Pola ini umumnya membawa nuansa negatif karena sesuatu yang berlebihan biasanya tidak baik, namun terkadang dapat digunakan secara informal untuk mengekspresikan hal positif yang luar biasa.
Aturan Konjugasi:
- Kata Kerja: Ubah ke bentuk masu, hilangkan 'masu', lalu tambahkan 'sugiru'. Contoh: taberu -> tabemasu -> tabesugiru (makan terlalu banyak).
- Kata Sifat -i: Hilangkan akhiran 'i', lalu tambahkan 'sugiru'. Contoh: takai -> takasugiru (terlalu mahal). Pengecualian khusus untuk kata 'ii' (baik/bagus) berubah menjadi 'yosugiru' (terlalu baik).
- Kata Sifat -na: Hilangkan 'na' (cukup gunakan kata dasar), lalu tambahkan 'sugiru'. Contoh: kantan -> kantansugiru (terlalu mudah).
Catatan Penting:
Setelah digabungkan dengan ~すぎる, seluruh frasa ini berubah fungsi menjadi Kata Kerja Golongan 2 (Ru-Verb). Anda bisa mengonjugasikannya lagi ke bentuk lampau (~sugita), bentuk te (~sugite), bentuk negatif (~suginaide), dan lain-lain.
⚠️Perangkap / Kesalahan Umum:
- Lupa membuang akhiran 'i' pada kata Sifat -i. Salah: takaisugiru (高いすぎる). Benar: takasugiru (高すぎる).
- Salah mengubah kata 'ii' (bagus) menjadi 'isugiru' (いすぎる). Konjugasi yang benar wajib menggunakan bentuk 'yosugiru' (よすぎる).