Menginisialisasi NihongoRoute
Jika bukan X, lalu apa lagi? (Digunakan untuk menegaskan secara kuat bahwa sesuatu tidak lain adalah X itu sendiri).
Biasanya digunakan dalam pidato, tulisan opini, esai akademis, atau karya sastra untuk menunjukkan keyakinan emosional pembicara yang mendalam. Secara retoris, pola ini bertanya "jika ini bukan X, lalu disebut apa lagi?", yang secara tidak langsung menegaskan klaim pembicara secara absolut.