🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menjelaskan hasil akhir dari proses panjang serta perubahan situasi sosial.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
実現
至る
就く
承認
上京
文明
婚約
独立
順調
給料
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~とともに
Bersama dengan... / Seiring dengan...
Contoh Kalimat (Examples)
Kazoku to tomo ni Nihon e ikimasu.
Saya pergi ke Jepang bersama dengan keluarga.
Jidai no henka to tomo ni, hitobito no kangaekata mo kwaru.
Seiring dengan perubahan zaman, cara berpikir orang-orang juga berubah.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini digunakan untuk menyatakan melakukan sesuatu bersama orang lain, atau menyatakan dua perubahan yang terjadi secara bersamaan.
- Memiliki dua arti utama: "bersama dengan" (sama dengan と一緒に) dan "seiring dengan" (perubahan yang sejajar).
- Lebih formal dan sering digunakan dalam bahasa tulis atau pidato.
- Jika digunakan untuk perubahan, biasanya diikuti oleh kata kerja yang menunjukkan perubahan seperti 変わる (berubah) atau 進む (maju).
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Kata Benda (Kebersamaan) | 友人 + とともに | Bersama teman |
| Kata Benda (Perubahan) | 発達 + とともに | Seiring perkembangan |
| Kata Kerja (Perubahan) | 暖かくなる + とともに | Seiring menjadi hangat |
~とは限らない
Belum tentu / Tidak selalu
Contoh Kalimat (Examples)
Takai mono ga itsumo ii mono da to wa kagirimasen.
Barang mahal tidak selalu merupakan barang yang bagus.
Nihongo no sensei dakara to itte, kanji o subete shitte iru to wa kagiranai.
Hanya karena dia guru bahasa Jepang, belum tentu dia tahu semua kanji.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini digunakan untuk menyatakan negasi sebagian terhadap suatu anggapan umum atau keyakinan umum.
- Menunjukkan bahwa ada pengecualian dan hal tersebut tidak 100% benar.
- Sering dipadukan dengan kata keterangan seperti いつも (selalu), 必ずしも (belum tentu), atau すべて (semua).
| Pola | Makna | Tingkat Kepastian |
|---|---|---|
| ~とは限らない | Belum tentu (ada pengecualian) | Ada kemungkinan lain |
| ~はずがない | Tidak mungkin | 0% kemungkinan |
~たとえても
Walaupun... / Andaikata... sekalipun (pengandaian ekstrem)
Contoh Kalimat (Examples)
Tatoe ame ga futtemo, ikimasu.
Walaupun hujan turun, saya tetap akan pergi.
Tatoe hantai saretemo, watashi wa ryuugaku shimasu.
Walaupun ditentang, saya akan tetap kuliah di luar negeri.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menekankan bahwa suatu hasil tidak akan berubah meskipun situasi pengandaian yang ekstrem terjadi.
- Kata たとえ diletakkan di awal kalimat untuk memperkuat arti konsesif.
- Bagian akhir klausa pertama wajib menggunakan bentuk ~ても atau ~でも.
- Sering digunakan untuk menunjukkan tekad yang kuat atau keyakinan.
| Bentuk | Jenis Kata | Contoh |
|---|---|---|
| たとえ~ても | Kata Kerja | たとえ降っても (Walaupun turun) |
| たとえ~くても | Kata Sifat-i | たとえ高くても (Walaupun mahal) |
| たとえ~でも | Kata Sifat-na / KB | たとえ無理でも (Walaupun mustahil) |
~た / ~の上で
Setelah... / Setelah melakukan... (sebagai syarat/persiapan)
Contoh Kalimat (Examples)
Yoku kangaeta ue de, shinro o kimemasu.
Setelah memikirkannya baik-baik, saya akan menentukan pilihan masa depan.
Kazoku to soudan shita ue de, ohenji shimasu.
Setelah berdiskusi dengan keluarga, saya akan memberikan jawaban.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa tindakan selanjutnya baru akan dilakukan setelah tindakan pertama selesai sebagai dasar atau persiapan.
- Tindakan pertama (klausa A) merupakan syarat penting untuk melakukan tindakan kedua (klausa B).
- Biasanya digunakan dalam situasi formal, bisnis, atau tertulis.
- Tidak digunakan untuk urutan kejadian alami sehari-hari.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK た + 上で | 相談した上で | Setelah berdiskusi |
| KB + の上で | 相談の上で | Setelah berdiskusi (lebih formal) |
~といった
Seperti... / Dan sejenisnya
Contoh Kalimat (Examples)
Banyak turis mengunjungi kota-kota tua seperti Kyoto dan Nara.
Budaya Jepang seperti anime dan manga populer di seluruh dunia.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk memberikan beberapa contoh representatif dari sebuah kategori besar. Pola ini diikuti oleh kata benda umum yang merangkum contoh-contoh tersebut.
~末(に)
Setelah melalui proses panjang/sulit, akhirnya...
Contoh Kalimat (Examples)
Nayanda sue ni, ryuugaku suru koto ni kimemashita.
Setelah lama bimbang, akhirnya saya memutuskan untuk kuliah di luar negeri.
Hanashiai no sue ni, atarashii keikaku ga kimarimashita.
