Bayangkan Anda melangkahkan kaki (足) dengan mantap di medan perang. Di kanan dan kiri Anda, ada senjata tajam bagai tombak (戈) yang bersilangan. Untuk melaksanakan misi dengan selamat, Anda harus menginjak tanah dengan hati-hati melewati rintangan tersebut.
Secara filosofis, mempraktikkan teori itu butuh aksi nyata dari kaki (足) kita sendiri untuk melangkah menghadapi bahaya (tombak/戈). Teori tanpa praktik seperti kaki yang diam tidak melangkah.