🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menyatakan rasa empati yang dalam kepada orang lain serta menceritakan perjuangan hebat melewati rintangan tanpa mengeluh.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
介護
裸足
親しむ
貧困
赤ちゃん
連帯
年寄り
粘り
粘る
橋渡し
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~なしに(は)
Tanpa... / Jika tidak ada...
Contoh Kalimat (Examples)
Minasan no kyouryoku nashi ni wa, kono purojekuto no seikou wa ariemasen deshita.
Tanpa kerja sama dari Anda sekalian, keberhasilan proyek ini tidak akan mungkin terjadi.
Doryoku nashi ni, yume o jitsugen suru koto wa dekinai.
Tanpa usaha, mustahil untuk mewujudkan impian.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan tidak dapat terwujud tanpa adanya hal tersebut sebagai syarat mutlak.
- Bagian kalimat belakang hampir selalu diikuti oleh bentuk negatif atau ketidakmungkinan (
〜ない,〜得ない,〜無理だ). - Penambahan partikel
はpadaなしにはmemberikan penekanan syarat yang lebih kuat. - Merupakan bentuk formal yang sering digunakan dalam tulisan atau pidato resmi.
| Bentuk | Contoh | Nuansa |
|---|---|---|
| なしに | 許可なしに入国する | Melakukan tindakan tanpa syarat |
| なしには | 許可なしには入国できない | Menekankan ketidakmungkinan tanpa syarat |
~をよそに
Tanpa memedulikan / Mengabaikan
Contoh Kalimat (Examples)
Oya no shinpai o yoso ni, kare wa gakkou o yamete shimatta.
Tanpa memedulikan kekhawatiran orang tuanya, dia malah berhenti sekolah.
Shuui no hihan o yoso ni, kanojo wa jibun no ishi o tsuranuita.
Mengabaikan kritik dari orang-orang di sekitarnya, dia tetap teguh pada pendiriannya.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang melakukan suatu tindakan tanpa memedulikan situasi, kekhawatiran, kritik, atau pendapat orang lain di sekitarnya.
- Biasanya diikuti oleh tindakan yang tidak diharapkan atau dinilai negatif oleh lingkungan sekitar.
- Subjek kalimat biasanya adalah orang ketiga, bukan pembicara sendiri.
- Bernuansa formal dan sering digunakan dalam bahasa tulisan atau berita.
| Bentuk | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| KB + をよそに | 心配をよそに (Tanpa memedulikan kekhawatiran) |
| KB + をよそにして | 批判をよそにして (Mengabaikan kritik) |
に忍びない
Tidak tega untuk... / Tidak sampai hati untuk...
Contoh Kalimat (Examples)
Furui hon da ga suteru ni shinobinakute totte aru.
Ini buku lama, tapi karena tidak tega membuangnya, saya tetap menyimpannya.
Namida o nagasu kanojo no sugata wa miru ni shinobinai.
Sosoknya yang sedang meneteskan air mata itu tidak tega untuk dilihat.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan perasaan tidak tega atau tidak sampai hati melakukan sesuatu karena merasa kasihan atau bersalah.
- Biasanya digunakan dengan kata kerja yang berhubungan dengan indra atau tindakan merusak (seperti miru [melihat], suteru [membuang]).
- Merupakan ungkapan tertulis yang formal dan bernuansa sastra.
- Subjeknya adalah perasaan pembicara sendiri.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| ~に忍びない | 見るに忍びない | Tidak tega melihat |
| ~に忍びず | 捨てるに忍びず | Karena tidak tega membuang |
~のよしみで
Karena hubungan / demi hubungan...
Contoh Kalimat (Examples)
Furui yuujin no yoshimi de, kare ni okane o kashite ageta.
Karena hubungan pertemanan lama, saya meminjamkan uang kepadanya.
Doukyou no yoshimi de, komatte iru kare o tasukeru koto ni shita.
Karena hubungan satu kampung halaman, saya memutuskan untuk menolongnya yang sedang kesulitan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan ketika seseorang melakukan sesuatu atau meminta bantuan berdasarkan adanya hubungan dekat atau latar belakang yang sama.
