🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menilai kewajaran sikap berdasar nilai moral aturan umum masyarakat.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
エチケット
判事
公衆
チップ
卑怯
妥当
児童
孝行
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~までもない
Tidak perlu sampai...
Contoh Kalimat (Examples)
Iu made mo nai koto da ga, kenkou ga ichiban taisetsu da.
Sudah tidak perlu dikatakan lagi, kesehatan adalah yang paling penting.
Sonna kantan na keisan wa, dentaku o tsukau made mo nai.
Perhitungan semudah itu tidak perlu sampai menggunakan kalkulator.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan tidak perlu dilakukan karena hal tersebut sudah sangat jelas atau mudah.
- Digunakan bersama kata kerja bentuk kamus (jishokei).
- Mengandung nuansa tidak perlu repot-repot melakukan sesuatu karena hasilnya sudah pasti.
- Sering digunakan dalam frasa set seperti 「言うまでもない」 (tidak perlu dikatakan lagi).
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| ~までもない | 言うまでもない | Tidak perlu sampai dikatakan |
| ~までもなく | 言うまでもなく | Tanpa perlu dikatakan lagi |
だけましだ
Masih mending...
Contoh Kalimat (Examples)
Kyuuryou ga hetta keredo, kubi ni naranai dake mashi da.
Meskipun gaji berkurang, masih mending tidak dipecat.
Kaze o hiita ga, ryokou no mae de nakatta dake mashi da.
Saya kena flu, tapi masih mending bukan sebelum perjalanan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan rasa syukur atas suatu keadaan yang kurang baik, karena keadaan tersebut masih jauh lebih baik daripada kemungkinan terburuk lainnya.
- Menyatakan perasaan lega atau kompromi terhadap situasi negatif.
- Sering diikuti oleh partikel "だ" atau "です" di akhir kalimat.
- Bentuk lampau dari "まし" adalah "ましだった".
| Bentuk | Contoh Gabungan | Arti |
|---|---|---|
| Kata Kerja | 動詞 (辞書形) + だけましだ | Masih mending (melakukan) |
| Kata Sifat-i | い形容詞 + だけましだ | Masih mending (sifat) |
| Kata Sifat-na | な形容詞 + なだけましだ | Masih mending (sifat) |
というものだ
Itulah yang dinamakan..., Benar-benar..., Sudah sewajarnya...
Contoh Kalimat (Examples)
Komatta toki ni tasukeau no ga, hontou no tomodachi to iu mono da.
Saling membantu di saat kesulitan, itulah yang dinamakan teman sejati.
Shoshinsha ga hitori de fuyu no yama ni noboru no wa, mubou to iu mono da.
Pemula mendaki gunung musim dingin sendirian, itu benar-benar tindakan yang nekat.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan penilaian, pendapat, atau kesimpulan umum yang dianggap wajar dan berlaku secara umum dalam masyarakat.
- Berfungsi menegaskan kebenaran umum atau pandangan moral pembicara terhadap suatu situasi.
- Terjemahan umum adalah "itulah yang disebut..." atau "sudah sewajarnya...".
- Bentuk negatifnya adalah "というものではない" (bukan berarti...).
| Kelas Kata | Bentuk Sambung | Contoh |
|---|---|---|
| Kata Kerja | Bentuk Biasa + というものだ | 助け合う + というものだ |
| Kata Sifat-i | Bentuk Biasa + というものだ | 難しい + というものだ |
| Kata Sifat-na | Batang Kata Sifat-na + というものだ | 無理 + というものだ |
| Kata Benda | Kata Benda + というものだ | 友達 + というものだ |
でしかない
Tidak lain hanyalah / Cuma / Hanya
Contoh Kalimat (Examples)
Kore wa tada no uwasa de shikanai.
Ini tidak lain hanyalah rumor belaka.
Kare wa hitori no shain de shikanaku, ketteiken wa nai.
Dia hanyalah seorang karyawan biasa dan tidak memiliki wewenang untuk memutuskan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menegaskan bahwa sesuatu hal tidak lebih dari apa yang disebutkan (hanya/cuma).
- Memiliki nuansa meremehkan atau mengecilkan nilai sesuatu.
- Sering diikuti kata "ただの" (tada no) atau "単に" (tanni) untuk memperkuat arti "hanya".
