š
Initializing NihongoRoute
Memahami sistem kesehatan Jepang sangat krusial demi keselamatan. Pelajari hierarki antara klinik spesialis dan rumah sakit besar, mekanisme asuransi kesehatan (Hokenshou), serta terminologi gejala medis.
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
Di Jepang, jika Anda mengalami keluhan kesehatan ringan (flu, sakit perut, alergi), tempat pertama yang harus dituju adalah **Kurinikku** (Klinik). Rumah sakit besar (**Byouin**) di Jepang difokuskan untuk kasus gawat darurat atau rujukan spesialis. Jika Anda mendatangi rumah sakit besar tanpa surat rujukan (Shoukaishou) dari klinik, Anda akan dikenakan biaya tambahan administratif (**Sentei Ryouyouhi**) yang cukup mahal, mulai dari 5.000 hingga 7.000 Yen.
Satu hal yang wajib dibawa adalah **Hokenshou** (Kartu Asuransi Kesehatan). Tanpanya, Anda harus membayar 100% biaya pengobatan. Dengan asuransi standar, pasien umumnya hanya menanggung **30%** dari total biaya. Setelah pemeriksaan, dokter akan memberikan resep yang harus dibawa ke apotek eksternal (**Chousetsu Yakkyoku**) yang biasanya terletak tepat di samping klinik tersebut.
Istilah bagian tubuh mendasar (Atama, Nodo, Onaka) sangat penting untuk diagnosis. Daftar lengkap cara baca Kanji medis tersedia di Halaman Tabel Kana (A).
Dalam konteks medis, pola ini digunakan untuk menyatakan gejala yang terus terjadi hingga saat ini. ⢠Contoh: 'Kesa-kara netsu ga dete-imasu' (Sejak tadi pagi saya demam/panasnya terus keluar). 'Kinou-kara onaka ga itai-desu'.