🌀
Menginisialisasi NihongoRoute
Pelajari cara mengekspresikan emosi puncak dan kejadian tak terduga dalam bahasa Jepang N1. Kuasai puluhan kosakata baru dan analisis teks formal dengan mudah di NihongoRoute.
Setelah kamu berhasil menguasai cara menggambarkan berbagai situasi di sekitarmu pada Bab 2, sekarang saatnya melangkah lebih jauh ke dunia perasaan. Bab 3 ini akan mengajak kamu mengekspresikan puncak emosi terdalam dan merespons kejadian tidak terduga menggunakan tata bahasa tingkat tinggi. Bersiaplah meningkatkan kepekaan bahasamu ke level N1!
• Kamu mampu menggunakan tata bahasa N1 seperti 'kono uenai' dan 'sanagara' untuk mengekspresikan emosi ekstrem dan pengandaian secara alami.
• Kamu mampu menganalisis emosi tokoh dan alur peristiwa mendadak dalam teks sastra Jepang.
• Kamu mampu memahami poin utama dan detail peristiwa tak terduga dalam artikel berita formal.
• Kamu mampu menguasai 40 kosakata target N1 dan 15 kanji baru untuk memperkaya pemahaman teks akademik.
Menunjukkan derajat ekstrem. Arti: 'Sangat amat...', 'tidak ada yang melebihi ini'. Nada tulisan formal/sastra.
Contoh Kalimat (Examples)
Goukaku no shirase o kiite, ureshisa kono uenai.
Dengar kabar lulus, girang bukan main (tidak ada yang melebihi kegembiraan ini).
Mudan de shisutemu o nottoru to wa, futodoki kono uenai.
Membajak sistem tanpa izin adalah tindakan sangat kurang ajar.
Menunjukkan kemiripan ekstrem. Arti: 'Persis seperti', 'bagaikan'. Digunakan dalam deskripsi sastrawi.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare no heya wa sanagara gomi yashiki no you da.
Kamarnya persis seperti rumah sampah.
Sono keshiki wa, sanagara kaiga no utsukushisa datta.
Pemandangan itu indahnya persis seperti lukisan.
Menunjukkan tekad kuat atau keniscayaan. Arti: 'Pasti akan...', 'tidak akan membiarkan tanpa tindakan'. Subjek memiliki dorongan emosi kuat.
Contoh Kalimat (Examples)
Kono meisaku wa, yomu mono o kandou sasezuni wa okana-i.
Karya agung ini pasti akan membuat siapa pun yang membacanya terharu.
Dokusai-sha no boukyo wa, hitobito o okorasezuni wa okanakatta.
Kekejaman diktator itu pasti memicu kemarahan rakyat.
Menekankan hakikat sesuatu. Arti: 'Itu sendiri', 'benar-benar...'. Menunjukkan tidak ada elemen lain yang mencampuri sifat tersebut.
Contoh Kalimat (Examples)
Kanojo no koudou wa, yasashisa sonomono da.
Tindakannya adalah wujud kebaikan itu sendiri.
Ano keikaku wa, mubou sonomono de aru.
Rencana itu benar-benar wujud kecerobohan.
Menunjukkan perubahan mendadak. Arti: 'Baru saja... ternyata langsung...', 'begitu... seketika...'. Tidak digunakan untuk tindakan pembicara sendiri.
Contoh Kalimat (Examples)
Kaminari ga natta ka to omou to, hageshi i ame ga furidashita.
Baru saja petir berbunyi, hujan deras langsung turun.
Akachan wa naita ka to omottara, mou waratte iru.
Bayi itu baru saja menangis, sekarang sudah tertawa.
Menekankan situasi awal yang sudah buruk. Arti: 'Padahal biasanya sudah...', 'dalam keadaan biasa pun sudah... (apalagi sekarang)'.
Contoh Kalimat (Examples)
Tada de sae hitodebusoku na noni, futari ga douji ni kyuugaku shita.
Padahal dalam kondisi biasa pun sudah kekurangan staf, kini dua orang malah cuti kuliah bersamaan.
Tada de sae kinchou shite iru noni, oozei no mae de supiichi saserareta.
Padahal biasanya sudah gugup, malah disuruh pidato di depan orang banyak.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Nuansa Penggunaan Go-kurousama
Kata 'ご苦労様' (go-kurousama) hanya boleh diucapkan atasan ke bawahan. Bawahan ke atasan wajib pakai 'お疲れ様' (otsukaresama). Salah pakai bisa dianggap tidak sopan.
Insinyur A: Kepala, ada tanda-tanda server utama divisi teknik sipil dibajak pihak luar. Kepala: Apa? Padahal kondisi biasa pun kita sudah kurang staf karena pemotongan anggaran, kenapa harus saat seperti ini? Insinyur A: Benar. Kami sedang mencoba pemulihan, tapi sistem kontrol musuh bagaikan mahakuasa, memblokir seluruh akses kita. Kepala: Situasi kritis. Sampai masalah ini selesai, mobilisasi seluruh kekuatan untuk mengatasinya. Penyusup liar ini pasti harus dihukum!