๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Kuasai tata bahasa N2 untuk menyatakan kejadian simultan dan aksi segera secara natural. Tingkatkan pemahaman kosakata dan kanji menengah atas kamu di bab ini.
Setelah menguasai batasan dan konsekuensi logis di Bab 8, sekarang saatnya kamu naik kelas dengan mempelajari dinamika waktu. Bab 9 ini akan membimbing kamu mengekspresikan dua kejadian yang terjadi bersamaan serta tindakan cepat yang langsung menyusul peristiwa lain secara alami.
โข Kamu dapat mengungkapkan tindakan yang terjadi seketika setelah kejadian lain dengan tata bahasa N2.
โข Kamu mampu menyatakan hasil akhir setelah melewati proses atau perjuangan yang panjang.
โข Kamu dapat mengekspresikan ketidakmampuan melakukan sesuatu karena keterbatasan psikologis atau kondisi tertentu.
โข Kamu mampu menguasai kanji dan kosakata N2 baru yang berhubungan dengan waktu dan aksi spontan.
Setelah melakukan proses panjang yang melelahkan atau membingungkan, pada akhirnya membuahkan hasil tertentu (umumnya hasil buruk/negatif).
Contoh Kalimat (Examples)
Hageshi i arasoi no ageku, hikiwake ni natta.
Setelah persaingan sengit, akhirnya berakhir seri.
Sanzan mayotta ageku, nani mo shinai koto ni shita.
Setelah lama bingung, akhirnya memutuskan tidak melakukan apa pun.
Baru saja tindakan pertama selesai atau bahkan belum sempat selesai sepenuhnya, tindakan kedua langsung terjadi. Menekankan ketepatan waktu yang berhimpitan.
Contoh Kalimat (Examples)
Pisutoru ga naru ka naranai ka no uchi ni, senshutachi wa sutฤto shita.
Begitu bunyi pistol terdengar, para atlet langsung lari.
Jugyล ga owaru ka owaranai ka no uchi ni, kyลshitsu o deta.
Baru saja kelas selesai, dia langsung keluar dari kelas.
Secara psikologis, moral, atau situasi sulit untuk melakukan sesuatu. Digunakan sebagai penolakan halus dalam situasi formal.
Contoh Kalimat (Examples)
Sono kettei ni tsuite wa, sansei shikanemasu.
Mengenai keputusan itu, saya sulit untuk menyetujuinya.
Kojin jลhล na node, okotae shikanemasu.
Karena ini informasi pribadi, kami tidak bisa menjawabnya.
Menunjukkan rentang waktu atau tempat dari titik awal hingga akhir secara kasar/tidak kaku.
Contoh Kalimat (Examples)
Kinล kara kyล ni kakete, bลdai na dฤta o toriireta.
Dari kemarin hingga hari ini, kami telah mengadopsi data yang sangat besar.
Shitamachi kara shลซten ni kakete, senrozoi ni ki ga ue rarete iru.
Dari pusat kota lama hingga pemberhentian terakhir, pepohonan ditanam di sepanjang jalur kereta.
Dilihat dari sudut pandang tertentu atau dinilai dari bukti/sumber informasi tertentu.
Contoh Kalimat (Examples)
Shokyลซ no gakushลซsha kara miru to, okurigana wa muzukashii.
Dilihat dari sudut pandang pembelajar dasar, kana pengiring kanji itu sulit.
Kare no iikata kara mite, kanari okotte iru yล da.
Dilihat dari cara bicaranya, dia tampak sangat marah.
Sesaat setelah tindakan pertama terjadi, langsung diikuti tindakan kedua yang spontan/disengaja.
Contoh Kalimat (Examples)
Chaimu ga naru ga hayai ka, seitotachi wa hitoyasumi suru tame ni soto e deta.
Begitu bel berbunyi, murid-murid langsung keluar untuk istirahat sejenak.
Kare wa kaban o oku ga hayai ka, shikyลซ no yลji de dete itta.
Begitu menaruh tas, dia langsung pergi karena urusan mendesak.
Bentuk percakapan informal dari 'ใฆใ' (biarpun/walaupun). Berfungsi menegaskan kesia-siaan.
Contoh Kalimat (Examples)
Ima kara isoidatte, shลซten ni wa maniawanai yo.
Biarpun tergesa-gesa dari sekarang, tidak akan keburu sampai ke stasiun pemberhentian terakhir.
Donna ni sosokkashikutatte, kono misu wa shinai hazu da.
Biarpun sangat ceroboh, harusnya tidak melakukan kesalahan ceroboh ini.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Nuansa Penolakan Halus Jepang (ใใญใพใ)
Orang Jepang menghindari kata penolakan langsung seperti 'ใงใใพใใ' (tidak bisa) dalam bisnis. Memakai 'ใใญใพใ' (sulit bagi kami) memberi kesan bahwa pembicara sebenarnya ingin membantu namun terhambat kondisi objektif.
Ken: Untuk pergi ke museum sejarah area kota lama, apakah jalan ini benar? Sakura: Dilihat dari peta, sepertinya lebih baik memutar. Ah, baterai ponselku habis! Ken: Hah? Belum sempat mati sepenuhnya, kamu harus segera mencolokkan pengisi daya. Sakura: Begitu aku merakit baterai cadangan, layarnya langsung mati. Ken: Kalau begini, kita sulit mengonfirmasi lokasinya. Agak repot ya.