🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Dapat menceritakan apa yang dilakukan saat masih kecil atau menjelaskan hal yang akan dilakukan setelah makan siang.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
大人
子供
もう
後
生まれる
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
いつ
Kata Tanya: Kapan
~後で
Setelah (melakukan sesuatu)
Contoh Kalimat (Examples)
Gohan o tabeta ato de, koohii o nomimasu.
Setelah makan nasi, saya minum kopi.
Benkyou no ato de, tomodachi to asobimashita.
Setelah belajar, saya bermain dengan teman.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
~後で(あとで) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan setelah tindakan atau kejadian lain selesai.
- Jika digunakan dengan kata kerja, kata kerja harus dalam bentuk た形 (bentuk lampau): 食べた後で、飲んだ後で。
- Jika digunakan dengan kata benda, tambahkan partikel の sebelum 後で: 勉強の後で。
- Nuansanya menunjukkan urutan waktu yang longgar — tindakan kedua terjadi setelah tindakan pertama, tetapi tidak harus langsung sesudahnya.
| Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KK た形 + 後で | 食べた後で | Setelah makan |
| KB + の後で | 仕事の後で | Setelah kerja |
### Perbedaan dengan ~てから
| ~後で | ~てから |
|---|---|
| Urutan waktu longgar, tidak harus langsung | Urutan waktu ketat, langsung setelahnya |
| Bisa dipakai dengan kata benda (KB + の後で) | Hanya dipakai dengan kata kerja |
~とき
Ketika / pada saat ~ (menyatakan waktu terjadinya suatu peristiwa atau keadaan)
Contoh Kalimat (Examples)
Nihon ni iku toki, kamera o kaimashita.
Ketika akan pergi ke Jepang, saya membeli kamera.
Hima na toki, hon o yomimasu.
Ketika sedang senggang, saya membaca buku.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
~とき digunakan untuk menyatakan "ketika" atau "pada saat" suatu kejadian atau keadaan berlangsung.
- Kata kerja sebelum とき bisa dalam bentuk kamus (非過去) atau bentuk lampau (た形), dan pilihan ini memengaruhi makna:
- 行くとき → ketika akan pergi (aksi belum terjadi)
- 行ったとき → ketika sudah pergi (aksi sudah terjadi)
- Kata sifat い langsung disambung: 暑いとき (ketika panas)
- Kata sifat な memerlukan な sebelum とき: 暇なとき (ketika senggang)
- Kata benda memerlukan の sebelum とき: 子供のとき (ketika masih anak-anak)
| Jenis Kata | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| Kata Kerja (belum terjadi) | KK Kamus + とき | 食べるとき |
| Kata Kerja (sudah terjadi) | KK た形 + とき | 食べたとき |
| Kata Sifat い | KS い + とき | 寒いとき |
| Kata Sifat な | KS な + な + とき | 静かなとき |
| Kata Benda | KB + の + とき | 学生のとき |
~もう
Sudah; sudah melakukan sesuatu; digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan telah terjadi/selesai.
Contoh Kalimat (Examples)
Mou asagohan o tabemashita.
Saya sudah makan sarapan.
Mou shukudai o shimashita ka.
Apakah kamu sudah mengerjakan PR?
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
もう adalah kata keterangan (adverbia) yang berarti "sudah" dan digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan telah selesai atau telah terjadi.
- Biasanya diletakkan di awal kalimat atau sebelum kata kerja.
- Sering digunakan bersama bentuk lampau (~ました / ~た)untuk menegaskan bahwa sesuatu sudah selesai dilakukan.
- Dalam kalimat tanya, もう digunakan untuk menanyakan apakah sesuatu sudah terjadi: 「もう~ましたか。」
- Jawaban negatifnya menggunakan まだ(belum): 「まだです。」
| Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| もう + ~ました | もう食べました | Sudah makan |
| もう + ~ましたか | もう食べましたか | Sudah makan? |
| まだです(jawaban negatif) | まだです | Belum |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 20)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Nuansa: 「~とき」 dan 「~後で」
「~とき」 dipakai untuk menerangkan kondisi waktu secara umum, artinya 'saat/ketika'. Contoh: 「子供のとき」 berarti 'saat masih anak-anak' dan tidak menekankan urutan tindakan. Sementara itu, 「~後で」 secara khusus menekankan bahwa suatu tindakan dilakukan setelah tindakan lain selesai. Contoh: 「昼ごはんの後で」 berarti 'setelah makan siang', jadi makan siangnya selesai dulu, baru kegiatan berikutnya dilakukan.
Catatan Budaya: Menawarkan Makanan kepada Guru
Dalam lingkungan sekolah Jepang, ketika menawarkan makanan kepada guru, ungkapan sopan seperti 「食べてみませんか」 terdengar lebih halus daripada perintah langsung. Menambahkan waktu yang jelas seperti 「昼ごはんの後で」 juga membantu menjaga kesopanan karena tidak mengganggu jadwal orang lain.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Lara: Bu Indah, setelah makan siang, maukah Ibu mencoba makan kari saya? Indah: Boleh juga. Kapan kamu membuatnya? Lara: Saya membuatnya di rumah tadi malam. Saat masih kecil, saya suka kari ibu saya. Indah: Lara, kamu lahir di mana? Lara: Saya lahir di Jakarta. Waktu masih kecil, saya sering memasak dengan ibu. Indah: Begitu, ya. Rasa makanan saat masih anak-anak tetap diingat bahkan setelah menjadi dewasa, ya. Lara: Iya. Tapi kari saya sudah tidak pedas. Sedikit manis. Indah: Kalau begitu, setelah makan siang, mari kita coba sedikit rasanya. Lara: Terima kasih. Saat makan, saya juga akan menyiapkan air. Indah: Bagus. Saat pedas, kalau ada air jadi tenang. Lara: Sensei, saat masih kecil, Ibu sering makan apa? Indah: Sup miso buatan nenek saya. Setelah pelajaran, mari kita bicara sedikit lagi.
