๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Bab penutup N5! Di sini Anda akan beralih dari bahasa kaku menjadi Bahasa Kasual (Futsuutai) untuk percakapan alami dengan teman. Anda ditargetkan mampu:
Bab penutup N5! Di sini Anda akan beralih dari bahasa kaku menjadi Bahasa Kasual (Futsuutai) untuk percakapan alami dengan teman. Anda ditargetkan mampu:
โข Berbicara menggunakan gaya bahasa kasual (Plain form).
โข Mengungkapkan pendapat pribadi ("Saya pikir...").
โข Mengutip perkataan orang lain ("Dia berkata...").
โข Menyatakan transaksi memberi dan menerima bantuan/jasa (Bukan sekadar barang).
Format: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti
Bentuk Kasual (Futsuutai) atau Plain Form digunakan dalam percakapan akrab dengan teman, keluarga, rekan kerja sebaya, atau di dalam tulisan buku harian/artikel ilmiah. Bentuk ini berbeda dengan keformalan bentuk sopan (~desu / ~masu).
Contoh Kalimat (Examples)
Ashita, Toukyou he iku?
Besok kamu pergi ke Tokyo? (kasual).
Un, iku yo.
Ya, saya pergi kok (kasual).
Digunakan untuk menyampaikan pendapat sendiri ('Saya pikir...') dengan pola [Kalimat Kasual] + ใจๆใใพใ (to omoimasu), atau mengutip perkataan orang lain ('...mengatakan bahwa') dengan [Kalimat Kasual] + ใจ่จใใพใใ (to iimashita).
Contoh Kalimat (Examples)
Nihon wa bukka ga takai to omoimasu.
Saya pikir biaya hidup di Jepang itu mahal.
Suzuki-san wa ashita yasumu to iimashita.
Tuan Suzuki mengatakan bahwa besok ia akan libur.
Untuk menyatakan pemberian atau penerimaan bantuan jasa berupa tindakan kebaikan, gabungkan Bentuk-Te kata kerja dengan ~agemasu (saya memberi), ~moraimasu (saya menerima), atau ~kuremasu (orang lain memberi saya).
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi wa tomodachi ni okane wo kashite agemashita.
Saya meminjamkan uang kepada teman saya (jasa kebaikan saya).
Satou-san wa watashi ni Nihongo wo oshiete kuremashita.
Ibu Sato mengajarkan saya bahasa Jepang (tindakan kebaikannya kepada saya).
Detail urutan coretan (stroke order) dan gabungan kata dapat dilihat di rute halaman eksplorasi Kanji.
Kuuki wo Yomu (Membaca Udara)
Menggunakan bahasa kasual (Futsuutai) kepada atasan, staf toko, atau orang asing di Jepang sangatlah kasar. Gunakan hanya untuk teman yang sudah minum bir bersama Anda.
Kesombongan '~te agemasu'
Jangan pernah berkata "~te agemasu" langsung ke atasan (Misal: "Sensei, saya bawakan tasnya ya" โ Nimotsu wo motte agemasu). Itu terdengar merendahkan guru Anda. Kepada atasan, gunakan penawaran rendah hati (Mochimashou ka).
Akira: Budi, besok kamu luang? Budi: Iya, luang kok. Kenapa? Akira: Komputerku rusak. Kamu kan pintar memperbaiki komputer. Bisa tolong perbaiki? Budi: Boleh. Kurasa mungkin bisa langsung beres. Besok aku akan pergi ke rumahmu. Akira: Sungguh? Terima kasih banyak! Nanti aku buatkan makanan lezat untukmu.