๐
Menginisialisasi NihongoRoute
Setelah menguasai cara menentukan kriteria dan kondisi prasyarat di Bab 12, kini saatnya kamu melangkah lebih jauh. Di Bab 13 ini, kamu akan mempelajari cara menyatakan pengecualian dan mengungkapkan hasil akhir dari suatu proses panjang dengan tata bahasa N2.
โข Kamu mampu menggunakan pola kalimat N2 untuk menyatakan pengecualian dalam situasi formal.
โข Kamu dapat mengekspresikan keputusan atau hasil akhir dari suatu proses yang rumit secara tepat.
โข Kamu mampu mengidentifikasi dan menggunakan 11 kanji baru serta kosakata tematik terkait bab ini.
โข Kamu dapat menyelesaikan soal latihan JLPT N2 tentang pengecualian dan hasil akhir dengan akurat.
Digunakan untuk membuat perkiraan atau keputusan berdasarkan sifat, watak, atau kebiasaan seseorang yang sudah sangat dikenal. Biasanya diikuti oleh dugaan atau keyakinan pembicara.
Contoh Kalimat (Examples)
Hayakuchi no Tanaka-san no koto dakara, setsumei mo isoide owaraseru darou.
Karena pak Tanaka yang bicaranya cepat, penjelasannya pun pasti akan dia selesaikan dengan terburu-buru.
Kare no koto dakara, sarariiman o yamete mo seikou suru hazu da.
Mengingat sifat dia (yang gigih), bahkan jika dia berhenti menjadi pekerja kantoran pun dia pasti akan sukses.
Digunakan untuk menyatakan asumsi atau anggapan terhadap suatu kondisi, meskipun kenyataannya mungkin belum pasti. Berarti 'diasumsikan sebagai' atau 'dianggap sebagai'.
Contoh Kalimat (Examples)
Kyou no kaigi wa shuuryou shita mono to shite, tsugi no suteppu e susumimasu.
Mengasumsikan rapat hari ini telah selesai, mari kita lanjut ke langkah berikutnya.
Sarariiman no kyuuyo wa ittei de aru mono to shite keisan suru.
Dihitung dengan mengasumsikan bahwa gaji pekerja kantoran adalah tetap.
Menyatakan kondisi di mana sesuatu yang biasanya ada atau seharusnya dilibatkan, kali ini ditiadakan atau dilewati. Berarti 'tanpa...' atau 'tanpa melibatkan...'.
Contoh Kalimat (Examples)
Shikaisha nuki de, jibuntachi de hanashiai o susumeta.
Tanpa pembawa acara, kami melanjutkan diskusi sendiri.
Joudan nuki ni shite, majime ni shourai no koto o kangaeyou.
Tanpa bercanda, mari serius memikirkan masa depan.
Menunjukkan tindakan yang dilakukan sampai akhir dengan penuh perjuangan, usaha keras, atau penderitaan. Mengandung arti 'melakukan sampai tuntas'.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa saigo made jitsuryoku o shinjite, hashirinuyita.
Dia memercayai kemampuan nyatanya sampai akhir dan berlari hingga garis finis.
Kono shousetsu wa, hanninkan kakete kakinuita.
Novel ini telah saya tulis sampai tuntas selama setengah tahun.
Menyatakan keputusan atau hasil akhir setelah melalui proses berpikir, berdiskusi, atau berjuang yang sangat panjang dan melelahkan.
Contoh Kalimat (Examples)
Nayanda sue ni, sarainen ni juken suru koto o kimeta.
Setelah lama bimbang, akhirnya saya memutuskan untuk ikut ujian dua tahun lagi.
Hageshii giron no sue ni, keikaku no shukushou ga kimatta.
Setelah perdebatan sengit, akhirnya diputuskan penyusutan skala rencana.
Menyatakan bahwa suatu keadaan atau tindakan terjadi tepat seperti apa yang diisyaratkan oleh kata benda atau kata kerja sebelumnya. Berarti 'sesuai dengan'.
Contoh Kalimat (Examples)
Yosou doori no kekka ni natte manzoku da.
Saya puas karena hasilnya sesuai dengan perkiraan.
Shiji sareta toori ni, shorui o sakusei shite kudasai.
Tolong buat dokumennya sesuai dengan yang diinstruksikan.
Digunakan untuk menekankan emosi subjektif pembicara yang sangat ekstrem atau mencapai batas maksimal. Berarti 'sangat...' atau 'amat...'.
Contoh Kalimat (Examples)
Sonkei suru senpai ga juuyaku ni naru to kiite, ureshii kagiri da.
Sangat senang mendengar senior yang saya hormati diangkat menjadi direktur.
Taisetsu na shiitsu o yogosarete, haradatashii kagiri da.
Sangat menyebalkan sprei berharga saya dikotori.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Hierarki Perusahaan Jepang (้ๅฝน dan ใตใฉใชใผใใณ)
Di Jepang, struktur korporat sangat hierarkis. Posisi '้ๅฝน' (juuyaku) memegang kekuasaan tinggi, sering kali mengawasi proyek berskala nasional. Istilah 'ใตใฉใชใผใใณ' (sarariiman) tidak hanya berarti pekerja kantoran biasa, tetapi merepresentasikan stabilitas finansial dan pengabdian penuh terhadap perusahaan, suatu budaya kerja yang mengakar kuat sejak era pasca-perang dunia.
Suzuki: Sato-san, langsung saja, bagaimana dengan pembawa acara untuk acara asosiasi warga minggu depan lusa? Sato: Setelah kami berkumpul, kami memutuskannya dengan anggapan saya yang akan melakukannya. Namun, saya sangat sibuk karena draf penulisan yang tenggat waktunya mendekat. Suzuki: Pekerjaan jurnalis memang berat ya. Kelemahan saya adalah berbicara cepat, jadi tidak mungkin saya menjadi MC. Ngomong-ngomong, sprei garis-garis berbentuk persegi itu dirapikan di mana? Sato: Ah, setelah didinginkan lalu dicuci, saya taruh di ruangan belakang. Rencananya akan digunakan saat acara Sumo. Suzuki: Begitu ya. Anak saya yang masih SD berbisik bahwa dia tidak mengerti arti 'subjek' dan 'asam' di PR matematikanya. Meskipun hari libur nasional dia terus belajar, tampaknya dia benar-benar merasakan tekanan tes kemampuan. Sato: Karena dia anak dari seorang direktur. Tekanannya pasti seberat bobot kelas berat. Seperti kondektur kereta yang berbicara tentang gravitasi. Mulai sekarang, mari kita dukung dia. Kita tentu ingin mewariskan masyarakat damai di mana keturunan kita kelak bisa menikmati empat musim, bukan hanya generasi kita saja. Suzuki: Ya. Saya dengar orang yang kemarin kritis akibat kecelakaan juga mulai membaik di ruang perawatan yang tenang. Saya lega setelah memastikan nama lengkapnya. Meskipun sedang musimnya (liburan), keselamatan tetap yang utama.