š
Initializing NihongoRoute
Kuasai kompleksitas sistem transportasi Jepang melampaui sekadar tiket. Pahami hierarki jenis kereta, teknologi interoperabilitas Kartu IC, serta aturan tidak tertulis 'Manner Mode'.
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
Di stasiun besar, Anda akan menemui berbagai jenis layanan dalam satu jalur:
1. **Futsuu (Local):** Berhenti di setiap stasiun (paling lambat).
2. **Kyuko (Express):** Melompati stasiun-stasiun kecil.
3. **Tokkyu (Limited Express):** Hanya berhenti di stasiun utama dan biasanya memerlukan biaya tambahan (Super Express fee).
Selalu perhatikan layar digital di peron yang menampilkan tujuan akhir (Destination) dan jenis layanan tersebut.
Untuk pembayaran, kartu IC seperti **Suica** dan **Pasmo** menggunakan teknologi RFID yang memungkinkan transaksi tanpa sentuh. Kartu ini bersifat *interoperable*, artinya Anda bisa menggunakannya di hampir seluruh wilayah Jepang (Tokyo, Osaka, Kyoto, dsb). Selain untuk transportasi, kartu ini juga bisa digunakan untuk membayar di mesin penjual otomatis (Jidouhanbaiki).
Berbicara di telepon genggam di dalam gerbong kereta adalah tabu sosial. Pastikan ponsel Anda dalam 'Manner Mode'. Di kursi prioritas, Anda bahkan diminta mematikan ponsel jika kondisi gerbong sangat padat.
⢠Kara (ćć): Menunjukkan titik awal atau asal. ⢠Made (ć¾ć§): Menunjukkan titik akhir atau batas akhir. Contoh: 'Osaka-kara Tokyo-made Shinkansen-de san-jikan kakarimasu' (Dari Osaka sampai Tokyo butuh 3 jam dengan Shinkansen).