Digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata sifat-na atau kata benda, serta dapat menyatakan hubungan sebab-akibat (karena) dalam bahasa Jepang dasar.
Kata Sifat-na (tanpa な)+で+Kalimat] | [Kata Benda+で+Kalimat
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Aturan Penggunaan:
Kata Sifat-na: Buang akhiran 'na', lalu tambahkan 'de'. Contoh: shizuka (tenang) menjadi shizukade.
Kata Benda: Langsung tambahkan 'de' setelah kata benda. Contoh: gakusei (siswa) menjadi gakuseide.
Fungsi Utama:
Penggabungan Setara: Menghubungkan dua sifat atau identitas yang sejajar.
Alasan/Kausalitas: Menyatakan sebab-akibat (karena...). Contoh: Karena sakit (byouki de), tidak masuk sekolah.
⚠️
Perangkap / Kesalahan Umum:
Jangan gunakan 'de' untuk kata sifat-i! Kata sifat-i menggunakan akhiran '-kute' (contoh: yasashii -> yasashikute). Siswa Indonesia sering keliru menyamakan keduanya: 'oishii' menjadi 'oishiide' (SALAH), yang benar 'oishikute' (BENAR).
Lupa menghapus akhiran 'na' pada kata sifat-na sebelum ditambah 'de'. Contoh: 'kantanna de' (SALAH), yang benar 'kantande' (BENAR).