Bagian sebelum 'koso' harus menggunakan kata kerja bentuk -te.
Klausa utama (bagian belakang) biasanya menggunakan bentuk positif, sering kali menggunakan bentuk potensial (bisa melakukan sesuatu) atau menyatakan kesadaran baru.
Jika ingin menghubungkan kata benda atau kata sifat, harus diubah terlebih dahulu menjadi bentuk 'de atte koso'.
Perbedaan Nuansa (~te koso vs ~te hajimete):
~te koso menekankan bahwa tindakan tersebut adalah syarat mutlak yang tidak bisa digantikan oleh hal lain.
~te hajimete lebih netral dan menekankan urutan waktu (setelah kejadian A terjadi, barulah menyadari B).
⚠️
Perangkap / Kesalahan Umum:
Jangan gunakan untuk menyatakan peristiwa masa lalu yang sudah terjadi secara faktual. Contoh salah: 'Kino doryoku shite koso shiken ni goukaku shita' (Kemarin baru setelah berusaha keras saya lulus ujian).
Jangan menempelkan kata sifat atau kata benda langsung sebelum 'koso'.
Contoh Kalimat (例文)
01
親になってこそ、親の苦労が本当に分かります。
Hanya setelah menjadi orang tua, kita baru benar-benar memahami kesulitan orang tua.
02
自分でやってみてこそ、その難しさが分かる。
Hanya setelah mencoba melakukannya sendiri, baru kamu akan mengerti tingkat kesulitannya.