- Kata 「よしみ」 berarti persahabatan, ikatan, atau hubungan dekat.
- Biasanya menempel pada kata benda yang menunjukkan hubungan personal seperti 「友人」(teman), 「同郷」(satu kampung), atau 「幼馴染」(teman masa kecil).
- Mengandung nuansa emosional yang hangat, di mana seseorang bersedia membantu demi menjaga hubungan baik tersebut.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| 名詞 + のよしみで | 友人のよしみで | Karena hubungan pertemanan |
~をものともせず(に)
Tanpa memedulikan / meskipun dihadapkan pada rintangan atau bahaya besar
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa shuui no haintai o mono to mo sezu ni, jibun no yume o oitsuzuketa.
Dia terus mengejar impiannya tanpa memedulikan tentangan dari orang-orang di sekitarnya.
Senshutachi wa mousho o mono to mo sezu, guraundo de renshuu ni hagendeiru.
Para atlet giat berlatih di lapangan tanpa memedulikan cuaca panas yang menyengat.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini digunakan untuk menunjukkan sikap berani atau keras kepala dalam menghadapi rintangan, bahaya, atau kondisi buruk yang biasanya membuat orang menyerah.
- Digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulisan.
- Subjek biasanya adalah orang ketiga yang dikagumi atas keberaniannya.
- Tidak digunakan untuk hal-hal pribadi yang sepele.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| ~をものともせず | 周囲の反対をものともせず | Tanpa memedulikan tentangan sekitar |
| ~をものともせずに | 猛暑をものともせずに | Tanpa memedulikan cuaca panas menyengat |
~に堪えない
Sangat... / Tidak tahan... (tidak bisa membendung perasaan yang sangat kuat, atau tidak layak untuk ditonton/didengar)
Contoh Kalimat (Examples)
Douryou no totsuzen no fuhou o kiki, aitou no nen ni taemasen.
Mendengar kabar duka yang tiba-tiba dari rekan kerja, saya tidak dapat membendung rasa belasungkawa saya.
Kare no supiichi wa amarinimo jiko chuushinteki de, kiku ni taenai.
Pidatonya terlalu egois, sehingga tidak tahan untuk didengarkan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini memiliki dua arti utama: mengekspresikan perasaan yang sangat kuat hingga tidak terbendung, atau menyatakan bahwa sesuatu terlalu buruk sehingga tidak sanggup untuk dilihat atau didengar.
- Untuk arti "sangat/tidak terbendung", biasanya berpasangan dengan kata benda emosi seperti 感謝 (terima kasih), 後悔 (penyesalan), atau 哀悼 (belasungkawa).
- Untuk arti "tidak sanggup/tidak layak", biasanya berpasangan dengan kata kerja seperti 見る (melihat) atau 聞く (mendengar).
- Merupakan ungkapan formal (kaku) yang sering digunakan dalam pidato resmi atau tulisan.
| Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KB + に堪えない | 感謝に堪えません | Sangat berterima kasih |
| KK (Kamus) + に堪えない | 見るに堪えない | Tidak tahan untuk dilihat |
甲斐もなく
Sia-sia / Meskipun telah berusaha keras, namun hasilnya tidak ada
Contoh Kalimat (Examples)
Shujutsu no kai mo naku, aiken wa nakunatte shimatta.
Meskipun sudah dioperasi, anjing kesayangan kami akhirnya mati sia-sia.
Kenmei ni benkyou shita kai mo naku, shiken ni ochite shimatta.
Sia-sia aku belajar dengan giat, aku tetap gagal dalam ujian.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan bahwa usaha keras yang telah dilakukan berakhir sia-sia tanpa hasil yang diharapkan.
- Biasanya didahului oleh kata kerja tindakan yang membutuhkan usaha keras (seperti belajar, operasi, dsb.) atau kata benda yang bermakna usaha.
- Diikuti oleh hasil akhir yang mengecewakan atau negatif.
