🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat sisip info tambahan runtut atau gunakan perumpamaan saat diskusi.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
ゼミ
ポスター
平仮名
記号
図形
楕円
長方形
複数
文芸
短編
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~もさることながら
...juga demikian, tetapi terlebih lagi...
Contoh Kalimat (Examples)
Kono ryouri wa aji mo sarukotonagara, mitame mo utsukushii.
Masakan ini rasanya sudah pasti enak, tetapi penampilannya juga indah.
Kare wa gakureki mo sarukotonagara, hitogara ga subarashii.
Dia latar belakang akademisnya tentu saja bagus, tetapi kepribadiannya juga luar biasa.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menekankan bahwa hal kedua lebih menonjol atau lebih penting daripada hal pertama, meskipun hal pertama juga diakui kebenarannya.
- Menghubungkan dua kata benda (KB1 もさることながら KB2).
- KB1 adalah hal yang sudah sewajarnya atau sudah diketahui umum, sedangkan KB2 adalah hal yang ingin lebih ditekankan oleh pembicara.
- Bernuansa formal dan sering digunakan dalam evaluasi atau pujian tertulis.
| Pola | Contoh | Penekanan |
|---|---|---|
| A もさることながら B | 味もさることながら見た目 | Lebih menekankan keindahan penampilan (B) |
いわば
Bisa dibilang, ibaratnya, boleh dikatakan
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa watashi no iwaba onjin da.
Dia, bisa dibilang, adalah penolongku.
Dokusho wa iwaba kokoro no eiyou da.
Membaca buku itu ibaratnya adalah nutrisi bagi jiwa.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk membuat perumpamaan atau metafora, menyamakan suatu hal dengan hal lain agar lebih mudah dipahami.
- Sering digunakan bersama dengan ekspresi perumpamaan seperti 「~のようなものだ」 atau 「~だ」.
- Berfungsi untuk memperjelas penjelasan dengan memberikan analogi.
- Bersifat sedikit formal dan sering digunakan dalam tulisan atau pidato.
| Bentuk | Contoh Penggunaan | Arti |
|---|---|---|
| いわば + Kata Benda | いわば親子の関係 | Ibarat hubungan orang tua dan anak |
| いわば + Kalimat | いわば人生は旅のようなものだ | Ibaratnya hidup itu seperti perjalanan |
~及び
Dan / serta
Contoh Kalimat (Examples)
Juusho oyobi shimei o kinyuu shite kudasai.
Silakan tulis alamat serta nama lengkap Anda.
Nihon kokunai oyobi kaigai de no hanbai o kaishi suru.
Memulai penjualan di dalam negeri Jepang dan di luar negeri.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menghubungkan dua kata benda atau lebih yang setara dalam situasi resmi.
- Sangat formal, sering dipakai dalam dokumen hukum, bisnis, atau pengumuman tertulis.
- Memiliki arti yang sama dengan "to" atau "soshite", tetapi tingkat kesopanannya jauh lebih tinggi.
- Jika menghubungkan lebih dari dua unsur, gunakan tanda koma: "A, B, dan C" menjadi "A, B, oyobi C".
| Pola | Penggunaan | Tingkat Keformalan |
|---|---|---|
| 及び (oyobi) | Dokumen resmi / Hukum | Sangat Tinggi |
| と (to) | Percakapan sehari-hari | Netral / Umum |
そう言えば
Omong-omong / kalau dipikir-pikir
Contoh Kalimat (Examples)
Sou ieba, kinou Tanaka-san ni aimashita yo.
Omong-omong, kemarin saya bertemu dengan Pak Tanaka lho.
Sou ieba, raishuu no kaigi no shiryou wa mou dekimashita ka.
Omong-omong, apakah dokumen untuk rapat minggu depan sudah selesai?
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan ketika pembicara teringat sesuatu yang berkaitan dengan topik yang sedang dibicarakan sebelumnya.
- Berfungsi sebagai jembatan untuk mengalihkan pembicaraan ke informasi baru yang baru saja diingat.
- Sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.
