🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Belajar keputusan menggunakan ~ことにする, ~ことになる.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
決定
決まり
解決
決心
判断
横断
断る
不断
選手
選択
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
〜上は
Setelah (keputusan penting)
Contoh Kalimat (Examples)
Hikiuketa ue wa, saigo made sekinin o motte yarimasu.
Karena sudah menerima (tugas ini), saya akan melakukannya dengan penuh tanggung jawab sampai akhir.
Nihon ni kita ue wa, nihongo o joutatsu sasetai.
Karena sudah datang ke Jepang, saya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Jepang saya.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa "〜上は" digunakan untuk menyatakan bahwa karena suatu kondisi atau tindakan telah terjadi, maka suatu kewajiban, keputusan, atau tindakan lain harus atau sewajarnya dilakukan. Ini memiliki nuansa yang kuat tentang konsekuensi yang tak terhindarkan.
- Bagian sebelum "上は" menyatakan alasan atau kondisi yang sudah pasti.
- Bagian setelah "上は" menyatakan tindakan yang harus dilakukan, keputusan yang diambil, atau kewajiban yang muncul sebagai akibat dari kondisi tersebut.
- Sering diikuti oleh ekspresi yang menunjukkan keharusan (〜べきだ, 〜なければならない), keinginan kuat (〜たい), atau niat (〜つもりだ).
- Bentuk kata kerja yang mendahului bisa bentuk kamus atau bentuk た形.
〜ようになる
Menjadi (perubahan kemampuan)
Contoh Kalimat (Examples)
Mainichi renshuu shita node, kanji ga yomeru you ni narimashita.
Karena berlatih setiap hari, saya jadi bisa membaca kanji.
Nihon ni sunde kara, hayaku okiru you ni narimashita.
Sejak tinggal di Jepang, saya jadi terbiasa bangun pagi.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
〜ようになる menunjukkan perubahan dari keadaan sebelumnya menjadi keadaan baru. Sering dipakai untuk kemampuan yang muncul, kebiasaan baru, atau perubahan perilaku.
- Dipakai dengan kata kerja, terutama kata kerja potensial seperti 読める, 話せる, 使える.
- Makna utama: “menjadi bisa...”, “mulai...”, atau “jadi terbiasa...”.
- Jika memakai kata kerja bentuk kamus, artinya kebiasaan atau keadaan baru mulai terjadi.
- Jika memakai bentuk negatif 〜なくなる, artinya sesuatu yang dulu terjadi sekarang tidak terjadi lagi.
- Bisa dipakai dalam situasi formal maupun informal; bentuk sopannya adalah 〜ようになりました.
| Bentuk | Pola | Contoh | Makna |
|---|---|---|---|
| Kemampuan baru | KK potensial + ようになる | 日本語が話せるようになる | menjadi bisa berbicara bahasa Jepang |
| Kebiasaan baru | KK kamus + ようになる | 毎朝走るようになる | mulai biasa berlari setiap pagi |
| Perubahan negatif | KK nai + なくなる | 甘い物を食べなくなる | menjadi tidak makan makanan manis lagi |
| Lampau | 〜ようになった / なりました | 読めるようになりました | sudah menjadi bisa membaca |
〜ようにする
Berusaha untuk / memastikan
Contoh Kalimat (Examples)
Kenkou no tame ni, mainichi yasai o taberu you ni shite imasu.
Demi kesehatan, saya berusaha makan sayur setiap hari.
Daiji na kaigi ni okurenai you ni shite kudasai.
Tolong usahakan jangan terlambat ke rapat penting.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
〜ようにする dipakai saat pembicara berusaha membuat suatu tindakan menjadi kebiasaan atau memastikan sesuatu terjadi/tidak terjadi.
- Dipakai dengan kata kerja bentuk kamus untuk arti “berusaha melakukan”.
- Dipakai dengan kata kerja bentuk nai untuk arti “berusaha tidak melakukan” atau “mengusahakan agar tidak terjadi”.
- Bentuk 〜ようにしています sering menunjukkan kebiasaan yang dijaga terus-menerus.
- Bentuk 〜ようにしてください dipakai untuk meminta orang lain berusaha melakukan atau menghindari sesuatu.
