ga', bukan 'wa'. Contoh: [Haha ga] tsukutta kakei (Kue yang [ibu] buat).
# 3. Kata Kerja Memakai (Wear)
Bahasa Jepang sangat spesifik soal 'memakai'. Kiru (baju), Haku (bawahan), Kaburu (topi), Kakeru (kacamata). Saat menerangkan orang, biasanya gunakan bentuk ~te iru. Contoh: Megane o kakete iru hito.
# 4. Menyatakan Janji atau Urusan
Pola ini juga digunakan untuk menjelaskan isi janji atau waktu. Contoh: 'Taberu jikan' (Waktu untuk makan) atau 'Au yakusoku' (Janji untuk bertemu).