🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Belajar kecenderungan menggunakan ~がち, ~気味.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
傾向
向い
向く
方向
向ける
偏向
増加
増す
加減
減る
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
〜っぽい
Cenderung / gampang / bersifat
Contoh Kalimat (Examples)
Kanojo wa kodomoppoi seikaku da.
Dia berkepribadian kekanak-kanakan.
Kono suupu wa mizuppoi.
Sup ini encer (terlalu banyak air).
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan kesan atau penilaian bahwa sesuatu memiliki sifat atau kecenderungan yang mirip dengan kata dasar.
- Dapat melekat pada kata benda, kata kerja bentuk masu (stem), dan kata sifat.
- Bersifat informal dan subjektif; sering memiliki konotasi negatif (kritik).
- Perbedaan dengan 〜らしい: 〜らしい lebih netral/objektif.
- Sebagai adjektiva-i, dapat berubah bentuk: 〜っぽくない (negatif), 〜っぽかった (lampau), tetapi jarang digunakan.
〜がちだ
Cenderung (sering terjadi)
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa chikoku shigachi da.
Dia cenderung terlambat.
Saikin, wasuremono o shigachi da.
Akhir-akhir ini saya sering lupa barang.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan kebiasaan atau kecenderungan yang sering terjadi, terutama yang tidak diinginkan.
- Melekat pada kata kerja bentuk masu (stem) atau kata benda.
- Dapat digunakan untuk diri sendiri maupun orang lain.
- Variasi bentuk:
| Bentuk | Contoh |
|---|---|
| Predikat (〜がちだ) | 彼は遅刻しがちだ。 |
| Atributif (〜がちな / 〜がちの) | 遅刻しがちな人 |
| Sambung (〜がちで) | 遅刻しがちで困る。 |
| Adverbia (〜がちに) | 遅刻しがちになる。 |
- Perbedaan dengan 〜っぽい: 〜っぽい lebih subjektif, 〜がちだ lebih objektif dan sering untuk kebiasaan.
〜気味だ
Agak / sedikit (cenderung)
Contoh Kalimat (Examples)
Saikin, shigoto ga isogashikute sukoshi tsukaregimi desu.
Akhir-akhir ini pekerjaan sibuk, jadi saya agak lelah.
Kare wa shiken no mae kara fuangimi datta.
Sejak sebelum ujian, dia terlihat agak cemas.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
〜気味だ dipakai untuk menyatakan keadaan yang terasa sedikit mengarah ke kondisi tertentu. Biasanya dipakai untuk kondisi fisik, perasaan, atau tren yang kurang baik.
- Dipakai saat sesuatu belum sepenuhnya terjadi, tetapi sudah tampak tanda-tandanya.
- Nuansa umumnya negatif, seperti 疲れ気味, 太り気味, 遅れ気味, 不安気味.
- Lebih sering dipakai dalam tulisan, laporan, atau percakapan sopan daripada slang kasual.
- Untuk kata kerja, gunakan bentuk stem/ます-stem sebelum 気味.
- Untuk kata benda, langsung tambahkan 気味.
| Bentuk | Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| Kata kerja | KK Stem + 気味だ | 疲れ気味だ | agak lelah |
| Kata benda | 名詞 + 気味だ | 不安気味だ | agak cemas |
| Sopan | 〜気味です | 遅れ気味です | agak terlambat |
| Lampau | 〜気味だった | 疲れ気味だった | tadinya agak lelah |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 10)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Urutan Penjelasan Formal
Dalam situasi resmi di Jepang, penjelasan sering dibuat berurutan: perubahan, alasan, lalu waktu tanya jawab. Urutan jelas membantu pendengar merasa dihargai dan mengurangi kesan tergesa-gesa.
Catatan Etika: Mengakui Kekhawatiran Lawan Bicara
Saat orang tua menyampaikan kekhawatiran, respons seperti そのお気持ちはよく分かります terdengar sopan dan empatik. Ungkapan ini tidak langsung menolak pendapat lawan bicara.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Sato: Ibu Hayashi, maaf sudah menunggu. Hari ini saya akan menerima pertanyaan di kursi seberang. Hayashi: Terima kasih. Saya dengar akhir-akhir ini peserta sesi penjelasan meningkat. Sato: Ya. Minat terhadap sistem baru meningkat, dan pertanyaan juga cenderung bertambah. Hayashi: Sebagai orang tua, perubahan mendadak memang cenderung memberi kesan agak mencemaskan. Sato: Saya sangat memahami perasaan itu. Karena itu, kami memperbesar materi agar lebih mudah dilihat. Indah: Sato, mari buat penjelasan sore ini sesuai untuk para orang tua. Sato: Baik. Namun, saya agak lelah, jadi bolehkah saya memastikan urutan pembicaraan? Indah: Tentu. Pertama poin perubahan, lalu alasannya, terakhir waktu tanya jawab. Hayashi: Dengan alur itu, pihak yang mendengarkan juga tidak mudah bingung. Sato: Terima kasih. Kalau begitu, saya akan merangkum lebih dulu pertanyaan yang cenderung meningkat.