๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Pelajari cara mengungkapkan perubahan parsial dan kesulitan psikologis dalam bahasa Jepang N2. Tingkatkan kosakata industri dan kanji N2 kamu untuk komunikasi lebih profesional.
Setelah belajar menghadapi situasi serius dan kewajiban di Bab 21, sekarang saatnya melangkah lebih jauh. Di Bab 22 ini, kamu akan mempelajari cara mengungkapkan perubahan kecil di sekitar serta menyatakan kesulitan dengan tata bahasa N2 yang lebih alami. Yuk, jaga semangatmu untuk terus berkembang!
โข Menyatakan perubahan situasi yang cepat dan kontras kondisi menggunakan pola kalimat N2.
โข Menjelaskan kesulitan secara psikologis saat menghadapi kondisi tertentu secara tepat.
โข Menggunakan ekspresi ketergantungan keputusan untuk menyatakan syarat suatu tindakan.
โข Menguasai kosakata kehidupan sehari-hari, industri, dan kanji N2 untuk tingkatkan pemahaman bacaan.
Menunjukkan bahwa aksi kedua terjadi hampir seketika setelah aksi pertama dimulai atau diselesaikan, seolah tidak ada jeda waktu.
Contoh Kalimat (Examples)
Hi ga sizumu ka sizumanai ka no uchi ni, gaitou ga tsuita.
Begitu matahari terbenam atau belum terbenam, lampu jalan langsung menyala.
Watashi no hanashi ga owaru ka owaranai ka no uchi ni, kare wa iken o tsukkonde kita.
Begitu cerita saya selesai atau belum selesai, dia langsung menyela menyodokkan pendapatnya.
Menyatakan kesulitan untuk melakukan sesuatu secara psikologis, moral, atau emosional (bukan karena ketidakmampuan fisik). Umumnya digunakan bersama kata kerja mental seperti percaya, maafkan, atau terima.
Contoh Kalimat (Examples)
Genni okita sono misu wa, shinjigatai jitai da.
Kesalahan yang kenyataannya terjadi itu merupakan situasi yang sulit dipercayai.
Tsumi no nai hitobito o kurushimeru koui wa, hontou ni yurushigatai.
Tindakan menyengsarakan orang tak bersalah sangat sulit dimaafkan.
Digunakan untuk perubahan mendadak atau peristiwa tak terduga yang langsung menyusul kejadian pertama. Pembicara merasa terkejut dengan perubahan kilat tersebut.
Contoh Kalimat (Examples)
Ame ga yanda ka to omottara, mata hageshiku haneru you ni furidashita.
Baru saja kukira hujan reda, ternyata turun lagi dengan lebat sampai memercik.
Ononono ga harikitte atsumatta ka to omou to, sugu ni kaisan shite shimatta.
Baru saja masing-masing berkumpul dengan sangat antusias, tiba-tiba langsung bubar begitu saja.
Menilai dari satu contoh mendasar atau ekstrem saja sudah begitu, apalagi hal yang lainnya. Menunjukkan penilaian negatif atau kesimpulan menyeluruh berdasarkan satu aspek.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare no fudan no taido kara shite, shinken ni keiko o shite iru to wa omoenai.
Menilai dari sikapnya sehari-hari saja, saya tidak yakin dia berlatih dengan serius.
Sono shoseki wa, taitoru kara shite jimi na naiyou da to yosou dekiru.
Buku itu, menilai dari judulnya saja sudah bisa ditebak isinya membosankan.
Di satu sisi menunjukkan suatu kondisi, namun di sisi lain menunjukkan kondisi yang bertolak belakang atau seimbang.
Contoh Kalimat (Examples)
Gyogyou o kyouka suru ippou de, umi no kankyou mo mamorana kereba naranai.
Di satu sisi kita memperkuat industri perikanan, namun di sisi lain kita juga harus melindungi lingkungan laut.
Tanin no misu o nikumu ippou de, jibun mo yoku kanchigai o suru.
Di satu sisi dia membenci kesalahan orang lain, namun di sisi lain dia sendiri sering salah paham.
Menunjukkan bahwa suatu hasil akhir sepenuhnya bergantung pada keadaan, keputusan, atau tindakan tertentu.
Contoh Kalimat (Examples)
Kiso o dou matomeru ka shidai de, shiken no kekka ga kimaru.
Hasil ujian ditentukan tergantung bagaimana kamu menyusun dasar-dasarnya.
Kansetsuteki na koushou shidai de, kono mondai wa kaiketsu dekiru.
Tergantung negosiasi tidak langsung, masalah ini bisa diselesaikan.
Menunjukkan kecenderungan atau perasaan agak/sedikit mengalami kondisi tertentu yang biasanya mengarah ke hal negatif.
Contoh Kalimat (Examples)
Isogashii tsukihi ga tsuduki, saikin wa tsukaregimi da.
Hari-hari sibuk terus berlanjut, belakangan ini terasa agak lelah.
Kouin wa genba no sawagashii oto no sei ka, zutsuugimi da to itta.
Pekerja pabrik berkata kepalanya agak pusing, mungkin karena suara bising di tempat kerja.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Budaya Keigo dan Relasi Bisnis Jepang
Dalam dunia kerja Jepang, penyampaian pendapat secara tidak langsung (้ๆฅ็) sangat dihargai untuk menjaga harmoni kerja. Penggunaan ekspresi seperti 'ใใใ' dan 'ๆฐๅณ' membantu memperlunak penolakan atau keluhan fisik tanpa terkesan menuntut.
Ken: Di dekat barisan pohon ini ada kedai, mari bersulang merayakan sukses proyek! Maya: Bagus. Sampai melihat produk aslinya aku cemas, tapi ada gunanya kita memperkuat dasarnya. Ken: Benar sekali. Itu berkat masing-masing orang bersemangat menyatukan persiapan.