๐
Initializing NihongoRoute
Kuasai cara menceritakan aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, dan membaca menggunakan partikel 'O' (ใ). Pelajari juga cara mengajak teman dan menyatakan tempat terjadinya suatu aksi.
belanja
masakan / memasak
jalan-jalan / berjalan santai
mencuci pakaian / laundry
pekerjaan / kerja
bersih-bersih / membersihkan
surat
majalah
belajar
film
musik
bentar / sedikit
banget / sangat
kadang-kadang
sering / dengan baik
masih / belum (tergantung konteks)
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
lebih lagi / tambah lagi
nah / ayo / hmm...
lalu / dan dengan begitu
sekali lagi
kalau begitu; baiklah
membeli; untuk membeli
melihat; memandang
untuk mendengar
membuat; memproduksi
membersihkan; menyapu
mencuci; pakaian
memasak; tata boga
berjalan kaki; berkeliling
pekerjaan; jabatan
menyanyi
berenang
bermain; bersenang-senang
Di Bab 4 dan 5, kita sudah belajar kata kerja rutin dan pergerakan (bangun, tidur, pergi, pulang). Sekarang, kita akan menggunakan kata kerja transitif, yaitu kata kerja yang membutuhkan OBJEK (seperti: memakan roti, meminum air, membaca buku).
Untuk menandai objek, bahasa Jepang memiliki huruf Hiragana khusus yaitu ใ. Huruf ini secara romaji sering ditulis 'Wo', namun secara pelafalan dibaca murni sebagai 'O'. Huruf ใ ini HANYA digunakan sebagai partikel, dan tidak akan pernah Anda temukan menyusun sebuah kosakata biasa!
Polanya sangat sederhana: [Kata Benda / Objek] + ใ + [Kata Kerja Transitif].
"Saya makan nasi."
"Saya minum air."
"Kemarin saya telah membaca buku."
Kata 'Shimasu' (ใใพใ) berarti 'Melakukan'. Kata kerja ini sangat ajaib karena bisa mengubah kata benda tertentu (biasanya serapan bahasa asing atau olahraga) menjadi kata kerja aksi.
"Bermain (melakukan) sepak bola."
"Apa yang (akan) Anda lakukan?"
Kata 'Apa' biasanya dibaca 'Nan' jika bertemu huruf d, t, n (Contoh: Nan desu ka). Tetapi karena di sini bertemu partikel 'o' (ใ), ia WAJIB dibaca 'Nani' (ไฝใ = Nani o).
Hati-hati! Di Bab 5, partikel ใง (de) berarti 'dengan/menggunakan kendaraan'. Di sini, partikel ใง berfungsi untuk menunjukkan DI MANA sebuah aksi/kegiatan dilakukan. Polanya: [Tempat] ใง [Objek] ใ [Kata Kerja].
"Makan nasi di restoran."
"Di mana (Anda) membeli tas itu?"
Orang Jepang sangat menghargai lawan bicara. Untuk mengajak seseorang, mereka menggunakan bentuk tanya negatif 'Tidakkah Anda mau...?' (ใใพใใใ). Ini memberi ruang bagi lawan bicara untuk menolak dengan halus.
"Maukah Anda menonton film bersama-sama?"
Bentuk 'mashou' digunakan saat pembicara proaktif mengajak secara langsung (Ayo / Mari), ATAU untuk menjawab/menerima ajakan 'masen ka' dari orang lain dengan penuh semangat.
"Wah, ide yang bagus! Mari kita tonton."
"Mari kita beristirahat sebentar."
Dengarkan percakapan antara Tanaka dan Miller yang sedang membicarakan rencana makan siang.
"[Tanaka] Miller, sudah jam 12. Maukah makan siang bersama?"
"[Miller] Wah, ide bagus!"
"[Tanaka] Kita akan makan di mana?"
"[Miller] Ayo (Mari) kita makan di restoran itu."