š
Initializing NihongoRoute
Menginap di Jepang menawarkan kontras antara Business Hotel yang efisien dan Ryokan tradisional yang sarat aturan. Pelajari etiket Yukata, aturan Onsen (tato), hingga tata krama Tatami.
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
**Ryokan** bukan sekadar hotel, melainkan pengalaman budaya. Anda akan tidur di atas **Futon** (kasur lantai) yang digelar di atas **Tatami** (tikar jerami). Aturan emasnya: lepaskan alas kaki sebelum menginjak tatami! Membawa koper roda langsung di atas tatami dianggap sebagai perusakan serius. Ryokan juga biasanya menyediakan **Yukata** (jubah katun) untuk digunakan di area penginapan.
Kesalahan paling fatal saat memakai Yukata adalah arah lipatannya. Pastikan sisi **kiri berada di atas sisi kanan (Hidarimae)**. Lipatan kanan di atas kiri hanya digunakan untuk jenazah. Mengenai pemandian air panas (**Onsen** atau **Sento**), Anda harus mandi bersih sebelum masuk ke kolam utama. Ingat: banyak Onsen masih memiliki kebijakan ketat terhadap tato; jika Anda bertato, pastikan untuk menanyakan apakah ada 'Tato-shiru' (stiker penutup) atau gunakan pemandian pribadi (Kashikiri).
Business Hotel (seperti APA atau Toyoko Inn) sangat efisien. Mereka hampir selalu menyediakan Coin Laundry (mesin cuci koin), sangat berguna bagi traveler jangka panjang.
Kata 'Mou' berarti 'Lagi' atau 'Satu lagi'. ⢠Contoh: 'Taoru o mou ichi-mai kudasai' (Tolong satu lembar handuk lagi). ⢠Counter Penting: Mai (benda tipis), Pon/Hon (benda panjang/botol), Tsu (benda umum).