Tiga kondisi penggunaan utama:
- Baru mau dilakukan ([Kata Kerja Kamus] + tokoro): Aksi belum dimulai, tetapi akan segera dilakukan dalam beberapa saat lagi. Biasanya didahului kata keterangan seperti 'ima kara' (mulai sekarang) atau 'choudo' (pas/tepat).
- Sedang dilakukan ([Kata Kerja Bentuk ~te iru] + tokoro): Aksi sedang aktif berlangsung tepat pada saat dibicarakan. Biasanya didahului kata 'ima' (sekarang) atau 'choudo'.
- Baru saja selesai ([Kata Kerja Bentuk Lampau] + tokoro): Aksi benar-benar baru saja selesai beberapa detik atau menit yang lalu secara fisik. Sering dipadukan dengan kata 'tatta ima' (baru saja).
Perbedaan Nuansa dengan ~bakari (たばかり):
- [Kata Kerja Lampau] + tokoro: Menyatakan kejadian yang benar-benar baru selesai secara fisik (hitungan detik/menit yang lalu). Bersifat objektif.
- [Kata Kerja Lampau] + bakari: Menyatakan kejadian yang dirasakan baru saja terjadi berdasarkan perasaan subjektif pembicara, meskipun secara riil sudah lewat beberapa hari, minggu, atau bulan (contoh: baru menikah bulan lalu).
⚠️ Perangkap / Kesalahan Umum:
Pembelajar sering kali salah mencampur bentuk kata kerja. Untuk menyatakan 'sedang melakukan', wajib menggunakan bentuk '~te iru', bukan bentuk kamus biasa. Contoh salah: 'taberu tokoro' untuk arti 'sedang makan' (yang benar: 'tabete iru tokoro').