🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Belajar kata sambung n2 menggunakan ~につけ, ~につけては.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
接続
面接
接する
接近
応接
接見
間接
続々
継続
手続き
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
〜につけ
Setiap kali~ / setiap~ pasti~
Contoh Kalimat (Examples)
Setiap kali lihat wajahnya, teringat cinta pertama.
Setiap kali lihat foto ini, teringat hari bahagia.
Setiap kali hari hujan, bekas luka terasa sakit.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Menyatakan setiap kali suatu hal terjadi, hal lain menyertainya. Lebih formal dari 〜たびに.
〜につけては
Mengenai~ / setiap kali~ / jika menyangkut~
Contoh Kalimat (Examples)
Setiap kali ceritanya, selalu banyak berlebihan.
Mengenai masalah itu, kesimpulan belum tercapai.
Mengenai dia, banyak gosip beredar.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Mirip 〜につけ tetapi bisa untuk topik pembicaraan. Lebih formal dari 〜について.
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 45)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: 応接室での話し方
Di kantor Jepang, 応接室 dipakai untuk tamu, atasan, atau pembicaraan formal. Saat menerima masukan di ruang seperti ini, respons seperti はい、承知しました atau ご指摘ありがとうございます terdengar lebih sopan daripada jawaban kasual.
Catatan Etika: 略語 dalam dokumen resmi
Dalam dokumen kerja Jepang, 略語 boleh dipakai bila sudah umum, tetapi dokumen untuk atasan atau klien biasanya menulis istilah lengkap terlebih dahulu. Ini menjaga kejelasan dan menghindari kesan terlalu santai.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Sato: Draf akhir sudah saya serahkan kepada kepala bagian. Masukan datang berturut-turut. Takahashi: Setiap kali saya melihat isinya, saya merasa penjelasan tentang koneksi masih agak kaku. Suzuki: Kepala bagian juga menunjuk hal yang sama. Katanya sikap saat berinteraksi dengan pembelajar harus lebih ditonjolkan. Sato: Bagaimana kalau kita memasukkan contoh kalimat wawancara? Itu juga dekat dengan mahasiswa di kelas yang kita pegang. Takahashi: Bagus. Setiap kali terpikir contoh kalimat, saya akan memasukkannya ke folder bersama. Suzuki: Namun, hati-hati jangan terlalu banyak memakai singkatan. Ini dokumen resmi. Sato: Baik. Saya juga akan merapikan ungkapan di sekitarnya dan menunjukkan beda dengan pola kalimat yang maknanya berdekatan. Takahashi: Saat berbicara dengan kepala bagian di ruang tamu, beliau berkata bahwa sikap terus memperbaiki itu penting. Suzuki: Setiap kali revisi ditumpuk, tingkat penyelesaian materi akan naik. Mari buat draf kedua hari ini. Sato: Baik. Setiap kali membaca, saya menemukan poin perbaikan, jadi saya akan mengecek sampai akhir.