### Aturan Perubahan Kata Kerja (Bentuk -te):
- Golongan 1 (U-Verb):
- う (u), つ (tsu), る (ru) -> って (tte) | Contoh: 待つ (matsu) -> 待ってください (Tolong tunggu)
- む (mu), ぶ (bu), ぬ (nu) -> んで (nde) | Contoh: 読む (yomu) -> 読んでください (Tolong baca)
- く (ku) -> いて (ite) | Contoh: 書く (kaku) -> 書いてください (Tolong tulis)
- ぐ (gu) -> いde (ide) | Contoh: 急ぐ (isogu) -> 急いでください (Tolong cepat)
- す (su) -> して (shite) | Contoh: 話す (hanasu) -> 話してください (Tolong bicara)
- Pengecualian: 行く (iku) -> 行ってください (itte kudasai)
- Golongan 2 (Ru-Verb):
- Tinggal menghapus る (ru) dan menambahkan て (te) | Contoh: 見る (miru) -> 見てください (Tolong lihat), 食べる (taberu) -> 食べてください (Tolong makan)
- Golongan 3 (Irregular Verb):
- する (suru) -> してください (shite kudasai)
- 来る (kuru) -> 来てください (kite kudasai)
### ⚠️ Perangkap / Kesalahan Umum Siswa Indonesia:
- Lupa Mengubah ke Bentuk -te: Seringkali pemula langsung menggabungkan kata kerja bentuk kamus dengan kudasai (contoh salah: taberu kudasai, yang benar: tabete kudasai).
- Digunakan kepada Atasan / Guru: Meskipun sopan, pola ini masih mengandung nuansa "perintah". Kurang sopan jika digunakan untuk meminta sesuatu kepada atasan atau guru. Gunakan bentuk yang lebih formal seperti ~ていただけませんか (te itadakemasen ka).
- Salah Konjugasi Golongan 1: Hati-hati dengan kata kerja "iku" (pergi), bentuk -te nya adalah "itte" (行って), bukan "iite".