🎯 1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Review pelajaran N4 bab 1-2: rencana, niat, dan perubahan kebiasaan. Fokus: ~te shimau, ~te oku, ~te aru, ~te miru.
📖 2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
計画
予定
約束
用事
都合
準備
招待
楽しみ
将来
自由
📖 3. Tata Bahasa & Penjelasan
~てみる
Mencoba melakukan
Contoh Kalimat (Examples)
Kono ryouri o tabete mimasu.
Saya akan mencoba makan masakan ini.
Kanji o kaite mimashita ga, muzukashikatta desu.
Saya mencoba menulis kanji, tetapi sulit.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini digunakan untuk menyatakan mencoba melakukan suatu tindakan untuk melihat hasilnya atau merasakan pengalamannya.
- Dibentuk dengan menggabungkan kata kerja bentuk て dengan みる (melihat)
- Mengandung nuansa ingin tahu atau penasaran dengan hasil dari tindakan tersebut
- Cocok digunakan ketika mencoba hal baru atau belum pernah dilakukan sebelumnya
- Dapat digunakan dalam situasi formal maupun informal
| Bentuk | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| Positif (non-lampau) | KK て + みる | 読んでみる (yonde miru) - mencoba membaca |
| Positif (lampau) | KK て + みた | 読んでみた (yonde mita) - sudah mencoba membaca |
| Negatif (non-lampau) | KK て + みない | 読んでみない (yonde minai) - tidak mencoba membaca |
| Negatif (lampau) | KK て + みなかった | 読んでみなかった (yonde minakatta) - tidak mencoba membaca |
~ておく
Melakukan di awal/persiapan
Contoh Kalimat (Examples)
Ashita no tesuto no tame ni benkyou shite okimasu.
Saya akan belajar terlebih dahulu untuk ujian besok.
Paatii no mae ni heya wo souji shite oita.
Saya sudah membersihkan kamar sebelum pesta.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ~ておく digunakan untuk menyatakan persiapan atau tindakan yang dilakukan sebelumnya untuk tujuan tertentu.
- Menunjukkan tindakan dilakukan sebagai persiapan untuk masa depan
- Menekankan bahwa tindakan tersebut memiliki tujuan atau manfaat di kemudian hari
- Dalam percakapan kasual, sering disingkat menjadi ~とく
- Sering digunakan dengan kata-kata yang menunjukkan waktu mendatang (明日, 後で, dsb.)
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Bentuk biasa | 買っておく | membeli (sebagai persiapan) |
| Bentuk lampau | 買っておいた | sudah membeli (sebagai persiapan) |
| Bentuk negatif | 買っておかない | tidak membeli (sebagai persiapan) |
| Bentuk kasual | 買っとく | beli dulu (informal) |
~てしまう
Terlanjur / selesai (disayangkan)
Contoh Kalimat (Examples)
Shukudai o wasurete shimaimashita.
Saya lupa membawa PR (dan saya menyesal).
Keeki o zenbu tabete shimatta.
Saya sudah makan semua kuenya (sampai habis).
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini mengekspresikan dua nuansa utama: penyesalan atas tindakan yang terjadi, atau penyelesaian sesuatu secara tuntas.
- Digunakan ketika suatu tindakan terjadi secara tidak disengaja atau hasilnya tidak diinginkan
- Dapat juga menyatakan bahwa suatu tindakan telah selesai sepenuhnya
- Dalam percakapan informal, sering disingkat menjadi ~ちゃう (untuk verba kelompok I dan III) atau ~じゃう (untuk verba kelompok II)
- Tingkat formalitas mengikuti bentuk akhir: しまう (kasual), しまいます (sopan)
| Bentuk | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| Positif kasual | 食べてしまう | Makan sampai habis (akan/biasa) |
| Positif sopan | 食べてしまいます | Makan sampai habis (sopan) |
| Lampau kasual | 食べてしまった | Sudah makan sampai habis |
| Lampau sopan | 食べてしまいました | Sudah makan sampai habis (sopan) |
| Singkatan kasual | 食べちゃう/食べちゃった | Bentuk percakapan informal |
~てある
Keadaan hasil (sengaja)
Contoh Kalimat (Examples)
Mado ga akete arimasu.
Jendelanya sudah dibuka (oleh seseorang dengan sengaja).
Tsukue no ue ni hon ga oite aru.
Buku sudah diletakkan di atas meja (dengan tujuan tertentu).
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Pola ini menunjukkan keadaan hasil dari tindakan yang dilakukan seseorang dengan sengaja untuk tujuan tertentu.
- Hanya digunakan dengan verba transitif (verba yang memerlukan objek)
- Menekankan bahwa tindakan dilakukan dengan niat atau persiapan, bukan terjadi secara alami
- Partikel yang digunakan adalah が (bukan を), karena fokusnya pada keadaan hasil
- Berbeda dengan ~ている yang netral, ~てある menunjukkan ada orang yang dengan sengaja melakukan tindakan tersebut
| Bentuk | Contoh | Nuansa |
|---|---|---|
| ~てある | 窓が開けてある | Jendela dibuka (seseorang membukanya dengan sengaja) |
| ~ている | 窓が開いている | Jendela terbuka (keadaan, netral) |
| ~ておく | 窓を開けておく | Membuka jendela (untuk persiapan) |
🖌️ 4. Daftar Kanji Dasar (Bab 3)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
⛩️ 5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Tepat Waktu Saat Kegiatan Kelompok
Di Jepang, menepati waktu berkumpul sangat penting, terutama dalam kegiatan sekolah atau perjalanan kelompok. Datang terlambat dapat dianggap mengganggu rencana orang lain, jadi peserta biasanya mengecek jadwal, lokasi, dan barang bawaan sejak malam sebelumnya.
Catatan Etika: Memberi Kabar Saat 都合 Berubah
Jika tidak bisa hadir karena 用事 atau 都合が悪い, orang Jepang biasanya memberi kabar secepat mungkin. Menunggu sampai menit terakhir dianggap kurang sopan karena membuat panitia sulit menyesuaikan 計画.
💬 6. Praktik Membaca Nyata (Dialog)
Indah: Lala, Dito, Sakura. Apakah rencana perjalanan kecil besok sudah kalian periksa? Lala: Ya, Bu. Jadwal sudah tertulis di buku catatan. Waktu berkumpul juga sudah saya cek terlebih dahulu. Dito: Tapi saya terlanjur lupa membawa peta di rumah. Nanti saya akan mencoba meminta dikirimi fotonya. Sakura: Peta sudah tersimpan di ponsel saya, jadi tidak apa-apa. Kalau perlu, silakan lihat. Indah: Bagus. Kalau melakukan persiapan terlebih dahulu, pagi hari tidak akan panik. Lala: Bu, ada teman yang tiba-tiba punya urusan besok siang. Sudah kami undang, tapi katanya tidak cocok waktunya. Indah: Begitu. Kalau begitu, tolong rangkum nama orang yang ikut hari ini juga. Dito: Baik. Untuk masa depan juga, saya akan mencoba membiasakan diri membuat rencana lebih awal. Sakura: Saya sudah membeli bekal. Tapi minuman belum, jadi saya akan membelinya sebelum pulang. Indah: Keputusan bagus. Ada waktu bebas juga, tapi waktu janji harus benar-benar ditepati. Lala: Baik, saya menantikannya. Saya akan mencoba mengirim tempat berkumpul sekali lagi ke semua orang. Dito: Saya juga akan memeriksa tas malam ini supaya tidak lupa barang.