- Berasal dari penggabungan kata penunjuk "sou" (begitu) dan kata kerja "iu" (berkata) dalam bentuk pengandaian "eba".
| Bentuk | Tingkat Kesopanan | Contoh |
|---|---|---|
| そう言えば | Standar / Sopan | そう言えば、~ |
| そういや | Kasual / Informal | そういや、~ |
~おまけに
Terlebih lagi, ditambah lagi, sudah begitu... pula
Contoh Kalimat (Examples)
Kono mise no ryouri wa takai shi, omake ni aji mo yokunai.
Makanan di toko ini mahal, ditambah lagi rasanya juga tidak enak.
Kyou wa ame ga futte iru shi, omake ni kaze mo tsuyoi.
Hari ini hujan turun, terlebih lagi anginnya juga kencang.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk menambahkan informasi lain yang sejenis (baik dengan baik, buruk dengan buruk) guna memperkuat kesan atau alasan.
- Sering digunakan dalam percakapan sehari-hari (informal/semi-formal).
- Lebih sering digunakan untuk mengeluhkan hal negatif, meskipun bisa juga untuk hal positif.
- Kalimat setelah "omake ni" sering kali menggunakan partikel "mo" (juga).
| Nuansa | Contoh |
|---|---|
| Negatif + Negatif | 高いし、おまけにまずい |
| Positif + Positif | 美人だし、おまけに頭もいい |
~ちなみに
Omong-omong... / Sebagai informasi tambahan...
Contoh Kalimat (Examples)
Raishuu, ryokou ni ikimasu. Chinamini, basho wa kyouto desu.
Minggu depan saya akan pergi berlibur. Omong-omong, tempatnya adalah Kyoto.
Kono shouhin wa daininki desu. Chinamini, watashi mo aiyou shiteimasu.
Produk ini sangat populer. Sebagai informasi tambahan, saya juga sering menggunakannya.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Kata hubung ini digunakan untuk menambahkan informasi tambahan yang relevan dengan topik yang sedang dibahas sebelumnya.
- Digunakan di awal kalimat kedua untuk menyambung informasi dari kalimat pertama.
- Informasi yang ditambahkan bersifat opsional atau sekadar referensi tambahan.
- Bersifat formal hingga semi-formal, sering digunakan dalam presentasi atau tulisan penjelasan.
| Posisi | Contoh Penggunaan | Fungsi |
|---|---|---|
| Awal Kalimat | ちなみに、~ | Menambahkan informasi terkait kalimat sebelumnya |
~もっとも
Namun, meskipun demikian (digunakan untuk menambahkan pengecualian, penjelasan tambahan, atau koreksi pada kalimat sebelumnya).
Contoh Kalimat (Examples)
Zeniin ga goukaku shimashita. Mottomo, shiken wa totemo kantan deshita ga.
Semua orang lulus. Namun, itu karena ujiannya sangat mudah sih.
Ashita no ryokou wa sanka shimasu. Mottomo, ame nara ikimasen ga.
Saya akan ikut perjalanan besok. Namun, kalau hujan saya tidak pergi.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Konjungsi untuk membatasi atau menambahkan syarat/pengecualian pada pernyataan sebelumnya.
- Digunakan di awal kalimat kedua untuk mengoreksi atau membatasi kalimat pertama.
- Sering diakhiri dengan partikel "ga" (が) atau "kedo" (けど) di akhir kalimat kedua.
- Bersifat agak formal dan sering digunakan dalam penjelasan tertulis atau presentasi.
| Konjungsi | Fungsi | Nuansa |
|---|---|---|
| もっとも (mottomo) | Menambahkan pengecualian/syarat | Mengoreksi sebagian pernyataan sebelumnya |
| ただし (tadashi) | Menambahkan syarat mutlak | Bersifat formal, instruksi resmi |
~に加えて
Selain..., / Di samping... (menambahkan informasi lain yang sejenis)
Contoh Kalimat (Examples)
Eigo ni kuwaete, kare wa chuugokugo mo hanasu koto ga dekimasu.
Selain bahasa Inggris, dia juga bisa berbicara bahasa Mandarin.
Ooame ni kuwaete kaze mo tsuyokunari, gaishutsu ga muzukashiku natta.
