### Aturan Penggunaan
- [Kata Kerja (Bentuk Biasa)] + せいか: Menggunakan bentuk kasual/kamus. Contoh: 緊張している (kinchou shite iru) + せいか.
- [Kata Sifat-i] + せいか: Langsung disambung setelah kata sifat-i. Contoh: 悪い (warui) + せいか.
- [Kata Sifat-na] + な + せいか: Wajib menambahkan partikel 'な' sebelum 'せいか'. Contoh: 苦手 (nigate) + な + せいか.
- [Kata Benda] + の + せいか: Wajib menambahkan partikel 'の' sebelum 'せいか'. Contoh: 不摂生 (fusessei) + の + せいか.
### Nuansa & Perbedaan
- せいか (sei ka): Penyebabnya belum pasti, masih berupa dugaan (mungkin gara-gara A, akibatnya B yang negatif).
- せいで (sei de): Penyebabnya sudah pasti dan menyalahkan penyebab tersebut atas hasil negatif (gara-gara A, akibatnya B).
- おかげで (okage de): Digunakan untuk penyebab yang membawa hasil positif (berkat A, akibatnya B yang baik).
### ⚠️ Perangkap / Kesalahan Umum
Siswa sering lupa menyisipkan partikel の (no) untuk Kata Benda dan な (na) untuk Kata Sifat-na. Selain itu, hindari penggunaan 'sei ka' untuk menyatakan dugaan penyebab dari kejadian yang menyenangkan atau berdampak positif, karena pola ini memiliki konotasi negatif atau penyesalan.