Dalam bahasa Jepang, klausa yang menerangkan kata benda diposisikan tepat di depan kata benda tersebut tanpa kata hubung seperti 'yang'.
Aturan utama:
Subjek di dalam klausa pengubah harus menggunakan partikel が (ga), bukan は (wa).
Kata kerja dalam klausa harus menggunakan bentuk biasa (futsuukei).
Kata Sifat -i langsung menempel ke kata benda.
Kata Sifat -na membutuhkan partikel な (na) sebelum kata benda.
Kata Benda membutuhkan partikel の (no) sebelum kata benda utama.
⚠️
Perangkap / Kesalahan Umum:
Menggunakan partikel は untuk subjek klausa. Contoh salah: わたしは買った本 (Watashi wa katta hon). Yang benar: わたしが買った本 (Watashi ga katta hon - Buku yang saya beli).
Lupa menambahkan な untuk kata sifat-na. Contoh salah: しずか部屋 (Shizuka heya). Yang benar: しずかな部屋 (Shizuka na heya - Kamar yang tenang).
Contoh Kalimat (例文)
01
昨日買った本を読みました。
Saya sudah membaca buku yang saya beli kemarin.
02
日本語が上手な人を尊敬します。
Saya menghormati orang yang mahir berbahasa Jepang.