- Bentuk formalnya adalah "でしかありません" (de shika arimasen).
| Bentuk | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| Biasa | でしかない (de shikanai) |
| Formal | でしかありません (de shika arimasen) |
| Penghubung | でしかなく (de shikanaku) |
ほうがましだ
Lebih baik... (daripada pilihan buruk lainnya)
Contoh Kalimat (Examples)
Anna yatsu ni ayamaru kurai nara, kaisha o yameru hou ga mashi da.
Daripada meminta maaf kepada orang seperti dia, lebih baik saya keluar dari perusahaan.
Man'in densha ni noru kurai nara, ichijikan aruku hou ga mashi da.
Daripada naik kereta yang penuh sesak, lebih baik saya berjalan kaki selama satu jam.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu pilihan buruk, tetapi masih lebih baik daripada pilihan lain yang jauh lebih buruk.
- Menyatakan ketidakpuasan terhadap kedua pilihan, tetapi memilih yang mendingan.
- Sering berpasangan dengan pola 「~くらいなら」 (daripada harus...).
- Bersifat informal. Gunakan 「ほうがましです」 untuk bentuk sopan.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK Kamus + ほうがましだ | 辞めるほうがましだ | Lebih baik resign |
| KK Lampau + ほうがましだ | 死んだほうがましだ | Lebih baik mati |
~ものだ / ものではない
Seharusnya, sewajarnya (menyatakan kebenaran umum/moral) atau sering kali (mengenang masa lalu)
Contoh Kalimat (Examples)
Hito no waruguchi wa iu mono de wa nai.
Tidak baik membicarakan keburukan orang lain.
Kodomo no koro, yoku kono kawa de oyoida mono da.
Waktu kecil, saya sering berenang di sungai ini.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan kebenaran umum, nasihat moral, atau mengekspresikan kenangan masa lalu yang mendalam.
- Menyatakan norma sosial atau hal yang dianggap wajar secara umum oleh masyarakat.
- Bentuk negatif
~ものではないdigunakan untuk memberi nasihat atau larangan moral yang kuat. - Bentuk lampau
~たものだdigunakan khusus untuk mengenang kebiasaan masa lalu yang sering dilakukan.
| Fungsi | Pola Kalimat | Contoh Arti |
|---|---|---|
| Kebenaran Umum | 辞書形 + ものだ | Memang seharusnya... |
| Larangan Moral | ない形 + ものではない | Tidak boleh... |
| Nostalgia | た形 + ものだ | Dulu sering... |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 9)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Nuansa Penilaian Moral
Penggunaan tata bahasa N2 untuk penilaian sikap: 1. 「~ものだ」 merujuk pada moral sosial atau aturan umum yang disepakati masyarakat. 2. 「~というものだ」 menyatakan penilaian atau klaim tegas secara pribadi atas suatu fakta yang nyata. 3. 「~だけましだ」 digunakan untuk mengekspresikan rasa syukur atas kondisi yang minimal meskipun situasinya buruk. 4. 「ほうがましだ」 digunakan ketika memilih opsi yang buruk karena opsi lainnya dinilai jauh lebih buruk.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Suzuki: Sikap dewan direksi itu seperti mempermalukan diri di depan umum. Kobayashi: Keputusan mereka sangat pengecut. Mereka bahkan tidak membaca proposal kita dengan benar. Hayashi: Wajar jika kamu marah. Tapi, mengkritik secara membabi buta juga melanggar etiket bisnis. Suzuki: Tapi, apakah kita perlu menaruh rasa hormat pada pihak yang tidak mematuhi aturan secara umum? Hayashi: Menjadi emosional itu hanya membuang-buang waktu saja. Meskipun ditolak, kita harus berpikir masih mending diberi kesempatan untuk merevisi. Kobayashi: Daripada menerima rencana kompromi seperti itu, lebih baik saya mundur dari proyek ini. Hayashi: Itu terlalu ekstrem. Kita harus mengevaluasi dengan tenang layaknya hakim yang objektif. Tidak perlu dikatakan lagi apakah ada kelalaian dalam proposal kali ini, kita perlu memastikannya kembali. Itulah yang disebut sikap yang wajar sebagai profesional.