🌀
Menginisialisasi NihongoRoute
Pelajari cara menyatakan keadaan dan perkembangan situasi dalam bahasa Jepang N3 dengan mudah di bab ini. Kuasai ekspresi perubahan kondisi untuk percakapan sehari-hari yang lebih natural.
Setelah kemarin kamu sukses menguasai cara menyatakan waktu dan adegan di Bab 26, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh. Di Bab 27 ini, kamu akan belajar cara menggambarkan keadaan yang tidak berubah serta bagaimana suatu situasi berkembang seiring berjalannya waktu. Dengan menguasai materi ini, kemampuan bicaramu akan terasa jauh lebih mengalir dan alami!
• Kamu bisa menjelaskan keadaan yang dibiarkan begitu saja tanpa perubahan dalam percakapan sehari-hari.
• Kamu bisa menggambarkan arah perkembangan suatu situasi dari masa lalu ke masa kini, atau dari kini ke masa depan dengan tepat.
• Kamu bisa membandingkan tingkat atau derajat keadaan secara logis saat berdiskusi.
• Kamu bisa menyatakan transisi perubahan aksi yang terjadi secara bertahap dan alami.
Digunakan untuk menyatakan suatu keadaan yang dibiarkan tetap seperti semula tanpa mengalami perubahan. Menunjukkan tindakan/kondisi sebelumnya tetap bertahan saat tindakan berikutnya dilakukan.
Contoh Kalimat (Examples)
Shounen wa kutsu wo haita mama, furui shiro no naka ni haitte shimatta.
Anak laki-laki itu terlanjur masuk ke dalam kastil tua dengan tetap memakai sepatunya.
Botan ga toreta mama no fuku wo kite, shuushoku no mensetsu ni iku no wa yokunai.
Tidak baik pergi wawancara kerja dengan mengenakan pakaian yang kancingnya terlepas begitu saja.
Menunjukkan suatu proses perubahan atau gerakan yang terus berlangsung/berkembang menjauh dari masa sekarang menuju masa depan, atau menjauh dari sudut pandang pembicara.
Contoh Kalimat (Examples)
Korekara mo kagakugijutsu wa hattenshi, furui seido wa kawatte iku deshou.
Mulai sekarang pun teknologi sains akan terus berkembang, dan sistem yang lama akan terus berubah.
Watashitachi wa shizen wo mamori, tsugi no sedai he tsutaete ikanakereba naranai.
Kita harus melindungi alam dan terus meneruskannya kepada generasi berikutnya.
Bentuk penjelas informal yang digunakan untuk memberikan penekanan, penjelasan, atau pertanyaan retoris/akrab. 'Na' menggantikan 'da' sebelum partikel penjelas 'no'.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare ga kono purojekuto no riidaa ni erabareta no wa, seikaku ga totemo majime na shiraha no ya ga tatta kara na no da.
Terpilihnya dia sebagai pemimpin proyek ini adalah karena kepribadiannya yang sangat serius.
Shuushoku no oiwai na no ni, doushite sonna ni kanashisou na kao wo shite iru no?
Padahal ini perayaan dapat kerja, kenapa kamu menunjukkan wajah yang sedih begitu?
Dalam level N3, selain berarti 'sambil' melakukan dua kegiatan bersamaan, pola ini juga berarti 'meskipun/walaupun' (menyatakan kontradiksi antara dua keadaan).
Contoh Kalimat (Examples)
Kanojo wa shinjin no seinen de ari nagara, juudai na kettei wo kudasu tachiba ni tsuita.
Meskipun dia adalah seorang pemuda pendatang baru, dia telah menduduki posisi yang membuat keputusan penting.
Karada ni warui to shiri nagara, kare wa mainichi saitei na seikatsu shuukan wo tsudukete iru.
Meskipun tahu itu buruk bagi tubuh, dia terus melanjutkan kebiasaan hidup yang paling buruk setiap hari.
1. Menyatakan 'semakin... semakin...' atau tingkat perbandingan ekstrem. 2. Menyatakan perbandingan setara negatif: 'A tidak se- [kata sifat] B'.
Contoh Kalimat (Examples)
Kotoshi no juutai wa, kyonen watashitachi ga keiken shita juutai hodo hidoku wa nai.
Kemacetan tahun ini tidak separah kemacetan yang kita alami tahun lalu.
Kono fuku ni tsukawarete iru kiji wa, sawareba sawaruほど shitsu no yosa ga wakaru.
Bahan yang digunakan pada pakaian ini, semakin disentuh akan semakin dipahami kualitas bagusnya.
1. [Kata Benda + 次第]: Tergantung pada... 2. [Kata Kerja stem-Masu + 次第]: Segera setelah... langsung melakukan...
Contoh Kalimat (Examples)
Kannan na kadai wo kaiketsu dekiru ka dou ka wa, anata no doryoku shidai desu.
Bisa atau tidaknya menyelesaikan tugas yang sulit ini adalah tergantung pada usaha Anda.
Atarashii buhin ga todoki shidai, sugu ni kowareta kikai no shuuri wo hajimemasu.
Segera setelah komponen baru tiba, kami akan langsung memulai perbaikan mesin yang rusak.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Pentingnya Keberlanjutan dalam Budaya Kerja Jepang
Masyarakat Jepang sangat menghargai stabilitas jangka panjang yang diwakili oleh perkembangan bertahap (ていく). Baik dalam sistem karier (就職) maupun pelestarian tradisi, proses yang konsisten lebih diutamakan daripada perubahan instan yang drastis.
Paman Kerabat: Kudengar kamu sudah diterima kerja. Selamat ya. Pemuda: Terima kasih banyak. Tapi, memikirkan bahwa saya akan mulai melakukan pekerjaan yang sulit, saya merasa sedikit cemas. Paman Kerabat: Tidak apa-apa. Sembari bekerja, kamu bisa terus meningkatkan kemampuanmu. Semuanya tergantung pada usahamu. Pemuda: Baik, saya akan berusaha sekuat tenaga!