Bentuk Kausatif (使役形 - Shieki-kei) digunakan dalam dua situasi utama:
- Menyuruh / Memaksa (Coercive): Membuat orang lain melakukan sesuatu (biasanya dari atas ke bawah, seperti orang tua ke anak, guru ke murid).
- Mengizinkan / Membiarkan (Permissive): Memberikan izin kepada seseorang untuk melakukan suatu aktivitas.
Aturan Penggunaan Partikel:
- Kata Kerja Intransitif (Jidoushi): Orang yang disuruh ditandai partikel を (o).
- Rumus: [Penyuruh] は/が + [Penerima] を* + [Kata Kerja Kausatif Intransitif]
- Kata Kerja Transitif (Tadoushi): Orang yang disuruh ditandai partikel に (ni) karena partikel を sudah digunakan oleh objek.
- Rumus: [Penyuruh] は/が + [Penerima] に + [Objek] を* + [Kata Kerja Kausatif Transitif]
⚠️Perangkap / Kesalahan Umum:
Hindari salah menggunakan partikel を dan に pada objek penerima aksi. Selain itu, bentuk ini bernuansa pemaksaan, sehingga sangat tidak sopan jika digunakan langsung kepada atasan atau orang asing. Gunakan pola ~せていただけませんか (Bolehkah saya...) untuk meminta izin secara sopan.