🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menjawab alasan kenapa terlambat datang ke sekolah atau memberikan daftar contoh barang belanjaan.
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~どうして
Mengapa / Kenapa — kata tanya untuk menanyakan alasan atau sebab.
Contoh Kalimat (Examples)
Doushite kinou gakkou ni kimasen deshita ka.
Kenapa kemarin kamu tidak datang ke sekolah?
Doushite nihongo o benkyou shite imasu ka.
Mengapa kamu belajar bahasa Jepang?
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
どうして adalah kata tanya yang digunakan untuk menanyakan alasan atau penyebab suatu hal, setara dengan "mengapa" atau "kenapa" dalam bahasa Indonesia.
- Diletakkan di awal kalimat sebelum kalimat tanya.
- Jawaban biasanya menggunakan ~から (karena) di akhir kalimat.
- Tingkat kesopanan netral — bisa digunakan dalam percakapan formal maupun informal.
- Dibandingkan なぜ (lebih formal/tertulis) dan なんで (lebih kasual), どうして berada di tengah-tengah.
| Kata Tanya | Nuansa | Contoh |
|---|---|---|
| なぜ | Formal / tulisan | なぜですか。 |
| どうして | Netral / umum | どうしてですか。 |
| なんで | Kasual / lisan | なんで? |
~など
Dan lain-lain / dan sebagainya — partikel untuk memberikan contoh secara tidak lengkap dari suatu kelompok.
Contoh Kalimat (Examples)
Ringo ya mikan nado o kaimashita.
Saya membeli apel, jeruk, dan lain-lain.
Nihongo ya eigo nado o benkyou shite imasu.
Saya sedang belajar bahasa Jepang, bahasa Inggris, dan sebagainya.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
など adalah partikel yang digunakan setelah kata benda untuk menunjukkan bahwa contoh yang disebutkan tidak lengkap — masih ada hal lain yang tidak disebutkan. Setara dengan "dan lain-lain" atau "dan sebagainya" dalam bahasa Indonesia.
- Sering dipakai bersama partikel や yang juga berfungsi menyebutkan contoh secara tidak lengkap: AやBなど.
- Bisa digunakan setelah satu kata benda saja untuk menunjukkan bahwa itu hanya salah satu contoh.
- Tingkat kesopanan netral, cocok untuk percakapan sehari-hari maupun tulisan.
| Pola | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| AやBなど | A, B, dan lain-lain | パンやごはんなど |
| Aなど | A dan sebagainya | 本など |
だから
Oleh karena itu / makanya (menyatakan sebab-akibat, menghubungkan dua kalimat)
Contoh Kalimat (Examples)
Ashita wa tesuto desu. Dakara, kyou benkyou shimasu.
Besok ada ujian. Oleh karena itu, hari ini saya belajar.
Ame desu. Dakara, dekakemasen.
Hujan. Makanya, saya tidak pergi keluar.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
だから digunakan untuk menyatakan alasan atau sebab dari kalimat sebelumnya, lalu menyambungkan dengan akibat atau kesimpulan di kalimat berikutnya.
- だから diletakkan di awal kalimat kedua sebagai penghubung antar-kalimat.
- Nuansanya bersifat kasual/informal. Dalam situasi formal, gunakan ですから.
- Bisa juga digunakan sebagai respons singkat: A: "どうして?" B: "だから…" (Makanya…)
- Kalimat sebelum だから bisa berupa kalimat biasa (だ/です) maupun kata sifat.
| Tingkat Kesopanan | Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| Informal | だから | 暑い。だから、水を飲む。 |
| Formal | ですから | 暑いです。ですから、水を飲みます。 |
それで
Oleh karena itu; lalu; kemudian (menyatakan sebab-akibat atau kelanjutan dari kalimat sebelumnya)
Contoh Kalimat (Examples)
Kinou wa ame deshita. Sorede, ie ni imashita.
Kemarin hujan. Oleh karena itu, saya di rumah saja.
Okane ga arimasen. Sorede, kaimasen deshita.
Saya tidak punya uang. Oleh karena itu, saya tidak membelinya.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
それで adalah kata penghubung antarkalimat yang digunakan untuk menyatakan hubungan sebab-akibat atau kelanjutan alami dari kalimat sebelumnya. Artinya kurang lebih "oleh karena itu" atau "lalu".
- Diletakkan di awal kalimat kedua sebagai penghubung dengan kalimat sebelumnya.
- Menunjukkan bahwa kalimat kedua adalah hasil atau akibat dari kalimat pertama.
- Bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan.
- Nuansanya netral, bisa dipakai dalam situasi formal maupun informal.
- Sering digunakan juga sebagai respons dalam percakapan, bermakna "lalu (apa yang terjadi)?" untuk meminta lawan bicara melanjutkan cerita.
| Fungsi | Contoh |
|---|---|
| Sebab-akibat | 疲れました。それで、寝ました。(Saya lelah. Oleh karena itu, saya tidur.) |
| Meminta kelanjutan cerita | それで?(Lalu?) |
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Meminta Maaf Saat Terlambat
Di lingkungan sekolah Jepang, saat terlambat biasanya orang langsung mengatakan すみません terlebih dahulu, lalu menjelaskan alasan secara singkat dan jelas. Penjelasan seperti 朝、駅で電車が止まりました terdengar sopan karena fokus pada fakta, bukan membuat alasan yang berlebihan.
Catatan Nuansa: だから dan それで
だから digunakan untuk menyatakan kesimpulan atau keputusan subjektif pembicara akibat suatu sebab, misalnya 牛乳はあります。だから、買わなくてもいいです berarti 'Susu sudah ada. Jadi, tidak perlu membeli.' Sementara itu, それで digunakan untuk menyambung runtutan kejadian sebab-akibat secara alami, misalnya 電車が止まりました。それで、何時に来ましたか berarti 'Kereta berhenti. Lalu/karena itu, jam berapa kamu datang?'
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Indah: Lara, hari ini kenapa kamu terlambat datang ke sekolah? Lara: Maaf. Pagi tadi, kereta berhenti di stasiun. Indah: Begitu ya. Lalu, jam berapa kamu datang ke sekolah? Lara: Saya datang pukul sembilan lewat sepuluh. Karena itu, saya tidak sempat mengikuti pelajaran jam pertama. Indah: Saya mengerti. Lain kali, keluarlah dari rumah lebih awal. Lara: Baik, Sensei. Saya akan berhati-hati. Dito: Lara, sepulang sekolah, apakah kamu akan pergi belanja? Kita perlu bahan untuk kari. Lara: Saya ikut. Apa yang akan kita beli? Dito: Kita akan membeli beras, daging, sayuran, dan lain-lain. Bagaimana kalau beli susu juga? Lara: Susu sudah ada. Jadi, tidak perlu membelinya. Dito: Kalau begitu, wortel, kentang, bawang bombai, dan sebagainya ya. Lara: Ya. Lalu, mari bertemu pukul empat di depan supermarket. Dito: Mengerti. Jangan terlambat ya. Lara: Hari ini aman!