Di samping hujan lebat, angin juga menjadi kuat, membuat pergi ke luar rumah menjadi sulit.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa selain hal yang disebutkan sebelumnya, ada hal lain yang ditambahkan sebagai pelengkap.
- Sering digunakan dalam situasi formal, baik lisan maupun tulisan.
- Kata benda yang diletakkan sebelum に加えて biasanya memiliki sifat atau kategori yang sejenis dengan hal yang ditambahkan.
- Bentuk ini dapat dipersingkat menjadi に加え dalam penulisan yang lebih formal.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KB + に加えて | 英語に加えて | Selain bahasa Inggris |
| KB + に加え | 英語に加え | Selain bahasa Inggris (lebih formal) |
~というか
Bisa dibilang... atau lebih tepatnya...
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa shinsetsu to iu ka, osekkai to iu ka, tonikaku yoku tetsudatte kuremasu.
Dia itu bisa dibilang baik, atau lebih tepatnya ikut campur, pokoknya dia sering membantu.
Ureshii to iu ka, hazukashii to iu ka, fukuzatsu na kimochi desu.
Bisa dibilang senang, atau lebih tepatnya malu, rasanya campur aduk.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini digunakan untuk memberikan alternatif sebutan atau penilaian yang dirasa lebih tepat terhadap suatu keadaan.
- Sering diulang dua kali (AというかBというか) untuk menunjukkan keraguan dalam memilih kata.
- Umum digunakan dalam percakapan kasual sehari-hari.
- Menunjukkan perasaan ragu atau ketidakpastian pembicara terhadap istilah yang paling pas.
| Jenis Kata | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Kata Sifat-i | うれしいというか | Bisa dibilang senang |
| Kata Benda / Sifat-na | 親切というか | Bisa dibilang baik |
~いわゆる
Yang biasa disebut, apa yang dinamakan, lazimnya
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa, iwayuru "tensai" to yobareru ni fusawashii jinbutsu da.
Dia adalah sosok yang layak disebut sebagai apa yang dinamakan "genius".
Saikin no wakamono wa, iwayuru "otaku bunka" ni tsuyoi kanshin o motte iru.
Pemuda zaman sekarang memiliki minat yang kuat terhadap apa yang biasa disebut "budaya otaku".
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk merujuk pada istilah atau sebutan yang sudah umum dikenal masyarakat.
- Berfungsi sebagai kata keterangan penjelas sebelum kata benda.
- Sering digunakan untuk memperkenalkan istilah populer, julukan, atau jargon sosial.
- Terdengar objektif dan sering dipakai dalam tulisan atau presentasi.
| Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| いわゆる + KB | いわゆるエリート | Yang biasa disebut elit |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 10)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya & Nuansa Bahasa: Penjelasan Tambahan
Dalam bahasa Jepang tingkat N2, terdapat beberapa cara untuk menambahkan informasi atau perumpamaan: 1. 「ちなみに」 digunakan untuk menambahkan informasi pelengkap yang bersifat formal dan objektif. 2. 「おまけに」 digunakan untuk menambahkan informasi secara beruntun dengan nada yang lebih subjektif (sering kali berarti 'ditambah lagi' atau 'konyolnya/untungnya'). 3. 「いわば」 digunakan saat pembicara membuat perumpamaan kreatif sendiri ('bisa dibilang', 'ibaratnya'). 4. 「いわゆる」 digunakan untuk merujuk pada istilah yang sudah umum populer di masyarakat ('yang biasa disebut').
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Hayashi: Kobayashi-san, Suzuki-san, mengenai draf poster seminar sastra, bagaimana dengan bentuk ini? Kobayashi: Benar juga. Desain persegi panjang ini memang bagus, tetapi keseimbangannya dengan simbol lingkaran juga baik. Suzuki: Omong-omong, kali ini kita berencana memperkenalkan beberapa karya cerita pendek, bukan? Hayashi: Ya. Kami akan memajang sepuluh buku novel pendek dan juga materi referensi. Ini bisa dibilang seperti museum mini sastra. Kobayashi: Itu terlihat bagus. Ditambah lagi, jika kita menyertakan penjelasan dalam Hiragana, pemula pun akan mudah memahaminya. Suzuki: Setuju. Mari segera lakukan perbaikan dengan arah ini.