🌀
Menginisialisasi NihongoRoute
Setelah kemarin kamu sukses menaklukkan batasan dan syarat di Bab 7, sekarang saatnya melangkah lebih jauh. Di Bab 8 ini, kamu akan diajak menguasai cara menyatakan kecenderungan perilaku sosial serta tindakan spontan yang terjadi seketika. Yuk, pertajam analisis bahasamu agar komunikasi tingkat tinggi ini terasa semakin alami!
• Kamu mampu menganalisis dan mengekspresikan kecenderungan perilaku di masyarakat memakai tata bahasa N1 secara tepat.
• Kamu mampu menyatakan tindakan spontan atau kejadian yang terjadi seketika dalam situasi formal.
• Kamu mampu memahami dan menggunakan 40 kosakata wajib baru terkait tema kecenderungan dan kesegeraan.
• Kamu mampu mengenali serta menulis 15 kanji tingkat tinggi untuk mendukung kelulusan ujian JLPT N1.
Menunjukkan keunikan luar biasa yang hanya dimiliki oleh subjek tersebut. Berarti 'khas' atau 'hanya... yang bisa menghasilkan'. Digunakan untuk memuji kualitas unggul.
Contoh Kalimat (Examples)
Kyoto naradeha no furui machinami ni, ooku no kankoukyaku ga hikitsukerare te iru.
Banyak wisatawan tertarik oleh pemandangan kota tua yang khas Kyoto.
Ichiryuu shefu naradeha no sensai na ajitsuke ni kandou shita.
Saya terkesan oleh bumbu yang sensitif khas koki kelas satu.
Menyajikan beberapa opsi alternatif yang setara sebagai saran. Berarti 'baik A maupun B (atau sejenisnya) silakan pilih'. Kalimat akhir biasanya berupa perintah, saran, atau izin.
Contoh Kalimat (Examples)
Wakaranai kotoba ga areba, jisho de shiraberu nari sensei ni kiku nari shinasai.
Jika ada kata yang tidak dimengerti, carilah di kamus atau tanyakan kepada guru.
Netsu ga aru nara, kusuri wo nomu nari ansei ni suru nari shita hou ga ii.
Jika demam, lebih baik minum obat atau istirahat total (bed rest).
Menunjukkan keadaan, situasi, atau posisi yang menuntut tindakan tertentu atau menghasilkan kondisi khusus. Berarti 'di tengah...' atau 'dalam kondisi...'. Bernuansa formal.
Contoh Kalimat (Examples)
Kono fukyou ni atte, uriage wo nobashi tづketeru no wa youi de wa nai.
Di tengah resesi ekonomi ini, terus meningkatkan penjualan tidaklah mudah.
Hijouji ni atte reiseisa wo tamotsu no wa muzukashii.
Sulit untuk tetap tenang dalam situasi darurat.
Menyatakan kecenderungan negatif yang sering terjadi pada subjek atau situasi tertentu. Berarti 'tipikal...' atau 'sering terjadi pada...'.
Contoh Kalimat (Examples)
Sore wa shoshinsha ni arigachi na machigai dakara shinpai iranai.
Itu adalah kesalahan yang sering terjadi pada pemula, jadi tidak perlu khawatir.
Hitoriyogari ni narigachi na kangaekata wo aratameru hitsuyou ga aru.
Kita perlu mengubah cara berpikir yang cenderung egois (merasa benar sendiri).
Menunjukkan kejadian kedua terjadi langsung seketika setelah kejadian pertama selesai. Bersifat objektif, tidak diikuti ekspresi perintah atau harapan pembicara.
Contoh Kalimat (Examples)
Kare wa watashi no kao wo miru ya inaya, nani mo iwazu ni nigedashita.
Begitu dia melihat wajah saya, dia langsung melarikan diri tanpa berkata apa-apa.
Shachou ga kaikenjou ni arawareru ya, kishatachi ga issei ni shitsumon wo abiseta.
Begitu direktur muncul di ruang konferensi pers, para jurnalis langsung menghujani dengan pertanyaan sekaligus.
Detail stroke order dan kanji dapat dieksplorasi di halaman Kanji.
Ketepatan Waktu Jepang dan 'Ya Inaya'
Konsep kesegeraan (~ya / ya inaya) dalam budaya kerja Jepang bukan hanya sekadar tata bahasa, melainkan refleksi profesionalisme tinggi. Segera bertindak atau membalas pesan (即時対応) adalah nilai moral penting.
Nuansa 'Arigachi' dalam Kritik Sosial
Masyarakat Jepang cenderung menghindari tuduhan langsung. Menggunakan kata 'arigachi' (sering terjadi pada kelompok tertentu) membantu melembutkan kritik saat rapat kerja agar tidak merusak harmoni interpersonal.
Tanaka: Berada di tengah resesi yang sulit ini, penjualan perusahaan kita juga terus menurun ya. Sato: Benar. Namun, jika kita memanfaatkan kelebihan unik yang khas dari perusahaan kita, yaitu sirkuit pemrosesan teknologi mandiri, solusi pasti ketemu. Tanaka: Setuju. Hanya saja, mengambil keputusan terburu-buru yang murahan adalah kesalahan yang sering terjadi pada karyawan baru, jadi kita harus menghindarinya. Sato: Sepakat. Mari edarkan keputusan rapat ini atau semacamnya, lalu kita kumpulkan sekaligus untuk menyelesaikannya secara harmonis. Tanaka: Baik, begitu rapat selesai, saya akan langsung memulai persiapan dokumennya.