🌀
Menginisialisasi NihongoRoute
Kuasai tata bahasa Jepang N1 untuk menyatakan aktivitas simultan dan berurutan secara profesional. Tingkatkan kemampuan menulismu dengan penguasaan kosakata dan kanji esensial tingkat lanjut.
Setelah sukses menguasai pengandaian dan maksud tujuan di Bab 12, sekarang saatnya kamu melangkah lebih jauh di Bab 13 untuk menyampaikan beberapa aktivitas yang terjadi bersamaan atau berurutan secara cepat. Di bab ini, kamu akan mempelajari tata bahasa N1 tingkat lanjut serta kosakata dan kanji esensial yang akan membuat kemampuan bahasamu terdengar lebih alami, elegan, dan profesional.
• Kamu mampu menggunakan pola kalimat N1 untuk menyatakan dua tindakan yang berlangsung secara simultan dalam situasi formal.
• Kamu mampu mengekspresikan rangkaian kejadian yang berlangsung cepat secara berurutan dengan tepat.
• Kamu mampu mengidentifikasi dan menggunakan 40 kosakata baru tingkat N1 dalam berbagai konteks komunikasi.
• Kamu mampu menulis dan memahami 15 kanji tingkat lanjut untuk mendukung kebutuhan penulisan formal.
Digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang melakukan pekerjaan utama di samping melakukan aktivitas lain secara paralel dalam jangka waktu tertentu. Biasanya merujuk pada dua pekerjaan atau peranan hidup yang berjalan bersamaan.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa hongyou de aru kaisha keiei no katawara, jimoto no juku de suugaku o oshiete iru.
Di samping pekerjaan utamanya mengelola perusahaan, dia juga mengajar matematika di bimbingan belajar setempat.
Kanojo wa joyuu to shite shuen o tsutomeru katawara, kaiga no seisaku ni mo bottou shite iru.
Di samping membintangi peran utama sebagai aktris, dia juga tenggelam dalam pembuatan lukisan.
Menunjukkan bahwa ketika melakukan suatu tindakan utama, pelaku sekaligus memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan hal lain yang sekalian jalan atau searah. Fokus utama ada pada tindakan pertama.
Contoh Kalimat (Examples)
Sanpo gatera, chikaku no yuubinkyoku ni itte shorui no utsushi o dashite koyou.
Sekalian jalan-jalan, mari pergi ke kantor pos terdekat untuk mengirimkan salinan dokumen.
Kaimono ni ikigatera, jimoto no yuujintaku ni tachiyotte aisatsu o shita.
Sekalian pergi berbelanja, saya mampir ke rumah teman di daerah setempat untuk menyapanya.
Digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang terjadi segera setelah tindakan lain selesai, hampir secara bersamaan atau sangat cepat berlalu hingga membuat pembicara sedikit terkejut.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa shussha shita ka to omottara, kyuu na shuppi no shori no tame ni mata dete itte shimatta.
Baru saja dia sampai di kantor, dia langsung pergi lagi untuk mengurus pengeluaran mendadak.
Hageshii ame ga futte kita ka to omou to, at toyu ma ni joukuu ga harewatatta.
Baru saja hujan lebat turun, dalam sekejap langit di atas langsung cerah kembali.
Bentuk penulisan formal yang berarti 'tanpa melakukan tindakan X'. Pola ini menekankan bahwa tindakan Y tidak akan bisa terlaksana jika tindakan X tidak dipenuhi terlebih dahulu.
Contoh Kalimat (Examples)
Tadaina doryoku o kasaneru koto nashi ni, puro to shite no shouri o tsukamu koto wa dekinai.
Tanpa menumpuk usaha yang sangat besar, kita tidak akan bisa meraih kemenangan sebagai profesional.
Jintai e no eikyou o juubun ni kenshou suru koto nashi ni, atarashii chiryou no shochi o okonau no wa kiwamete kiken da.
Tanpa memverifikasi pengaruhnya terhadap tubuh manusia secara memadai, sangatlah berbahaya untuk melakukan tindakan perawatan medis yang baru.
Menunjukkan kemampuan untuk melakukan atau menyelesaikan suatu pekerjaan dengan sangat terampil, lancar, dan tanpa hambatan karena sudah sangat terbiasa.
Contoh Kalimat (Examples)
Kanojo wa nihongo no fukuzatsu na joshi o kampeki ni tsukaikonasu jitsuryoku o motte iru.
Dia memiliki kemampuan untuk menguasai penggunaan partikel bahasa Jepang yang rumit secara sempurna.
Shinjin no kare wa, boudai na ryou no jimu shori o hitori de migoto ni konashite miseta.
Sebagai orang baru, dia berhasil menunjukkan kemampuannya menyelesaikan tumpukan pekerjaan administrasi yang luar biasa banyak seorang diri dengan gemilang.
Menyatakan bahwa suatu tindakan atau perkataan sebenarnya tidak perlu dilakukan atau dikatakan, karena jika dilakukan malah berpotensi mendatangkan dampak buruk atau ketidaknyamanan. Ungkapan kuno yang diadopsi ke tataran N1.
Contoh Kalimat (Examples)
Sonna zuuzuushii tanomi wa, kotowaru zumogana no burei na naiyou da.
Permintaan yang tidak tahu malu seperti itu adalah hal lancang yang tidak perlu didebat lagi untuk ditolak.
Iwazumogana no hitokoto o kuchi ni shita sei de, kaigi no fuuniki ga dainashi ni natte shimatta.
Gara-gara melontarkan satu patah kata yang sebenarnya tidak perlu diucapkan, suasana rapat menjadi berantakan.
Kanji target minggu ini meliputi: 離 (lepas/pisah), 悦 (gembira), 惰 (malas/inersia), 愁 (kesedihan), 愉 (menyenangkan), 慶 (perayaan), 巣 (sarang), 巧 (mahir), 幕 (tirai/babak), 幣 (mata uang/kertas persembahan), 幻 (ilusi/fatamorgana), 幽 (samar/sunyi), 序 (awal/pendahuluan), 廃 (usang/apkir), 廉 (murah/jujur). Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Dualisme Karier: Konsep Katawara dalam Kehidupan Modern Jepang
Di Jepang, konsep 'katawara' merefleksikan kerja keras ganda yang sangat dihormati. Seseorang yang bekerja kantoran secara formal namun di saat yang sama aktif menulis sastra, berkarya seni, atau berkontribusi pada komunitas lokal (ji-moto) dipandang sebagai individu berkarakter kuat (jinkaku). Pola ini sering dipakai dalam biografi tokoh besar.
Sato: Suzuki-san, kudengar di samping melakukan penelitian di pascasarjana, kamu juga mengajar di bimbingan belajar setempat ya. Menyeimbangkan keduanya pasti berat. Suzuki: Ya. Tapi, mengajarkan pelajaran sekalian bermain suit dengan anak-anak menjadi sarana melepas penat buat saya. Kemarin pun saya kaget melihat perkembangan mereka. Sato: Luar biasa. Saya sangat menghormati caramu menyelesaikan semua jadwal yang sibuk itu dengan gemilang. Khawatir berlebihan sepertinya tidak perlu ya. Suzuki: Ah tidak, saya masih harus banyak belajar. Lagipula saya masih sering pusing setiap hari mengelola pendapatan-pengeluaran dan menghitung belanja bulanan.