- Nuansa lebih fokus pada usaha dan pengaturan diri, bukan keputusan sekali saja.
| Bentuk | Pola | Arti | Contoh Nuansa |
|---|---|---|---|
| Positif | KK Kamus + ようにする | berusaha untuk melakukan | 毎日歩くようにする |
| Negatif | KK Nai + ようにする | berusaha untuk tidak melakukan | 甘い物を食べないようにする |
| Kebiasaan | 〜ようにしている | biasa berusaha melakukan/tidak melakukan | 早く寝るようにしている |
| Permintaan | 〜ようにしてください | tolong usahakan agar | 忘れないようにしてください |
〜ことにする
Memutuskan untuk
Contoh Kalimat (Examples)
Rainen, Nihon e ryuugaku suru koto ni shimashita.
Saya sudah memutuskan untuk belajar ke Jepang tahun depan.
Kyou wa tsukareta node, soto de tabenai koto ni shimasu.
Karena hari ini lelah, saya memutuskan untuk tidak makan di luar.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
〜ことにする dipakai saat pembicara membuat keputusan sendiri tentang tindakan yang akan dilakukan atau tidak dilakukan.
- Subjek keputusan biasanya pembicara sendiri atau pihak yang dapat mengontrol keputusan itu.
- Dipakai dengan kata kerja bentuk kamus untuk “memutuskan melakukan”.
- Dipakai dengan kata kerja bentuk nai untuk “memutuskan tidak melakukan”.
- Bentuk lampau 〜ことにした/〜ことにしました sering dipakai saat keputusan sudah dibuat.
- Berbeda dari 〜ことになる, yang menekankan keputusan dari luar, aturan, atau hasil keadaan.
| Bentuk | Pola | Arti | Contoh Nuansa |
|---|---|---|---|
| Positif | KK Kamus + ことにする | memutuskan untuk melakukan | 引っ越すことにする |
| Negatif | KK Nai + ことにする | memutuskan untuk tidak melakukan | 買わないことにする |
| Lampau | 〜ことにした | sudah memutuskan | 会社を辞めることにした |
| Sopan | 〜ことにします/しました | memutuskan secara sopan | 会議で使いやすい |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 26)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Keputusan Kelompok di Sekolah Jepang
Dalam kegiatan sekolah Jepang, keputusan tugas sering dibuat oleh guru atau panitia, lalu siswa menjalankannya dengan tanggung jawab. Karena itu, 〜ことになる cocok untuk keputusan yang sudah ditetapkan bersama atau oleh pihak berwenang, sedangkan 〜ことにする cocok untuk keputusan pribadi.
Catatan Etika: Jangan Memutuskan Sendiri Saat Bertugas
Saat menjadi petugas resepsi atau pemandu, perubahan mendadak biasanya dilaporkan kepada penanggung jawab. Mengambil keputusan sendiri tanpa確認 dapat dianggap kurang sopan dan berisiko membuat informasi tidak konsisten.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Budi: Tentang latihan resepsi, kita akan memutuskannya hari ini. Sato: Baik. Karena tamu banyak, sudah diputuskan bahwa petugas pemandu menjadi dua orang. Lala: Kalau begitu, saya memutuskan untuk menyapa di pintu masuk. Dito: Aku memutuskan untuk mengantar sampai ruang acara. Budi: Pilihan yang baik. Karena sudah menerima tugas, tolong layani sampai akhir dengan sopan. Sato: Di resepsi pertandingan olahraga, atlet dan wasit juga akan datang. Tolong pastikan nama mereka. Lala: Baik. Agar tidak salah, saya akan membiasakan diri mengecek daftar nama dengan suara jelas. Dito: Saya juga akan berlatih sampai bisa mengucapkan arahan dengan natural. Budi: Jika ada perubahan mendadak, saya yang akan menilai. Jangan memutuskan sendiri. Sato: Ini bukan tempat seketat pengadilan, tetapi sikap adil itu penting. Lala: Mengerti. Saat kesulitan, saya memutuskan untuk berkonsultasi dengan guru. Dito: Saya juga memutuskan untuk tidak menilai sendiri.