Setelah diskusi yang panjang, akhirnya rencana baru telah diputuskan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan keputusan atau hasil akhir yang diperoleh setelah melewati proses yang lama, sulit, atau penuh pertimbangan.
- Mengandung nuansa bahwa hasil tersebut dicapai dengan usaha keras atau perjuangan.
- Sering digunakan dalam konteks formal atau tulisan.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK (Bentuk Ta) + 末に | 悩んだ末に | Setelah lama bimbang |
| KB + の + 末に | 話し合いの末に | Setelah diskusi panjang |
かのように
Seolah-olah / seakan-akan
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa ikanimo subete o shitte iru ka no you ni hanasu.
Dia berbicara seolah-olah tahu segalanya.
Kare wa marude jibun ga katta ka no you ni yorokonda.
Dia gembira seakan-akan dirinya yang menang.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan perumpamaan yang tidak nyata. Subjek bertindak seolah-olah suatu keadaan benar terjadi, padahal kenyataannya tidak demikian.
- Sering dipasangkan dengan kata keterangan "まるで" (marude) atau "いかにも" (ikanimo) untuk memperkuat arti "seolah-olah".
- Bagian sebelum "かのように" menggunakan bentuk biasa (futsuukei).
- Jika diikuti oleh kata benda, gunakan bentuk "かのような" (ka no you na).
| Bentuk Sebelum | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| Kata Kerja | 書いた + かのように |
| Kata Sifat-i | 寒い + かのように |
| Kata Sifat-na | 元気な/である + かのように |
| Kata Benda | 病気である + かのように |
~がちだ
Cenderung sering terjadi (biasanya untuk hal negatif)
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa saikin, gakkou o yasumigachi da.
Dia akhir-akhir ini cenderung sering bolos sekolah.
Hitorigurashi no seikatsu wa, yasai ga fusoku shigachi ni narimasu.
Kehidupan tinggal sendiri cenderung sering kekurangan sayur.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan kecenderungan melakukan sesuatu atau berada dalam keadaan tertentu yang sering terjadi. Biasanya digunakan untuk hal-hal yang bernilai negatif atau tidak diinginkan.
- Menempel pada kata kerja bentuk ます (tanpa ます) atau kata benda.
- Mengindikasikan frekuensi tinggi dari kondisi yang tidak menyenangkan.
- Sering dipasangkan dengan kata keterangan seperti つい (tsui) atau どうしても (doushitemo).
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK (ます) + がち | 忘れがち (wasuregachi) | Cenderung sering lupa |
| KB + がち | 留守がち (rusugachi) | Cenderung sering tidak di rumah |
~にしたがって /にしたがって
Seiring dengan / Mengikuti
Contoh Kalimat (Examples)
Taifu ga chikazuku ni shitagatte, kaze ga tsuyoku natte kita.
Seiring mendekatnya angin topan, angin menjadi semakin kuat.
Ru-ru ni shitagatte, ge-mu o susumete kudasai.
Silakan lanjutkan permainan dengan mengikuti aturan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini memiliki dua fungsi utama: menunjukkan perubahan bertahap yang berjalan sejajar dengan perubahan lain, atau melakukan tindakan dengan mematuhi aturan/instruksi.
- Untuk menyatakan perubahan bertahap, biasanya diikuti kata kerja perubahan seperti
なる(menjadi) atau増える(bertambah). - Pola ini bersifat formal dan sering digunakan dalam tulisan ilmiah, berita, atau instruksi resmi.
- Bentuk formal tertulis lainnya adalah
にしたがい.
| Fungsi | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Perubahan Seiring | 暖かくなるにしたがって | Seiring menjadi hangat |
| Mengikuti Aturan | 指示にしたがって | Mengikuti instruksi |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 60)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Nuansa Hasil Akhir dan Hubungan Waktu
Dalam bahasa Jepang, terdapat perbedaan nuansa penting untuk menyatakan hasil atau hubungan waktu: 1. 「末に」 menunjukkan hasil akhir setelah perjuangan atau waktu yang lama (misal: 悩んだ末に - setelah lama bimbang). 2. 「の上で」 menunjukkan persiapan wajib sebelum melangkah ke tahap berikutnya (melakukan tindakan A dahulu sebagai syarat dasar sebelum tindakan B). 3. 「とともに」 dan 「にしたがって」 menunjukkan perubahan seiring waktu. 「とともに」 menekankan keselarasan waktu (kejadian terjadi bersamaan), sedangkan 「にしたがって」 lebih menekankan hubungan sebab-akibat yang bertahap.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Suzuki: Hayashi-san, akhirnya kita sampai pada pelaksanaan pelatihan bersama ini. Setelah mendapatkan persetujuan dari manajemen atas, hari ini pelaksanaannya dapat terwujud. Hayashi: Ya. Seiring dengan perubahan zaman, cara pelatihan karyawan juga telah berubah. Persiapannya berjalan lancar, ya. Suzuki: Benar. Namun, tidak berarti semua orang bisa langsung mandiri setelah menerima pelatihan. Ini hanyalah langkah pertama untuk mulai bekerja di lapangan. Hayashi: Setuju. Setelah mengevaluasi hasil pelatihan ini, mari kita tentukan keputusan akhir untuk kebijakan pelatihan ke depannya. Suzuki: Ya. Mari kita mulai dari bimbingan praktis hari ini. Hayashi: Mari berjuang.