๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Setelah bisa mendeskripsikan benda di Bab 8, bab ini akan membantu Anda mendeskripsikan "diri Anda" (apa yang Anda suka, apa yang Anda kuasai, dan apa yang Anda miliki). Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
Setelah bisa mendeskripsikan benda di Bab 8, bab ini akan membantu Anda mendeskripsikan "diri Anda" (apa yang Anda suka, apa yang Anda kuasai, dan apa yang Anda miliki). Setelah menyelesaikan bab ini, Anda ditargetkan mampu:
โข Menyatakan benda atau aktivitas yang disukai dan dibenci.
โข Mengekspresikan tingkat kemahiran (pintar atau payah) dalam suatu bidang.
โข Menyatakan kepemilikan benda abstrak (seperti punya waktu, punya janji, punya urusan).
โข Menjelaskan alasan mengapa Anda melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi wa Nihon ryouri **ga** suki desu.
Saya suka masakan Jepang.
Kata Donna (Yang seperti apa) diletakkan di depan kata benda umum untuk menanyakan hal yang lebih spesifik.
Contoh Kalimat (Examples)
Donna supootsu ga suki desu ka.
Kamu suka olahraga yang seperti apa/apa?
Partikel Kara diletakkan di bagian akhir kalimat yang menjadi penyebab atau alasan (berarti "Karena").
Contoh Kalimat (Examples)
Isogashii desu kara, terebi wo mimasen.
Karena saya sibuk, saya tidak menonton TV.
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Budaya Merendah (Humble Culture)
Di Jepang, kesombongan sangat dihindari. Jika seseorang memuji Anda "Nihongo ga jouzu desu ne" (Bahasa Jepangmu pintar ya), Anda dilarang menjawab "Hai, jouzu desu" (Ya, saya pintar). Anda wajib merendah dengan menjawab "Iie, heta desu" (Tidak, saya masih payah) atau "Iie, mada-mada desu" (Tidak, masih jauh dari sempurna).
Karaoke (ใซใฉใชใฑ)
Berasal dari kata Kara (Kosong) dan Oke (Orkestra). Ini adalah budaya sosialisasi terbesar di Jepang, baik bersama teman, keluarga, maupun kolega kerja (Nomikai). Tidak masalah jika Anda bernyanyi fals (Heta), karena tujuannya adalah membangun keakraban.
Satou: Tuan Miller suka olahraga apa? Miraa: Saya suka bisbol. Satou: Apakah Anda mahir bermain bisbol? Miraa: Tidak, saya payah. Tapi saya suka menontonnya. Satou: Oh begitu. Besok, saya ada 2 lembar tiket bisbol. Mau pergi menonton bersama? Miraa: Kalau besok agak... Satou: Kenapa? Miraa: Karena saya ada janji dengan teman. Maaf ya. Satou: Begitu ya. Sayang sekali ya.