Bab 17: Bentuk-Nai, Keharusan, dan Larangan
Mempelajari konjugasi kata kerja bentuk negatif (Bentuk-Nai), cara melarang secara halus (~nai de kudasai), menyatakan keharusan (~nakereba narimasen), serta ketidakperluan melakukan sesuatu (~nakute mo ii desu).
๐ Target Vocab
่ฆใใ
Mengingat / Menghafal
ๅฟใใ
Lupa
ใชใใ
Menghilangkan (benda)
ๆใ
Membayar
่ฟใ
Mengembalikan
ๅบใใใ
Pergi keluar / Berangkat
่ฑใ
Melepas (pakaian/sepatu)
ๆใฃใฆใใ
Membawa pergi
๐ฏ Pattern Match
Tolong jangan melakukan V (Larangan halus).
Harus melakukan V (Keharusan).
Tidak perlu melakukan V (Ketidakperluan).
Mengangkat objek menjadi topik kalimat.
Database Query: Reibun
Tolong jangan mengambil foto di sini.
Harus menunjukkan paspor.
Laporan tidak perlu dikumpulkan besok.
Tolong jangan tulis nama.
Hari Sabtu sore harus belajar.
๐ฃ๏ธ Comms Log
"ใฉใใใพใใใ (Ada apa? / Kenapa?)"
Dokter: Ada apa? (Keluhannya apa?)
Santos: Sejak kemarin demam. Tenggorokan juga sakit.
Dokter: Begitu ya. Flu ya. Harus istirahat selama 2-3 hari.
Santos: Bolehkah saya mandi berendam?
Dokter: Tidak, hari ini tolong jangan mandi (berendam).
๐ Syntax Rule
# 1. Cara Membuat Bentuk-Nai
Grup 1: Vokal -i berubah menjadi -a + nai (Kaki-masu -> Kaka-nai). Khusus akhiran -i, berubah menjadi -wa (Ai-masu -> Awa-nai). Grup 2: Tinggal ganti -masu menjadi -nai. Grup 3: Shimasu -> Shinai, Kimasu -> Konai.
# 2. V-nai de kudasai
Pola untuk meminta seseorang tidak melakukan sesuatu secara sopan. Kebalikan dari 'V-te kudasai'.
# 3. V-nakereba narimasen (Harus)
Menyatakan keharusan tanpa melihat keinginan pembicara. Sering digunakan untuk kewajiban hukum atau medis. Meskipun panjang, ini adalah satu kesatuan pola.
# 4. V-nakute mo ii desu
Menyatakan bahwa suatu aktivitas tidak wajib atau tidak perlu dilakukan. Contoh: Kutsu o nuganakute mo ii desu (Tidak perlu melepas sepatu).