- Bernuansa formal dan sering digunakan dalam penulisan atau situasi serius.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KB + の + 甲斐もなく | 手術の甲斐もなく | Sia-sia setelah operasi |
| KK (Bentuk た) + 甲斐もなく | 努力した甲斐もなく | Sia-sia setelah berusaha keras |
~を尻目に
Dengan mengabaikan / tanpa memedulikan
Contoh Kalimat (Examples)
Oya no shinpai o shirime ni, kare wa ryuugaku no tame ni totsuzen kuni o dete itte shimatta.
Dengan mengabaikan kekhawatiran orang tuanya, dia tiba-tiba meninggalkan negara untuk belajar di luar negeri.
Shuui no hantai o shirime ni, futari wa kekkon o ketsui shita.
Tanpa memedulikan tentangan dari orang-orang di sekitar, mereka berdua memutuskan untuk menikah.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang melakukan tindakan dengan mengabaikan atau tidak menghiraukan orang lain atau situasi di sekitarnya.
- Mengandung nuansa sedikit mencemooh, menantang, atau menunjukkan keegoisan pelaku.
- Sering digunakan ketika seseorang tetap maju atau sukses di saat orang lain sedang kesulitan atau menentangnya.
- Biasanya diikuti oleh kata kerja yang menunjukkan tindakan aktif.
| Bentuk | Contoh Penggunaan | Arti |
|---|---|---|
| 名詞 + を尻目に | 親の反対を尻目に | Mengabaikan tentangan orang tua |
| 名詞 + を尻目に | ライバルを尻目に | Meninggalkan rival di belakang |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 17)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya & Nuansa: Mengekspresikan Empati dan Ketahanan (N1)
Dalam bahasa Jepang tingkat mahir, terdapat perbedaan nuansa yang halus untuk menyatakan perasaan tidak tega atau ketabahan: 1. 「に忍びない」 digunakan saat hati nurani kita merasa tidak tega melihat penderitaan orang lain (misal: 見るに忍びない - tidak tega melihat). 2. 「~に堪えない」 menyatakan emosi yang sangat kuat hingga tidak terbendung, seperti rasa syukur (感謝に堪えない) atau penyesalan (後悔に堪えない). 3. 「~をよそに」 digunakan saat seseorang mengabaikan kekhawatiran atau pendapat orang di sekelilingnya dan tetap melakukan jalannya sendiri. 4. 「~をものともせず」 mengekspresikan keberanian besar dalam menghadapi rintangan fisik, alam, atau situasi sulit demi mencapai tujuan mulia. 5. 「~を尻目に」 menggambarkan tindakan mengabaikan atau mendahului orang lain dengan rasa percaya diri atau sikap dingin.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Kobayashi: Suzuki-san, kudengar selain kerja lembur setiap malam, Anda juga harus merawat lansia di rumah. Saya tidak tega melihat Anda begitu lelah. Suzuki: Kobayashi-san, saya sangat berterima kasih atas rasa solidaritas rekan kerja yang hangat ini. Namun, tanpa adanya perbaikan perlakuan yang ketat dari dewan direksi, tidak akan ada kemajuan lebih lanjut. Kobayashi: Demi hubungan pertemanan lama kita, dan sebagai rekan yang sudah akrab sejak lama, apakah ada yang bisa saya bantu? Melihatmu bertahan sendirian sungguh memprihatinkan. Suzuki: Saya sadar saya memaksakan diri dengan mengabaikan kekhawatiran orang-orang di sekitar saya. Namun, tugas saya adalah menjadi jembatan menuju kebenaran tanpa memedulikan gesekan di dalam perusahaan. Kobayashi: Justru karena kegigihanmu yang kuat itulah kami bisa mengikutimu. Namun, jangan sampai Anda merusak kesehatan fisik dan mental Anda. Suzuki: Terima kasih atas perhatiannya. Saya akan melampaui kesulitan ini dan pasti akan merebut kembali hak yang seharusnya kami nikmati.