- Menghubungkan Dua Kata Sifat -i: Digunakan untuk menggabungkan dua kata sifat -i yang mendeskripsikan subjek yang sama. Sifat pertama diikuti oleh ~くて, dan sifat kedua mengikuti setelahnya.
- Contoh: 「この本は高いくて、重いです。」(Buku ini mahal dan berat.)
- Menyatakan Alasan/Penyebab: ~くて juga dapat digunakan untuk menyatakan alasan atau penyebab suatu kondisi atau tindakan yang terjadi di kalimat kedua. Fungsi ini mirip dengan から (kara), namun ~くて lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan tidak bisa digunakan di akhir kalimat. Hal ini mengindikasikan adanya konsekuensi yang wajar atau tidak terhindarkan.
- Contoh: 「寒いくて、外に出たくないです。」(Dingin, jadi saya tidak ingin keluar.)
Aturan Pembentukan:
- Untuk Kata Sifat -i: Hilangkan akhiran 「い」 dan tambahkan 「くて」.
- Contoh: 高い (takai) → 高くて (takakute)
- Contoh: 寒い (samui) → 寒くて (samukute)
- Contoh: 忙しい (isogashii) → 忙しくて (isogashikute)
- Pengecualian: Kata sifat 「いい (ii)」 (bagus/baik) memiliki bentuk tidak beraturan: 「いい」 → 「よくて (yokute)」.
Penting untuk Diingat:
- Tense (waktu) kalimat ditentukan oleh kata kerja atau kata sifat di akhir kalimat.
- Tata bahasa ~くて HANYA digunakan untuk kata sifat -i. Untuk kata sifat -na (seperti きれい) atau kata benda, gunakan bentuk 「で (de)」.
- ~くて tidak digunakan untuk menyatakan keinginan, perintah, atau ajakan yang kuat (untuk ini, biasanya menggunakan から).
⚠️ Perangkap / Kesalahan Umum:
- Menggunakan ~くて untuk kata sifat -na atau kata benda: Ini adalah kesalahan paling umum. Ingat, ~くて hanya untuk kata sifat -i. Contoh salah: 「彼女はきれいくて、優しいです。」(Salah) → Yang benar: 「彼女はきれいで、優しいです。」(Benar)
- Menggunakan ~くて sebagai akhir kalimat untuk alasan: ~くて selalu menghubungkan dua klausa. Jika Anda ingin mengakhiri kalimat dengan alasan, gunakan から. Contoh salah: 「寒いから、外に出たくない。寒いくて。」(Salah) → Yang benar: 「寒いくて、外に出たくないです。」 atau 「寒いですから、外に出たくないです。」
- Melupakan bentuk tidak beraturan "いい": Pastikan untuk selalu menggunakan 「よくて」 dan bukan 「いくて」.